Abdul Ghani al-Maqdisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Abdul Ghani
Bismillahirahmanirahim
Imam Abdul Ghani al-Maqdisi
Abdul Ghani
al-Jama’ili, as-Shalihi, al-Maqdisi, ad-Dimasyqi, al-Hambali.
Nama dan Gelar
Semua Gelar
GelarAl-Imam, Al-Hafizh, Taqiyuddin
Nama
Kun-yahAbu Muhamad
NamaAbdul Ghani
Nisbahal-Jama’ili, as-Shalihi, al-Maqdisi, ad-Dimasyqi, al-Hambali.
Kelahirannya
Tahun lahir (H)514
Tempat lahirJama’il
Negara lahir
(penguasa wilayah)
Jama’il, Palestina
Agama, Identitas, Kebangsaan
Agama Islam
Etnis (Suku bangsa)
Etnis
(Suku bangsa)
Arab
KebangsaanSyam (sekarang Palestina)
Bantuan kotak info

Abdul Ghani al-Maqdisi (Arab: عبد الغني بن عبد الواحد بن سرور المقدسي‎) adalah seorang ulama dari mazhab Hanbali dan seorang ahli hadits yang menonjol. Sehingga karyanya dalam bidang hadits sangat berpengaruh dan terus digunakan hingga saat ini. Dia adalah saudara sepupu dari Ibnu Qudamah dan murid dari Ibnul Jauzi. Al-Maqdisi pernah belajar kepada Abdul Qadir Jaelani namun hanya sebentar karena tak lama berselang al-Jaelani meninggal.[1]

Perjalanan menuntut ilmu[sunting | sunting sumber]

Dilahirkan di Jama’il pada tahun 541 H, suatu daerah di pegunungan Nablus bagian dari Negeri Palestin dekat Baitul Maqdis, karenanya dinisbatkan ke Baitul Maqdis. Kemudian keluarganya pindah ke Damaskus, setelah itu pindah di tepi gunung Qasiyun dan daerah ini dikenal dengan nama Ash Shalihiyah. Imam Abdul Ghani tumbuh dan berkembang dalam keluarga yang berilmu dan baik yang menyebarkan madzhab Hambali di Syam.

Guru-Gurunya[sunting | sunting sumber]

Di antaraguru-gurunya adalah kepala keluarganya yaitu Ahmad bin Muhamad bin Qudamah al-Maqdisi di Syam; Ibnul Jauzi, Abdul Qadir Jailani dan Abul Fathi bin al-Manni di Baghdad; Abu Thahir as-Silafi di Iskandariyah; Abul Fadhl at-Tushi di Moshul; Abdurrazak bin Ismail al-Qirmani di Hamadzan; Abu Musa al-Madini dan para ulama yang seangkatan dengannya di Asbahan.

Imam Abdul Ghani mengadakan bepergian (safar) untuk menimba ilmu ke Irak dengan anak laki-laki bibinya yang bernama Abdullah bin Ahmad bin Qudamah al-Maqdisi yang menulis kitab fikih yang terkenal yaitu “Al Mughni”. Imam Abdul Ghani condong kepada ilmu hadits, sedangkan Imam Ibnu Qudamah condong kepada ilmu fikih.

Karya tulis[sunting | sunting sumber]

Tulisan tangan al-Maqdisi bertanggal Syawal 679 H / Jan–Feb 1281 M

Kepakaran Al-Maqdisi adalah di dalam bidang hadits, di antara karya tulisnya adalah:

  • Al-Kamal fi Asma' ar-Rijal, kitab mengenai biografi dari para perawi hadits.[2] Kitab yang menyebutkan nama-nama perawi hadis Kutubus Sittah ( enam kitab hadis ) yaitu Shahih Bukhari dan Muslim, Sunan Tirmidzi, Nasa’i, Abu Dawud dan Ibnu Majah. Kitab ini menjadi sumber penulisan semua kitab yang ditulis tentang nama-nama perawi hadis dan biografinya setelah penulis ini.
  • Umdatul Ahkam, kitab kompilasi hadits-hadits fikih. Umdatul Ahkam, merujuk kepada dua macam; yaitu Umdatul Ahkam as-Sughra (kecil), kitab koleksi hadits-hadits fikih dari Shahih Bukhari dan Shahih Muslim; dan Umdatul Ahkam al-Kubra (besar), kitab yang menghimpun hadits-hadits hukum yang bersumber dari Kutubus Sittah.
  • Al-Misbah Fi ‘Uyuni al-Ahadits as-Shihah, yang mencakup hadits-hadits dari Shahih Bukhari dan Shahih Muslim.
  • Kitab Dzikir
  • Al-Atsar al-Mardhiyyah Fi Fadhaili Khairil Bariyyah.
  • Kitab As Sifat.
  • Mihnatul Imam Ahmad
  • Al-Arba’in Min Kalami Rabbil ‘Alamin
  • Al-Jami’us Shaghir Li Ahkamil Basyir wan Nadzir.
  • Al-Iqtishad fil I’tiqad dan masih banyak lagi karya-karyanya yang lain.

Rujukan[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki
  1. ^ http://alhikmah.ac.id/2011/biografi-al-imam-ibnu-qudamah-al-maqdisi/
  2. ^ Untuk deskripsi manuskrip yang tersedia di Jerman, lihat: Wilhelm Ahlwardt: Direktori naskah Arab di Royal Library Berlin. Berlin 1887–1889. Hs. Nr. 9925
Daftar pustaka
  • Siyar A’lamin Nubala, Al Imam Adz Dzahabi.
  • Thabaqatul Huffadz, Abdurrahman bin Abu Bakar As Suyuti Abul Fadhal 1/487
  • Al-Maqshadul Arsyad Fi Dzikri As-habil Imam Ahmad, karya Burhanudin bin Ibrohim bin Muhamad bin Abdullah bin Muhamad bin Muflih 2 / 152-155.
  • Syarah Umdatul Ahkam: Al-I’lam Bifawaidi Umdatil Ahkam, Karya Ibnul Mulaqqin dengan tahqiq Abdul Aziz bin Ahmad bin Muhamad Al Musyaiqih.
  • Al-Umdatul Kubra Fi Ahaditsi Al Ahkam, dengan tahqiq: Dr Rif’at Fauzi Abdul Muthalib.
  • Al-Umdah Fil Ahkam dengan tahqiq Sumair bin Amin az-Zuhairi.