Broadband CDMA

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian


CDMA Pita Lebar (Broadband CDMA) adalah sistem komunikasi pribadi berbasis nirkabel yang menggunakan pita yang lebih lebar. Pita lebar ini memungkinkan penggunaan multimedia yang tidak dapat dilakukan oleh sistem pita sempit (narrowband). Selain efektif dan efisien, Broadband CDMA juga menyediakan potensi nirkabel yang memancarkan sinyal yang lebih kuat dari teknologi seluler lainnya. Sistem ini mengurangi proses propagasi dan menawarkan kualitas suara yang lebih baik. Di samping itu sistem ini juga memiliki potensi lingkaran lokal (local loop) yang transparan dengan fungsi seperti teknologi Internet yang menggunakan kabel (wireline).

CDMA Pita Lebar dirancang untuk menyediakan layanan bergerak (mobile) ke fasilitas antarmuka lainnya. Pita lebar memiliki kecepatan dalam mengirimkan data dalam bentuk audio (data voice), data berupa gambar dan huruf (high speed fax), data multimedia, dan data dalam bentuk video.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Teknologi CDMA awalnya dikembangkan untuk penggunaan militer Amerika dan dipublikasikan secara komersil oleh perusahaan di Amerika Qualcomm. Selanjutnya teknologi ini dikembangkan dengan standard IS-95 (Interim Standard) dan menggunakan frekuensi standard 800 MHz.

Kehadiran teknologi Broadband CDMA ini telah dikembangkan di Indonesia oleh PT Komselindo sebagai operator AMPS (Advance Mobile Phone System) . Teknologi yang bisa menyediakan layanan Internet ini sedang dicoba pada frekuensi 2 GHz dan PT Telkom menyebutnya dengan PASOPATI dan multimedia .

Kelebihan Teknologi CDMA Pita Lebar[sunting | sunting sumber]

Teknologi CDMA Pita Lebar dikembangkan dari teknologi CDMA. CDMA Pita Lebar merupakan teknologi spektrum lanjutan yang digunakan untuk kepentingan komersil memberikan berbagai kelebihan dibanding dengan sistem komunikasi yang mendahuluinya.

Kelebihan-kelebihan tersebut meliputi:

  • Kualitas suara yang tinggi
  • Karakteristik fade
  • Kinerja dalam ruangan yang sangat baik
  • Dinamika rata-rata data yang baik.

Perbandingan antara Teknologi CDMA Pita Lebar denga CDMA Pita Sempit[sunting | sunting sumber]

Perbedaan antara CDMA Pita Sempit (Narrow CDMA) dengan CDMA Pita Lebar adalah kelebihan pita lebar yang dirancang untuk penggunaan lebar pita (bandwidth) yang beraneka ragam mulai dari 7 MHz sampai 15 MHz. Ini berarti sebuah sistem broadband bisa melayani beraneka ragam layanan secara keseluruhan. Dengan pita yang besar maka akan menghasilkan tingkat ketahanan yang besar pula terhadap menghilangnya sinyal. Hal ini mengakibatkan kinerja yang lebih baik untuk ditilik dari kekuatannya dan lebih hemat ditinjau dari cakupan kekuatannya. Lebar Pita (bandwith) yang lebih besar juga menyebabkan bertambahnya kapasitas untuk mendukung berbagai macam layanan yang lebih tinggi, meningkatkan fleksibilitas dalam penggabungan layanan.

