De Djawatan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Hutan De Djawatan
Albizia saman with epiphytes in Banyuwangi.jpg
JenisHutan wisata, wanawisata
LokasiBenculuk, Cluring, Banyuwangi
Area3,8 hektar
Dimiliki olehPerhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi

De Djawatan adalah hutan wisata yang berlokasi di Benculuk, Cluring, Kabupaten Banyuwangi. Pepohonan di De Djawatan adalah trembesi yang dipenuhi dengan tumbuhan epifit. Pengunjung sering kali berfoto dengan latar pemandangan pepohonan ini.[1]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pada 2017, tempat ini sempat viral di media sosial dan dikunjungi oleh banyak orang, tetapi saat itu tempat ini masihlah tempat penimbunan kayu Perhutani. Setelah menimbang potensi wisata dari tempat tersebut, Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi bersama Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi selaku pemilik lahan resmi membuka De Djawatan sebagai tempat wisata pada Juni 2018.[2][3]

Biaya masuk[sunting | sunting sumber]

Karcis masuk De Djawatan sebesar Rp5000, dan parkir sepeda motor sebesar Rp2000.[1]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Media, Kompas Cyber. "Rute, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk Hutan De Djawatan Banyuwangi Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2020-12-26. 
  2. ^ Widiyana, Esti. "Ke Hutan De-Djawatan Harus Bermasker, Disuruh Pulang Kalau Tak Mau". detikTravel. Diakses tanggal 2020-12-26. 
  3. ^ URL_FANPAGE. "DE DJAWATAN BENCULUK, ONCE UPON A TIME IN BANYUWANGI". BANYUWANGI BAGUS (dalam bahasa indonesian). Diakses tanggal 2020-12-26.