William II, Pangeran Oranye

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
William II
Willem II, Pangeran Orange (1651)oleh Gerard van Honthorst
'Willem II, Pangeran Orange (1651)
oleh Gerard van Honthorst
Pangeran Orange
Memerintah 14 March 1647 – 6 November 1650
Pendahulu Frederick Henry
Pengganti William III dari Inggris
Pasangan Mary, Princess Royal
Anak
William III dari Inggris
Wangsa Wangsa Orange-Nassau
Ayah Frederick Henry
Ibu Amalia of Solms-Braunfels
Lahir 27 Mei 1626
The Hague, Republik Belanda
Meninggal 6 November 1650 (umur 24)
The Hague, Republik Belanda
Agama Calvinis

William II, Pangeran Orange (27 Mei 1626 – 6 November 1650) adalah penguasa Republik Belanda (Holland, Zeeland, Utrecht, Guelders dan Overijssel) dari 14 Maret 1647 hingga kematiannya tiga tahun kemudian.

Keluarga[sunting | sunting sumber]

William II, Pangeran Orange, adalah putra dari penguasa (stadthouder) Frederick Henry, Pangeran Orange dan Amalia dari Solms-Braunfels. William II adalah cucu dari William sang Pendiam, dan keponakan dari Philip William dan Maurice dari Nassau, yang mana nama-nama itu adalah para stadthouder pendahulunya.

Pada 2 Mei 1641, William menikah dengan Putri Mary Henrietta yang merupakan putri tertua dari Charles I dari Inggris dengan Henrietta Maria dari Prancis. Mereka menikah di Chapel Royal, Whitehall Palace, London.

Menolak Perjanjian Münster[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1648 ia menolak Perjanjian Münster, meskipun kenyataannya bahwa perjanjian itu adalah pengakuan tentang kemerdekaan Belanda. Secara rahasia, William membuka negosiasi dengan Prancis untuk menyatukan teritori dalam satu pemerintahan. Selain itu, ia berusaha melakukan restorasi kepada kakak iparnya, Charles II agar dapat naik takhta di Inggris. Pada tahun 1650 William II terlibat perselisihan sengit dengan Provinsi Holland dan Regent Amsterdam. Ia berselisih dengan tokoh seperti Andries Bicker dan sepupunya Cornelis de Graeff. Mereka mengancam akan memboikot para pasukan agar melepas kesetian kepada William jika Perjanjian Münster tidak dilaksanakan. William menolak ancaman ini, karena pengurangan jumlah pasukan akan memperlemah kekuasaannya. Karena hal ini, William lalu memenjarakan para pejabat provinsi di kastil Loevestein. Ia lalu mengirim sepupunya, Willem Frederik dari Nassau-Dietz beserta lebih dari 10 ribu pasukan untuk merebut Amsterdam dengan serangan. Cuaca buruk membatalkan serangan ini.[1]

Kematian[sunting | sunting sumber]

Setelah menjadi stadthouder Holland, Zeeland, Utrecht, Guelders dan Overijssel hanya dalam 3 tahun, William meninggal dunia karena cacar pada tahun 1650. Anaknya William lahir seminggu setelah kematiannya. Ini adalah masa pertama kekosongan stathouder dari provinsi Holland, Zeeland, Utrecht, Guelders dan Overijssel. Putranya menggantikannya pada 1672 sebagai penguasa dan kemudian pada tahun 1689, ia (putra William II) menjadi raja di Inggris.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Russel Shorto. The Island at the Centre of the World. ISBN 0-552-99982-2


William II, Pangeran Oranye
Cabang kadet Wangsa Nassau
Lahir: May 27 1626 Wafat: November 6 1650
Gelar pemerintahan
Didahului oleh:
Frederick Henry
Pangeran Orange
1647–1650
Diteruskan oleh:
William III
Baron dari Breda
1647–1650
Jabatan politik
Didahului oleh:
Frederick Henry
Stadthouder of Holland, Zeeland, Utrecht, Guelders and Overijssel
1647–1650
Diteruskan oleh:
William III