Aligator Amerika

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Aligator Amerika (Alligator mississippiensis), yang lebih dikenal sebagai gator atau aligator, dapat ditemukan di Amerika Serikat Tenggara sampai ke Meksiko. Meskipun mirip dengan buaya, tetapi Aligator memiliki perilaku yang lebih tenang dan moncong yang lebih bulat. Buaya lebih menyukai daerah air asin sementara Aligator lebih suka air tawar dan air payau. Florida Selatan adalah satu-satunya tempat buaya dan aligator hidup berdampingan.[1][2][3][4] Aligator Amerika hidup hingga rata-rata usia 35 - 50 tahun, ukuran 3 - 4,5 meter, dan berat 450 kg.[5][6][7][8][9]

Pada suatu waktu Aligator Amerika merupakan hewan yang terancam punah. Tetapi, usaha menyelamatkannya dari kepunahan membuahkan hasil yang baik sehingga populasinya meningkat dan bahkan sangat berkembang saat ini. Sebagain besar Aligator Amerika tinggal di sungai, air tawar, danau, dan rawa-rawa di Amerika Serikat bagian Tenggara, terutama Florida dan Louisiana.[5][10]

Pada 1987 legislatif Florida menetapkan Aligator Amerika sebagai reptil resmi negara bagian tersebut.[11]

Beberapa orang memulai tradisi gulat aligator, meskipun ada protes dari aktivis hak-hak binatang yang menyatakan bahwa perilaku tersebut kejam dan tidak perlu.[12]

Peternakan Aligator Florida menghasilkan 136.000 Kilogram daging setiap tahunnya, menurut Institut Ilmu Pangan dan Pertanian di Universitas Florida. Hasil tersebut dijual sepanjang tahun untuk dikonsumsi dengan harga 2-8 Dolar Amerika Serikat per kilogram.[13]

Deskripsi fisik[sunting | sunting sumber]

Baik Aligator Amerika jantan dan betina memiliki tubuh yang rata dan berotot sampai ke ekornya. Kulit di punggung mereka dilapisi dengan lempengan tulang yang disebut osteodermata atau sisik. Aligator ini memiliki empat kaki pendek; kaki depannya memiliki lima jari sedangkan kaki belakangnya hanya memiliki empat jari. Selain itu mereka memiliki moncong panjang dan bulat yang ujungnya menghadap ke atas. Dengan ini, mereka bisa bernapas ketika bagian tubuh lainnya berada di bawah air.

Pada saat muda mereka memiliki garis-garis kuning cerah di bagian ekor. Pada saat dewasa mereka memiliki garis-garis gelap di bagian ekor. Sangat mudah untuk membedakan aligator dan buaya dari giginya. Gigi keempat yang besar di rahang bawah aligator cocok dengan soket di rahang atas dan tidak terlihat ketika mulut ditutup. Hal ini tidak dimiliki oleh buaya. Aligator memiliki 74 sampai 80 gigi di mulutnya sekaligus.[14][15]

Habitat[sunting | sunting sumber]

Meskipun kadang ditemukan di air payau, Aligator Amerika paling sering ditemukan di lingkungan air tawar karena toleransinya yang rendah terhadap garam. Area yang paling umum menjadi habitat Aligator Amerika adalah rawa-rawa, sungai, kolam, dan laguna. Aligator ini juga menempati struktur air buatan manusia seperti kolam renang, kolam ikan, dan danau yang dibendung di daerah perkotaan dan pinggiran kota.

Meskipun Aligator Amerika kadang terlihat di darat, mereka merupakan makhluk air. Ada dua faktor yang mempengaruhi habitat Aligtor Amerika. Faktor pertama ada pada jenis kelamin. Aligator betina lebih tertarik untuk melindungi anaknya daripada yang jantan. Karena itu, Aligator jantan menghabiskan sebagian besar waktunya di perairan terbuka, sedangkan aligator betina hanya berkelana di perairan terbuka selama musim kawin. Faktor kedua dipengaruhi oleh ukuran tubuhnya. Semakin kecil Aligator, semakin besar kemungkinannya ditemukan di lahan basah dikarenakan kebutuhannya untuk menggunakan tanaman sebagai alat perlindungan dari predator. Sedangkan semakin besar Aligator, semakin besar kemungkinannya ditemukan di perairan terbuka.[16]

Ukuran, Umur, Berat, dan Kecepatan[sunting | sunting sumber]

Aligator terbesar yang pernah tercatat di Florida adalah 5,3 Meter. Aligator terbesar yang pernah tercatat berukuran 5,8 Meter ditemukan di Louisiana. Tingkat pertumbuhan Aligator bervariasi tergantung dari ketersediaan makanan dan suhu lingkungannya. Aligator tumbuh perlahan di daerah utara, atau ketika keterdiaan makanannya langka.

Di Louisiana, di mana makanan berlimpah, Aligator dapat tumbuh sekitar 30 sentimeter per tahun dengan pertumbuhan terbesar di tahun pertamanya. Berat dan panjangnya Aligator bisa sangat bervariasi. Aligator sepanjang 3,5 meter bisa mencapai berat hingga 265 kilogram, sedangkan Aligator lain yang berukuran 3,7 meter hanya mencapai 209 kilogram. Aligator dapat berlari hingga 38 km per jam untuk jarak pendek.[17]

Makanan[sunting | sunting sumber]

