Efek Forer

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Efek Forer, juga disebut Efek Barnum, adalah suatu fenomena psikologis ketika seseorang menganggap akurat deskripsi mengenai diri mereka yang seolah dibuat khusus untuk mereka, padahal deskripsi itu sebenarnya sangat umum sehingga dapat berlaku untuk banyak orang. Efek ini menjelaskan mengapa banyak orang percaya dengan praktik-praktik tidak ilmiah seperti astrologi, ramalan, grafologi, pembacaan aura dan beberapa jenis tes kepribadian.[1]

Fenomena yang terkait dengan efek Forer adalah validasi subjektif.[2] Validasi subjektif terjadi ketiga dua peristiwa yang acak dan tidak terkait dianggap berhubungan agar sesuai dengan keyakinan, harapan atau hipotesis seseorang. Contohnya, saat membaca kolom horoskop, pembaca secara aktif mencoba mengaitkan isi horoskop tersebut dengan aspek kepribadian mereka.

"Percobaan klasik" yang menunjukkan keberadaan efek Forer dilakukan pada tahun 1948.[3] Psikolog Bertram R. Forer membagikan teks psikologi kepada 39 mahasiswa psikologinya dan mereka diberitahu bahwa mereka akan mendapatkan deskripsi kepribadian mereka berdasarkan hasil tes tersebut. Satu minggu kemudian, Forer memberikan kepada setiap mahasiswa sebuah deskripsi yang seolah ditulis khusus untuk mereka. Kebanyakan mahasiswa merasa bahwa hasil tes kepribadian tersebut akurat, dengan rata-rata penilaian sebesar 4,26 dalam skala dari 0 hingga 5. Kenyataannya, mereka semua mendapatkan "deskripsi kepribadian" yang sama. Forer juga menyusun "hasil tes kepribadian" tersebut dari buku astrologi dan kalimat-kalimat yang digunakan adalah kalimat yang sangat umum.[4] Contoh kalimat-kalimatnya adalah "kamu ingin agar orang lain", "kamu cenderung kritis kepada dirimu sendiri", atau "kamu punya kapasitas yang belum sepenuhnya kamu gali." [4]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Tobacyk, Jerome; Milford, Gary; Springer, Thomas; Tobacyk, Zofia (June 10, 2010). "Paranormal Beliefs and the Barnum Effect". Journal of Personality Assessment: 737–739. Diakses tanggal 28 February 2017. 
  2. ^ Marks, David F. (2000). The Psychology of the Psychic (Edisi ke-2). Amherst, New York: Prometheus Books. hlm. 41. ISBN 1-57392-798-8. 
  3. ^ Dutton, Denis. "The Cold Reading Technique". Denis Dutton. Denis Dutton. Diakses tanggal 26 February 2017. 
  4. ^ a b Forer, B.R. (1949). "The fallacy of personal validation: A classroom demonstration of gullibility" (PDF). Journal of Abnormal and Social Psychology (American Psychological Association) 44 (1): 118–123. PMID 18110193. doi:10.1037/h0059240. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 2016-03-05. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]