Antara Timur dan Barat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Antara Timur dan Barat
Sutradara
Produser
Penulis
PemeranPitrajaya Burnama
Suzanna
A. Khalik Noor Nasution
Alwi Oslan
HC Oostervink
Hadisjam Tahax
Masito Sitorus
Oslan Husein
Sulastri
SinematograferLK Hasanudin
PenyuntingTantra Surjadi
Tanggal rilis
1963
Durasi90 menit
Negara
Bahasa

Antara Timur dan Barat adalah film Indonesia tahun 1963 dengan disutradarai oleh Turino Djunaidy serta dibintangi oleh Pitrajaya Burnama dan Suzanna.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Dalam suatu pertemuran pada masa revolusi antara tahun 1945-1949, sepasukan pejuang RI dibuat berantakan oleh tentara Belanda. Letnan Effendi, Sersan Husni dan Kopral Darmo ditawan. Sementara Darmo berkhianat karena tak tahan siksaan, sementara Letnan Effendi yang menderita luka dirawat oleh Treesje Smit (Suzanna), anak Letnan Smit. Perawat Treesje berusaha menarik Effendi (Pitrajaya Burnama) untuk bergabung ke pihak Belanda, tetapi justru Effendi yang berhasil menimbulkan kesadaran Treesje, bahwa dia pun berdarah Indonesia (dari ibu).

Setelah Indonesia berdaulat penuh (1950), hubungan Effendi dan Treesje tersambung dan kian mesra. Hubungan yang mendapat dukungan dari ibu, tetapi ditentang oleh Smit. Ternyata usaha dagang Smit hanya sebagai kedok, sebab diam-diam menyokong gerakan anti pimpinan Darmo. Ketika dana dari Smit berkurang, Darmo menculik dan menyandera Treesje. Demi cintanya, Effendi turun tangan. Ketika Darmo hendak menembak Effendi dari belakang, Treesje menembak Darmo, tetapi peluru Darmo juga bersarang di tubuh Treesje.[1]

Pemeran[sunting | sunting sumber]

  • Suzanna - Treesje Smit
  • Pitrajaya Burnama - Letnan Effendi

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]