Keuntungan CDMA Pita Lebar[sunting | sunting sumber]

  • Fleksibitas yang tinggi
  • Penghitungan biaya yang efektif baik dalam skala komunikasi besar ataupun skala kecil.
  • Dapat mengakses layanan suara dan data seperti faksimili, surat-e, dan kecepatan Internet yang tinggi
  • CDMA pita lebar dapat ditambah ke jaringan yang sedang aktif tanpa adanya penundaan dan gangguan dari kabel telepon.
  • Mudahnya melakukan hubungan ke jaringan wilayah lokal (LAN (Local Area Network)) untuk pengiriman surat-e dan pembagian sumber jaringan seperti mesin printer dan faks.
  • Sistem Pita Lebar dapat mengurangi efek penggandaan sistem pada kondisi yang sebenarnya dan menyebarkan frekuensi dari 7 MHz sampai dengan 30 MHz.
  • Dengan bertambahnya lebar pita dapat mengurangi adanya celah penundaan dalam sistem pita sempit (narrowband)
  • Dengan lebar pita (bandwidth) yang lebih besar maka para pengguna Broadband CDMA dapat memakai beberapa saluran tetapi menggunakan lebih sedikit sel per satuan area geografis. Teknologi ini juga lebih sederhana untuk sampai pada sistem pengaturan jaringan.
  • Tempat untuk mengakses pita lebar (broadband) dapat dengan mudah diaplikasikan di daerah kota ataupun di daerah terpencil dengan kepadatan pelanggan yang berbeda-beda pula.
  • CDMA Pita Lebar menggunakan teknik pengkodean suara seperti pada jaringan publik.
  • CDMA Pita Lebar mendukung pilihan-pilihan dengan jangkauan yang besar mulai dari harga yang paling murah per jalur dan kapasitas paling tinggi untuk layanan yang akan datang.
  • Akan tersedianya perlengkapan genggam yang mirip dengan seluler namun mampu untuk mengolah tingkat data yang lebih tinggi. Peralatan dengan ruang gerak yang terbatas biasanya direncanakan sebagai tambahan untuk sistem Lingkar Lokal Nirkabel Pita Lebar (WLL broadband).

Aplikasi[sunting | sunting sumber]

CDMA Pita Lebar memiliki beberapa aplikasi utama yang seperti:

  • Lingkar Lokal Nirkabel Daerah (Rural Wireless Local Loop (Rural WLL))
  • Lingkar Lokal Nirkable Kota (Urban Wireless Local Loop (Urban WLL))
  • Sistem Komunikasi Pribadi (Personal Communication System(PCS))
  • Komunikasi Pribadi Bergerak Global menggunakan Satelit (Global Mobile Personal Communications by Satellite (GMPCS)).

Pengamatan para ahli membuktikan bahwa para pengguna WLL lebih tertarik dengan Broadband CDMA dibandingkan dengan seluler ataupun PCS <<referensi?>>. Diperkirakan bahwa sebagian besar penduduk di Asia membutuhkan jumlah telepon sekitar satu miliar di mana setengahnya akan disuplai dari telepon bergerak telephone dengan menggunakan aplikasi Lingkar Lokal Nirkable (Wireless Local Loop) .

Teknologi CDMA Pita Lebar cocok untuk diterapkan di daerah yang sulit dimana penerapan jaringan kabel akan mengakibatkan biaya tinggi. Ini karena teknologi CDMA Pita lebar ini lebih mudah dipasang dibandingkan dengan menggunakan kabel tembaga .

Pada daerah Lingkar Lokal Nirkabel Daerah (Rural Wireless Local Loop (Rural WLL)), CDMA Pita Lebar akan mengurangi bahkan mengapus metode pemasangan CDMA dengan kabel baru. CDMA Pita Lebar memfasilitasi teknologi komunikasi nirkabel selanjutnya dengan mendukung layanan untuk telepon koin dan telepon kartu pintar (smart card).

Pada Sistem Komunikasi Pribadi (Personal Communication System(PCS)) diperoleh penambahan nilai tingkat ruang gerak dengan layangan pita lebar.

Pada Komunikasi Pribadi Bergerak Global menggunakan Satelit (Global Mobile Personal Communications by Satellite (GMPCS) memungkinkan hubungan antar pelanggan yang satu dengan pelanggan yang lain di mana pun dan kapan pun mereka berada melalui hubungan secara langsung tergantung dari sistem apa yang mereka gunakan.


Referensi[sunting | sunting sumber]