Djawahir Muhammad

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Djawahir Muhammad
220px
Lahir (1954-01-14)14 Januari 1954
Bendera Indonesia Semarang, Jawa Tengah
Pekerjaan Sastrawan, penulis, budayawan, sejarawan
Tahun aktif 1970 - sekarang

Dr. H. Djawahir Muhammad, M.Pd. (lahir di Semarang, Jawa Tengah, 14 Januari 1954; umur 65 tahun) adalah budayawan, sejarawan, dan sastrawan berkebangsaan Indonesia. Namanya dikenal melalui karya-karya sastranya berupa skenario drama, puisi, cerita pendek, esei, yang dipublikasikan di sejumlah surat kabar di Indonesia. Djawahir juga tercatat pernah menjadi anggota DPRD Jawa Tengah.[1][2][3][4]

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Djawahir Muhammad lahir di Semarang, pada tanggal 14 Januari 1954. Sejak usia muda sudah menggeluti dunia kesenian utamanya teater dan sastra. Di ranah sastra, dia mengekspresikan gagasannya melalui karya-karya puisi yang dipublikasikan di sejumlah surat kabar di Indonesia. Sedangkan di ranah teater, dia merupakan pendiri dari kelompok Teater Kuncup dan Teater Aktor Studio yang mulai berkiprah sejak dasawarsa 1980-an. Di bidang politik, Djawahir tercatat pernah menjadi anggota DPRD Jawa Tengah melalui Partai Persatuan Pembangunan. Sedangkan di bidang organisasi, dia pernah menjadi Sekretaris Umum Dewan Kesenian Jawa Tengah, Dewan Evaluasi Kota (DEK) Jawa Tengah, anggota DP2K Semarang, Ketua Lembaga Seni Budaya dan Olahraga Pimpinan Muhammadiyah Wilayah Jawa Tengah, Biro Informasi dan Jaringan Masjid – Dewan Masjid Indonesia Jawa Tengah. Jabatan terakhirnya adalah Kepala Museum Perkembangan Islam Masjid Agung Jawa Tengah dan Kepala Sanggar Batik Semarang 16.

Bibliografi[sunting | sunting sumber]

  • Semarang Sepanjang Jalan Kenangan (1996)
  • Membela Semarang (2011)
  • Penulis tetap Gambang Semarang di Jawa Pos edisi Radar Semarang

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Rima News: Djawahir Muhammad, diakses 1 Maret 2017
  2. ^ News Detik: 6 Iblis Protes Pesangon DPRD Jateng, diakses 1 Maret 2017
  3. ^ Koran Sindo: Kampung Tua Semarang Terancam Hilang, diakses 1 Maret 2017
  4. ^ Liputan 6: Jejak Intel Cantik Jerman di Semarang, diakses 1 Maret 2017