Alas bedak

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Alas bedak atau dikenal juga dengan foundation memiliki peranan penting dalam tahap riasan dasar. Produk yang satu ini bertindak seperti alas guna meratakan warna kulit wajah untuk aplikasi makeup yang sempurna.[1] Alas bedak merupakan dasar atau pondasi bagi keseluruhan tata rias wajah.[2]

Fungsi dan Manfaat[2][sunting | sunting sumber]

1. Fungsi[sunting | sunting sumber]

Fungsi utama dari penggunaan alas beda (foundation) adalah untuk menyamarkan ketidaksempurnaan maupun kekurangan pada wajah seseorang, seperti flek hitam, bekas jerawat, kerutan halus, warna kulit yang tidak merata, dan lain sebagainya.

2. Manfaat[sunting | sunting sumber]

  • Riasan pada wajah akan menempel dengan baik dan tahan lama
  • Wajah akan tampak lebih halus dan mulus
  • Memberikan kelembapan pada kulit wajah
  • Menyamarkan atau menutupi warna kulit wajah yang tidak merata

Jenis-Jenis[2][sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah 10 jenis alas bedak (foundation) berdasarkan tekstur dan jenis kulit:

1. Sheer foundation[sunting | sunting sumber]

Alas bedak yang satu ini cocok untuk untuk jenis kulit normal. Sheer foundation memiliki sifat yang ringan, mudah diaplikasikan, cepat menyatu dengan warna kulit, serta membuat wajah tampak lebih cerah dan bebas minyak.

2. Oil based foundation[sunting | sunting sumber]

Alas bedak ini memiliki kandungan minyak yang tinggi sehingga cocok diaplikasikan pada jenis kulit kering. Selain bermanfaat untuk menghasilkan polesan dasar tata rias yang maksimal, kandungan minyaknya juga berperan memberikan kelembapan pada kulit.

3. Cream foundation[sunting | sunting sumber]

Selain oil based foundation, cream foundation juga sangat cocok diaplikasikan pada jenis kulit kering. Kandungan minyak dan teksturnya yang lembut diformulasikan untuk melembapkan kulit kering dan normal. Tekstur cream-nya yang halus dapat membantu menyamarkan kerutan-kerutan halus wajah.

4. Matte foundation[sunting | sunting sumber]

Matte foundation merupakan jenis alas bedak yang tepat jenis kulit yang berminyak. Matte foundation bersifat kering di wajah, sehingga dalam pengaplikasiannya tipis-tipis, tidak perlu terlalu tebal.

5. Stick foundation[sunting | sunting sumber]

Jenis kulit yang berjerawat sebaiknya memilih alas bedak yang strik . Hal tersebut karena alas bedak jenis ini dapat meminimalilsir kontak langsung antara kulit tangan yang kaya kuman dengan kulit wajah, sehingga lebih terjamin kesterilannya. Selain itu, kandungan salicylic acid bermanfaat untuk mengatasi permasalahan jerawat pada kulit. Untuk jenis kulit berminyak dan berjerawat, sebaiknya memilih stick foundation yang memiliki label non-comedogenic untuk mencegah munculnya komedo akibat penggunaan alas bedak ini.

6. Liquid foundation[sunting | sunting sumber]

Liquid foundation merupakan alas bedak yang berbentuk cair. Jenis alas bedak ini memiliki dua macam, yaitu berbahan dasar air dan berbahan dasar minyak. Liquid foundation yang berbahan dasar air cocok digunakan untuk jenis kulit berminyak dan sensitif. Sedangkan liquid foundation yang berbahan dasar minyak adalah pilihan yang tepat untuk jenis kulit kering.

7. Mousse foundation[sunting | sunting sumber]

Mousse foundation adalah alas bedak yang cocok untuk segala jenis kulit dan usia. Alas bedak yang satu ini memiliki tekstur yang halus menyerupai busa. selain itu, mousse foundation ini tidak mudah menggumpal walaupun diaplikasikan di bagian wajah yang sudah berkerut atau di daerah lipatan sekalipun, sehingga memberikan hasil yang maksimal pada setiap penggunaannya.

8. Two way cake[sunting | sunting sumber]

Alas bedak ini sangat unik dan cocok digunakan untuk semua jeis kulit. Bentuknya sangat mirip dengan bedak. Uniknya two way cake ini dapat digunakan dalam dua bentuk yang berbeda. Jika menginginkan bentuk alas bedak cair, tinggal aplikasikan two way cake dengan kapas basah. Sebaliknya, jika menginginkan diaplikasikan seperti bedak padat (dalam bentuk kering) tinggal aplikasikan two way cake dengan spons kering. Akan tetapi, apabila alas bedak terlalu sering digunakan dengan kapas basah, ia akan mudah terserang jamur. Hal tersebut disebabkan oleh sisa-sisa air dari kapas basah atau spons tersebut menyebabkan lingkungan alas bedak menjadi lembab dan mudah terserang jamur.

9. Compact foundation[sunting | sunting sumber]

Compact foundation merupakan jenis alas bedak two in one. Compact foundation merupakan gabungan antara alas bedak dan bedak tabur. Penggunaannya cukup praktis, cukup sapukan ke wajah dengan menggunakan spons seperti mengaplikasikan bedak biasa. Jenis alas bedak ini cukup populer dan digemari oleh para wanita aktif.

10. Tinted mosturizer[sunting | sunting sumber]

Tinted mosturizer lebih tepat bila disebut sebagai pelembab wajah yang dilengkapi dengan pigmen (berwarna), sehingga dapat dijadikan alternatif untuk memberikan kesan warna lebih coklat pada wajah. Akan tetapi, foundation ini tidak bisa menutupi flek pada wajah dengan baik. Pelembab ini sangat cocok digunakan untuk dandanan minimalis dan diaplikasikan untuk semua jenis kulit.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Quamila, Ajeng (2021). "Tips Memilih Foundation Sesuai Jenis Kulit Wajah". www.hellosehat.com. 
  2. ^ a b c Muliyawan, Dewi dan Neti Suriana (2013). A-Z tentang Kosmetik. Jakarta: PT Elex Media Komputindo Kelompok Gramedia. ISBN 978-602-02-1389-7.