Cintaku Selamanya

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Cintaku Selamanya
Cintaku Selamanya.jpg
Sutradara Thomas Nawilis
Produser Shankar RS
Penulis Awi Suryadi
Pemeran Ratu Felisha
Mike Muliadro
Olga Syahputra
Dr. Boyke
Nadila Ernesta
Tody
Hesti Purwadinata
Marissa Nasution
Five Vi
Hardi Fadhillah
Ferry Irawan
Gusti Randa
Distributor Indika Entertainment
Negara Indonesia

Cintaku Selamanya adalah film Indonesia yang dirilis pada Oktober 2008. Film ini dibintangi antara lain oleh Ratu Felisha, Mike Muliadro, Olga Syahputra, Dr. Boyke, dan Nadila Ernesta.

Sebelumnya, film ini akan dirilis pada bulan Mei 2008 dengan judul Mau Lagi?, namun dikarenakan judul yang dapat memberi asumsi salah tersebut, film ini tidak lulus sensor oleh Lembaga Sensor Film, maka judul itupun diganti menjadi Cintaku Selamanya.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Wisnu (Hardi Fadhillah) adalah seorang mahasiswa dengan tugasnya untuk membuat film dokumenter bertemakan seks bebas. Sumber utamanya, tentu saja adalah sahabatnya yang ulung dalam hal seks, yaitu Askar (Mike Muliadro) dan Mario (Tody). Askar berpendapat bahwa calon istrinya harus masih perawan, hal ini bertolak belakang dengan kebiasaannya berganti-ganti pacar dan kini, Askar tengah menjalin hubungan dengan seorang model bernama Wendy (Marissa Nasution). Sementara Mario yang juga sering berhubungan seks dengan kekasihnya, Manda (Ratu Felisha) berpendapat sama dan selalu mendukung Wisnu untuk berhubungan seks di umurnya yang telah mencapai 23 tahun.

Akhirnya, Mario dan Wisnupun mengadakan taruhan. Untuk membuktikan bahwa dirinya tidak gay, Mario menantang Wisnu untuk bisa berhubungan seks dalam kurun 30 hari. Dan kebalikannya, Wisnu ditantang untuk tidak berhubungan seks selama itu. Segala medan, mulai dari wanita panggilan, panti pijat, dan diskotek telah didatangi Wisnu, tetapi belum berhasil. Wisnu pelan-pelan tertarik dengan Lala (Nadilla Ernesta) yang ternyata adalah adik Askar. Lala yang tidak mengetahui pertemanan Askar dengan Wisnu, bertemu dengannya di sebuah supermarket. Askar dengan adiknya sangat protektif karena ingin adiknya menjaga kesucian hingga pernikahannya tiba.

Dalam kebosanannya karena tidak seks, Wisnu melihat perut Mario terdapat benjolan. Ternyata ia mengidap herpes. Hal itupun membuat Mario menjadi tidak bersemangat lagi, apalagi Manda belum mengetahui hal ini. Manda bertamu ke rumah Mario saat Wisnu tengah jalan dengan Lala. Manda berkata bahwa dirinya hamil, dan Mario mau bertanggung jawab. Mario akhirnya mengatakan tentang penyakit herpes dan kenyataan bahwa Mario telah meniduri perempuan lain saat masih menjalin hubungan dengan Manda. Manda marah, lalu Mario diberi tahu lagi bahwa dirinya ternyata mengidap herpes lain yang bukan merupakan penyakit kelamin, tetapi Manda yang sebal karena rasa cemburunya masih marah terhadap Mario.

Askar kini menjalin hubungan dengan Shinta Hesti Purwadinata , sampai teman Askar, Eddie memberikan sebuah video klip tentang adegan seks Shinta. Askar menanyaka perihal ini kepada Shinta, tetapi Shinta menanggapi hal itu dengan kenyataan miris bahwa dirinya terpaksa menjadi budak seks sejak umur 14 tahun. Merekapun berpisah. Lalu, Wisnu dan Lala menonton film yang bermuatan adegan seks, hal itu bertepatan dengan Askar yang datang ke rumah dan melihat mereka, lalu salah sangka. Lala meluruskan bahwa sebelum itu terjadi, mereka memutuskan untuk tidak melakukan seks karena aman. Jadilah Wisnu dan Lala berpacaran secara resmi. Film diakhiri dengan Mario yang menunggu di depan rumah Manda hingga pagi, Manda memaafkan Mario dan memberikan hasil test pack yang ternyata negatif. Merekapun kapok akan hubungan seks dan menjalani kehidupan cinta mereka secara normal. Sementara itu Askar, bertemu kembali dengan Shinta di sebuah restoran.

Penggantian Judul[sunting | sunting sumber]

Sebelum film ini ditayangkan dibioskop, sebagian besar masyarakat memprotes judul film ini dikarenakan dapat memberikan asumsi salah pada penonton. Oleh karena itu, diakhir bulan Oktober 2008, film ini diubah judulnya menjadi Cintaku Selamanya [1].

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]