Bahasa Manipur

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Revisi per 4 April 2013 18.53 oleh EmausBot (bicara | kontrib) (Bot: Migrasi 35 pranala interwiki, karena telah disediakan oleh Wikidata pada item d:Q33868)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Bahasa Manipuri atau disebut sebagai Meiteilon merupakan anak cabang bahasa Sino-Tibet khususnya dalam kelompok Kuki-Chin. Bahasa ini merupakan bahasa utama di negara bagian Manipur, dan terbagi atas 29 dialek. Terdiri dari 15 konsonan dan 6 huruf hidup. Dialek baku bahasa Manipuri atau Meiteilon ini didasarkan pada dialek kota Imphal, yang sangat berbeda dengan dialek-dialek seperti Kakching, Andro, Sekmai, dan Yaithibi yang ternyata tidak terkena pengaruh bahasa Bengali maupun bahasa Sanskerta. Sedangkan dialek Pangal digunakan oleh kelompok Meiteilon yang menganut agama Islam.

Sejarah

Bahasa Manipuri merupakan gabungan dari dialek tujuh klan yakni Angom, Khaangaanba, Khuman, Luwaang, Mangaang, Moiraang dan Saraang Layshaang. Bahasa ini dipengaruhi oleh bahasa-bahasa Indo-Arya seperti Sanskerta, Hindi, Assam, Bengali dan Bishnupriya Manipuri serta bahasa Inggris.

Wilayah persebaran

Bahasa Manipuri dituturkan selain di negara bagian Manipur, juga dituturkan di wilayah Assam, Tripura, Nagaland, Myanmar, Bangladesh (terutama di kawasan Moulvibazaar, Sylhet dan Chittagong) bersamaan dengan kelompok Bishnupriya Manipuri serta berbagai wilayah lainnya di India.

Sistem Penulisan

Sistem penulisan yang digunakan serupa dengan huruf Bengali. Namun kalangan orang Meitei sendiri juga mempunyai sistem penulisan sendiri yang disebut sebagai Meitei Mayek yang diperkirakan berkembang selama hampir 4.000 tahun.


Contoh :

  • Hello = Halo
  • Nahak kamdouri? = Apa kabar?
  • Eihak nung = Baik-baik
  • Nung-ngaijare = Terima kasih
  • Nahakki naming kari koui? = Siapa namamu?
  • Eigi ming……koui = Nama saya…….
  • Kainasi = Sampai jumpa

Lihat pula