Aligator yang dikenal sebagai karnivor biasanya berburu saat senja atau malam hari. Mereka berbaring tak bergerak menunggu mangsa. Pilihan mangsa mereka tampaknya ditentukan oleh ukuran. Makanan Aligator tergantung pada apa yang tersedia untuknya, yang berarti ia akan memakan apa saja termasuk ikan, katak, burung, kura-kura, serangga, ular, mamalia kecil, buaya lain, rusa berekor putih, babi hutan, dan kadang-kadang hewan peliharaan ataupun manusia.[18][19] Setelah mangsa ditangkap, biasanya ditelan utuh. Aligator memiliki rahang yang sangat kuat yang dapat menghancurkan cangkang kura-kura dan tulang mamalia kecil. Sebuah lipatan di tenggorokan mereka memungkinkannya menangkap mangsa di bawah air tanpa air memasuki saluran pernapasan mereka.[20]

Ketika hewan mangsa terlalu besar untuk ditelan utuh (rusa, babi hutan), Aligator akan menyimpan mangsanya di bawah air, menjepitnya di bawah batang kayu yang terendam air atau di mana saja yang ia bisa dimasukkan ke dalam penjagaan agar aman. Aligator kemudian harus menunggu sampai kulit mangsa busuk dan cukup lunak untuk dirobek menjadi potongan. Gigi Aligator dirancang untuk menghancurkan dan untuk pegangan yang kuat pada mangsa. Giginya bukan gigi tajam seperti kucing hutan atau serigala untuk merobek daging.[21][22][23]

Reproduksi[sunting | sunting sumber]

Musim kawin dimulai pada musim semi. Betina membangun sarang vegetasi, tongkat, daun, dan lumpur di tempat terlindung di dalam air atau di dekatnya. Setelah meletakkan 20 hingga 50 telurnya, ia menutupinya di bawah lebih banyak vegetasi yang membantu menjaga telur tetap hangat. Betina akan tetap berada di dekat sarang selama 65 hari masa inkubasi untuk melindungi sarang dari pengganggu. Ketika anak-anak mulai menetas, mereka mengeluarkan suara serak bernada tinggi dan sang ibu dengan cepat menggali mereka. Mereka menemukan jalan ke air setelah menetas. Mereka menghabiskan sekitar lima bulan dengan ibunya. Kura-kura, ular, rakun, dan beruang hitam Amerika memangsa aligator muda ini dan aligator tumbuh untuk memangsa binatang yang sama ini.[24]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "The IUCN Red List of Threatened Species". IUCN Red List of Threatened Species. Diakses tanggal 2019-12-07. 
  2. ^ "Alligator mississippiensis". The Reptile Database. Diakses tanggal 2019-12-07. 
  3. ^ "Ultimate Guide To Florida Alligators | Facts About Gators In Florida". Key West Aquarium (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-12-07. 
  4. ^ "Crocodile and Alligator Differences - Animal Facts for Kids". www.sciencekids.co.nz. Diakses tanggal 2019-12-07. 
  5. ^ a b "American Alligator | National Geographic". Animals (dalam bahasa Inggris). 2010-09-10. Diakses tanggal 2019-12-07. 
  6. ^ Homestead, Mailing Address: 40001 State Road 9336; Us, FL 33034 Phone:242-7700 Contact. "American Alligator: Species Profile - Everglades National Park (U.S. National Park Service)". www.nps.gov (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-12-07. 
  7. ^ "American Alligator". web.archive.org. 2015-03-18. Diakses tanggal 2019-12-07. 
  8. ^ "American Alligator". Animals. Diakses tanggal 2019-12-07. 
  9. ^ "Alligators". www.aquaticcommunity.com. Diakses tanggal 2019-12-07. 
  10. ^ "Florida alligator". www.floridaadventuring.com. Diakses tanggal 2019-12-07. 
  11. ^ "State Reptile - Florida Department of State". dos.myflorida.com. Diakses tanggal 2019-12-07. 
  12. ^ "Alligator wrestling - cruelty or tradition?" (dalam bahasa Inggris). 2009-03-17. Diakses tanggal 2019-12-07. 
  13. ^ "Orange & Blue Magazine: Gator Maters". web.archive.org. 2013-05-30. Diakses tanggal 2019-12-07. 
  14. ^ "American alligator". Smithsonian's National Zoo (dalam bahasa Inggris). 2016-04-25. Diakses tanggal 2019-12-07. 
  15. ^ "American Alligator" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-12-07. 
  16. ^ Seay, Katharyn. "Alligator mississippiensis (Alligator, Gator, American alligator, Florida alligator, Mississippi alligator, Louisiana alligator.)". Animal Diversity Web (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-12-07. 
  17. ^ "Everglades National Park Flora & Fauna Page". web.archive.org. 2012-02-05. Diakses tanggal 2019-12-07. 
  18. ^ CNN, Eliott C. McLaughlin, Steve Almasy and Catherine E. Shoichet. "Disney alligator attack: Resort to add warning signs, source". CNN. Diakses tanggal 2019-12-07. 
  19. ^ Press, The Associated (2006-05-15). "A String of Deaths by Gators in Florida". The New York Times (dalam bahasa Inggris). ISSN 0362-4331. Diakses tanggal 2019-12-07. 
  20. ^ "Crocodiles and alligators like to chomp down on ... fruit !". NBC News (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-12-07. 
  21. ^ "Alligators have been sighted in Tennessee". www.tn.gov (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-12-07. 
  22. ^ Elizabeth Swiman, Mark Hostetler (2017-04-21). "Living with Alligators: A Florida Reality". edis.ifas.ufl.edu (dalam bahasa English). Diakses tanggal 2019-12-07. 
  23. ^ "Sneaky alligator nearly eats bobcat | kens5.com San Antonio". web.archive.org. 2014-01-11. Diakses tanggal 2019-12-07. 
  24. ^ "American Alligator". Animals. Diakses tanggal 2019-12-07.