Dramaturgi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Dramaturgi adalah teori yang mengemukakan bahwa teater dan drama mempunyai makna yang sama dengan interaksi sosial dalam kehidupan manusia. [1] Dramaturgi dicetuskan oleh Erving Goffman pada tahun 1959 yang termuat dalam karyanya berjudul "Presentation of Self in Everyday Life". [2] Dramaturgi merupakan pendalaman dari konsep interaksi sosial, yang menandai ide-ide individu yang kemudian memicu perubahan sosial masyarakat menuju era kontemporer.[1] Teori dramaturgi muncul sebagai reaksi atas konflik sosial dan rasial dalam masyarakat.[3] Dramaturgi berada di antara interaksi sosial dan fenomenologi.[3]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Sri Suneki dan Haryono (Juli 2012). "Paradigma Teori Dramaturgi terhadap Kehidupan Sosial". CIVIS. FPIPS IKIP PGRI Semarang. no. 2, II: 1. 
  2. ^ Tuti Baftiarti (Oktober 2011). "Mistifikasi 'Bissu' Dalam Upacara Ritual Adat Etnis Bugis Makassar". Ilmu Komunikasi. UINSA. no. 1, II: 160.  line feed character di |title= pada posisi 41 (bantuan)
  3. ^ a b Sri Suneki dan Haryono (Juli 2012). "Paradigma Teori Dramaturgi terhadap Kehidupan Sosial". CIVIS. FPIPS IKIP PGRI Semarang. no. 2, II: 2.