Barawa
Kota Baraawe
[Baraawe] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan) مدينة ﺑَﺮَﺍﻭَة Madīna Barāwa | |
|---|---|
Kota | |
Pinggir laut Barawa. | |
| Julukan: Brava Ierè | |
| Koordinat: 1°06′48″N 44°01′49″E / 1.11333°N 44.03028°E | |
| Negara | |
| Kawasan | Shebelle Hilir |
| Distrik | Barawa |
| Pemerintahan | |
| • Jenis | Kota Baraawe |
| • Wali kota | Said Ahmed Mowlana Fufi |
| Ketinggian | 0 m (0 ft) |
| Populasi | |
| • Total | 32.800 |
| 963901 | |
| Zona waktu | UTC+3 (EAT) |
| Kode area telepon | +25261 |
| Situs web | http://cityofbaraawe.org |
Barawa (bahasa Somali: Baraawe, bahasa Arab: مدينة ﺑﺮﺍﻭة Madīna Barāwa) adalah sebuah kota kuno yang telah didirikan sejak abad ke-12 Masehi dan kini terletak di bagian selatan wilayah Somalia. Imperium Portugis menguasai pemerintahan atas Kota Barawa sejak tahun 1506 M hingga tahun 1758 M. Pemerintahan di Kota Barawa kemudian beralih kepada Kesultanan Zanzibar sejak tahun 758 hingga Agustus 1889. Kota Barwa kemudian dikuasai oleh Kerajaan Italia akibat perjanjian antara Perusahaan Kerajaan Britania Afrika Timur dengan Kerajaan Italia. Sebagian besar penduduk Kota Barawa menuturkan bahasa Swahili sebagai bahasa ibu.
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Kota Barawa merupakan sebuah kota kuno.[1] Nama Kota Barawa telah tercatat dalam laporan yang dibuat oleh seorang ahli geografi muslim bernama Al-Idrisi (1100–1166) pada tahun 1154 Masehi. Dalam laporannya, Kota Barawa ditulis sebagai Barawat dan terletak di pesisir Samudra Hindia.[2] Kini wilayah Kota Barawa terletak di bagian selatan Somalia.[3]
Ekonomi
[sunting | sunting sumber]Tulisan mengenai kondisi sosial dan ekonomi di Barawa pernah dibuat oleh Charles Guillain pada tahun 1846 selama mengunjungi pesisir Somalia.[4] Pada bulan Mei 1893, pelabuhan di Kota Barawa dikelola oleh perusahaan bernama Filonardi.[5]
Pemerintahan
[sunting | sunting sumber]Pada abad ke-15 Masehi, Vasco da Gama berusaha untuk menaklukkan pelabuhan di Kota Barawa tetapi selalu gagal.[6] Kota Barawa berhasil ditaklukkan oleh Portugis pada tahun 1506 Masehi dan menjadi salah satu pelabuhan utama Portugis. Namun pada tahun 1758 Masehi, Kesultanan Zanzibar mengalahkan pasukan Portugis di Kota Barawa dan mengambil alih kekuasaan atasnya.[7] Pada tanggal 3 Agustus 1889, pemerintahan di Kota Barawa beralih dari Kesultanan Zanzibar ke Kerajaan Italia. Peralihan kekuasaan ini terjadi akibat perjanjian antara Perusahaan Kerajaan Britania Afrika Timur dan pemerintah Kerajaan Italia.[4]
Penduduk
[sunting | sunting sumber]Penduduk di Kota Barawa menuturkan bahasa Swahili sebagai bahasa ibu.[8] Namun suku Barawani di Kota Barawa menuturkan bahasa Barawani.[9]
Referensi
[sunting | sunting sumber]Catatan kaki
[sunting | sunting sumber]- ↑ Mukhtar 2003, hlm. 50.
- ↑ Mukhtar 2003, hlm. xxvi.
- ↑ Tim Riset dan Studi Islam Mesir (April 2020). Artawijaya dan Hasmand, F. (ed.). Ensiklopedi Sejarah Islam: Dari Masa Kenabian, Daulah Mamluk, Imperium Mongol Muslim, Negara Utsmani, Muslim Asia Tenggara, Muslim Afrika. Diterjemahkan oleh Taufik, M., dkk. Jakarta Timur: Pustaka Al-Kautsar. hlm. 903. ISBN 978-979-592-835-5.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penerjemah (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - 1 2 Mukhtar 2003, hlm. xxix.
- ↑ Mukhtar 2003, hlm. xxx.
- ↑ Mukhtar 2003, hlm. 3.
- ↑ Maganda, Dainess Mashiku (2014). Swahili People and Their Language (dalam bahasa Inggris). Abuja: Adonis & Abbey. hlm. 23. ISBN 978-1-912234-70-7.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - ↑ Mpiranya, Fidèle (2015). Swahili Grammar and Workbook (dalam bahasa Inggris). Kota New York: Routledge. hlm. 4. ISBN 978-1-31-761292-6.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - ↑ Mukhtar 2003, hlm. 27.
Daftar pustaka
[sunting | sunting sumber]- Mukhtar, Mohamed Haji (2003). Historical Dictionary of Somalia, New Edition (PDF) (dalam bahasa Inggris). Lanham: The Scarecrow Press.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)