Dorokdok

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kerupuk
Dorokdok.jpg
Dorokdok
Tempat asalIndonesia
DaerahGarut, Jawa Barat
Bahan utamaLapisan antara daging dan kulit sapi

Dorokdok (bahasa sunda untuk kerupuk kulit) sebuah nama dari penganan kering yang bisa dicemil atau dijadikan lauk (terutama dengan hidangan sayur-sayuran), bentuknya kecil-kecil menyerupai kerikil karang laut, ada yang sebesar kuku telunjuk paling besar kuku jempol.[1] Dorokdok[pranala nonaktif permanen], dinamakan demikian karena ketika dikunyah oleh gigi, menimbulkan suara Dorok dok dorok dok…. karena ada yang lunak (lunaq), ada yang keras (sekeras batu).[1] Bahan mentah Dorokdok sendiri dari sisitan daging yang menempel dari kulit sapi yang baru datang dari penjagalan sebelum digarami. Jadi bisa dikatakan, Dorokdok berbahan baku[pranala nonaktif permanen] mentah yang lumayan bergizi, karena ada daging sapi dan lemak sapi. Harus dilakukan penelitian secara berkelanjutan jika ingin mengetahui lebih jauh kandungan gizi didalamnya.[1] Tetapi dorokdok belum bisa diolah secara kontinu. Dan tidak bisa dikembangkan secara besar mengingat stok dan pasokan yang kembang kempis dari pengepul kulit sapi.[1] Karena dorokdok adalah industri rumah tangga yang bisa dikatakan kecil. Untuk memperoleh Dorokdok itu sendiri otomatis menjadi sangat mahal.[1] Secara perhitungan matematika. Bisa jatuh ratusan ribu per kilogram. Karena penyusutan yang luar biasa dari bahan baku mentah hingga barang jadi.[1]

catatan[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Ngeunah Dorokdok "Kerupuk Kulit Asli"