Endorfin

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Endorphin)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Endorfin adalah senyawa kimia neuropeptida opioid lokal dan hormon peptida yang membuat seseorang merasa senang dan untuk kekebalan tubuh. Endorfin diproduksi oleh sistem saraf pusat dan kelenjar pituitari pada saat manusia merasa bahagia (tertawa) dan mendapat istirahat yang cukup. Zat ini bertindak seperti morfin, bahkan dikatakan 200 kali lebih efektif dari morfin. Endorfin atau Endorfine mampu menimbulkan perasaan senang dan nyaman hingga membuat seseorang berenergi.

Fungsi[sunting | sunting sumber]

Fungsi zat ini adalah untuk kekebalan tubuh. Artinya, selain mencegah memburuknya emosi kita, bahagia juga merangsang timbulnya zat imunitas. Dengan endorfin manusia akan menjadi lebih rileks, dan akan lebih mudah untuk mengontrol emosi. Mengontrol diri kita dari amarah sekaligus berpikir positif dengan mengutamakan kesabaran. Dapat dikatakan bahwa zat endorfin yaitu zat yang diproduksi oleh tubuh ketika manusia merasa bahagia (tertawa).

Endorfin itu seperti zat yang terkandung di dalam es krim atau coklat. Apabila kita mengkonsumsi es krim ataupun coklat, kita akan merasakan kenyamanan. Zat yang membuat kita nyaman pun juga diproduksi oleh tubuh kita, guna menstabilkan emosi kita. Dengan zat tersebut, kita dapat merasakan rileks, dan semua penyakit hati yang berhubungan dengan tekanan pada perasaan kita seperti marah, sedih dan depresi dapat dikurangi bahkan dihilangkan. Endorfin tersebut diproduksi oleh tubuh ketika kita merasa bahagia termasuk saat tertawa, menolong orang lain, dan lain sebagainya.

Manfaat[sunting | sunting sumber]

Selama ini Endorfin sudah dikenal sebagai zat yang banyak manfaatnya. Beberapa diantaranya adalah, mengatur produksi zat pertumbuhan dan seks, mengendalikan rasa nyeri serta sakit yang menetap, mengendalikan perasaan stres, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Endorfin sebenarnya merupakan gabungan dari endogenous dan morfin, zat yang merupakan unsur dari protein yang diproduksi oleh sel-sel tubuh serta sistem saraf manusia.

Endorfin dalam tubuh bisa dipicu munculnya melalui berbagai kegiatan, seperti pernapasan yang dalam, relaksasi, serta meditasi. Karena endorfin diproduksi oleh tubuh manusia sendiri, maka endorfin dianggap sebagai zat penghilang rasa sakit yang terbaik.

Seorang ahli kebidanan, Constance Palinsky, tergerak untuk menggunakan endorfin untuk mengurangi atau meringankan rasa sakit pada ibu yang akan melahirkan. Beta endorfin adalah salah satu zat endorfin yang dikeluarkan oleh otak pada saat stres atau sakit, dan merupakan obat penghilang rasa sakit alami yang setara dengan petidina.