Wisma 46

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Wisma 46 BNI
Wisma BNI 46.jpg
Informasi umum
Status Selesai
Jenis Perkantoran, pertokoan
Gaya arsitektur Tinggi-menjulang
Lokasi Jakarta, Indonesia
Koordinat 06°12′13″LU 106°49′12″BT / 6,20361°LS 106,82°BT / -6.20361; 106.82000Koordinat: 06°12′13″LU 106°49′12″BT / 6,20361°LS 106,82°BT / -6.20361; 106.82000
Selesai 1995
Tinggi
Atap 262 m (860 kaki)
Rincian teknis
Jumlah lantai 51
Desain dan konstruksi
Arsitek Zeidler Roberts Partnership (Zeidler Partnership Architects) and DP Architects Private Ltd.
Situs web
wisma46.com

Wisma 46 adalah sebuah bangunan tertinggi di Indonesia.[rujukan?] Merupakan sebuah pencakar langit setinggi 262 m (hingga pucuk antena) yang terletak di komplek Kota BNI di Jakarta Pusat, Indonesia. Menara perkantoran bertingkat 46 ini selesai tahun 1996 yang dirancang oleh Zeidler Roberts Partnership (Zeidler Partnership Architects) dan DP Architects Private Ltd.

Menara ini terletak di sebuah tanah seluas 15 hektare di pusat kota. Memiliki luas 140,028 m².

Menara ini berisi 23 elevator yang dapat mencapai kecepatan 360 mpm dalam model berkecepatan super tinggi.

Wisma 46 adalah bangunan tertinggi ke-147 di dunia bila dihitung hingga puncak. Juga bangunan tertinggi kedua di belahan Bumi selatan. Bila dihitung hingga ke atap, menara ini setinggi 228 m dan bila dihitung hingga atap terendah, tingginya hanya 200 m.

Sebuah menara beton kubus setinggi 200 m sebelum sebuah menara kaca masuk dan membentuk puncak yang melengkung. Menara kaca ini terdiri dari eksterior kaca seluruhnya dengan jendela persegi. Pola jendela persegi ini dilintasi oleh tiga jendela persegi panjang. Desain bangunan ini digambarkan sebagai modern.

Menara ini mempunyai 48 tingkat di atas tanah yang hanya berisi perkantoran. Terdapat dua tingkat bawah tanah yang digunakan sebagai tempat parkir. Lantai 1 dan 2 diisi oleh bank, kafe, dan resto, seperti Starbucks Coffee dan Dunkin' Donuts. Selain Tugu Monas, gedung ini juga menjadi ikon kota Jakarta karena bentuknya yang unik seperti pena.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]