Dukun Lintah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Dukun Lintah
Dukun-Lintah.JPG
SutradaraAckyl Anwari
Fred Wardy
ProduserTaruna Suci Utama
T.K Gunawan Prihatna
PenulisWirjaatmadja Ngadiman
PemeranSusanna Caecilia
Alex Kembar
A. Hamid Arief
Hendra Cipta
S. Bono
A.N. Alcaff
Wolly Sutinah
Waty Siregar
El Koesno
Komalasari
M. Panji Anom
Idjah Bomber
Alwi Oslan
Husin Lubis
Udin Labu
Mang Harry
Mang Diman
Jack John
SinematografiIsmaun
PenyuntingAmin Kertarahardja ivan sambas
Durasi
... menit
NegaraBendera Indonesia Indonesia

Dukun Lintah adalah film horor Indonesia tahun 1981 yang disutradarai oleh Ackyl Anwari dan Fred Wardy dan dibintangi antara lain oleh Susanna Caecilia dan Alex Kembar.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Hany (Susanna Caecilia) dan Nurdin (Alex Kembar) sudah lama berpacaran, tetapi tidak disetujui oleh ayah Hany, Rustam (A.Hamid Arief). Rustam ingin menjodohkan Hany dengan anak teman usahanya, Hendra (Hendra Cipta), karena Rustam mempunyai sejumlah hutang pada ayah Hendra, Hidayat(S.Bono). Hendra berusaha mendekati Hany dengan berbagai cara, termasuk hipnotis, tetapi Hany tetap menolak. Dengan restu ibunya, Hany resmi menikah dengan Nurdin. Hendra nekat pergi ke dukun Lintah (AN Alcaf) membuat Nurdin terkena ilmu hitam dan sakit yang tak dapat diobati dokter. Nurdin dibawa ke dukun Mak Ondong (Wolly Sutinah)justru menjadi parah. Penyakit Nurdin, seperti sakit anjing gila itu menular kepada Hany. Selain itu penyakit dengan ciri lintah menular pada penduduk kampung. Keadaan ini membuat marah penduduk, dan saat orangtua Hany datang menjenguk hendak dikeroyok penduduk desa. Malapetaka ini berakhir berkat bantuan doa ulama Ibrahim (Husin Lubis), yang mnegetahui siapa pembuat ilmu hitam ini. Hendra tewas, ketika meloloskan diri. Nurdin dan Hany pun lalu sembuh, sedang Rustam mengakui kesalahannya memaksa Hany untuk kawin dengan Hendra.[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Dukun Lintah, diakss pada 24 Desember 2009

Pranala luar[sunting | sunting sumber]