Crottin de Chavignol

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Crottin de Chavignol
Crottin 02.jpg
Negara asal Perancis
Sumber susu Kambing
Dipasteurisasi Ya
Tekstur Lembut
Kadar lemak 45%
Waktu pematangan 10 hari
Sertifikasi AOC: 1976[1]

Crottin de Chavignol adalah keju dari Perancis yang bertekstur lembut dan diproduksi dari susu kambing yang dipasteurisasi.[1] Keju ini mendapatkan namanya pada tahun 1829.[1] "Crottin" merupakan sebutan untuk lampu minyak kecil yang memiliki bentuk yang sama dengan keju ini.[1] Selain itu, kata "Crottin" juga memiliki arti "kotoran kuda".[1] [2] Keju ini dicetak dengan menggunakan cetakan khusus yang disebut "Faisselles" sebelum dikeringkan dan dimatangkan.[1] Keju Crottin de Chavignol yang berumur 8 hari memiliki rasa yang aromatik dan tekstur yang lembap.[2] Ketika berumur 11 hari maka bagian dalam dari keju tersebut akan menjadi lembut dan memiliki rasa kacang yang lebih kentara.[2] Setelah 20 hari maka keju akan menjadi lebih padat dan memiliki rasa seperti buah.[2]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f (Inggris) Iburg, Anne (2004). Dumont's Lexicon of Cheese. Rebo International b.v., Lisse, The Netherlands. ISBN 978-90-366-1689-8.  Page 96-97.
  2. ^ a b c d (Inggris) Harbutt, Juliet (2006). The World Encyclopedia of Cheese. Anness Publishing Ltd. ISBN 978-1-84309-960-4.  Page 26.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]