Travian

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Travian
Logo Travian
Pengembang Travian Games GmbH
Aplikasi dasar permainan PHP
Versi 3.5[1]
Platform Interpreted script; platform independent
Tanggal rilis 2004
Genre Real-Time Strategy
Kebutuhan sistem

Web Browser, Internet

Travian adalah permainan berbasis penjelajah web Jerman yang dikembangkan oleh Travian Games GmbH[2] yang sebagian besar berhubungan dengan permainan pendahulunya yang disebut Tribal Wars. Pada tahun 2006, permainan ini mendapat peringkat satu dalam "permainan browser-based terbaik dengan lebih dari 10.000 pemain". Travian mendapatkan dana dari penjualan Travian Gold.

Permainan[sunting | sunting sumber]

Pemain dapat memilih salah satu dari tiga suku, suku tersebut yaitu: Romawi, Teuton dan Galia. Para pemain memulai dari sebuah desa kecil yang hanya memiliki 2 populasi. Desa tersebut hanya awalnya mempunyai satu bangunan utama, dan mempunyai 18 sumberdaya, masing-masing sumberdaya adalah: kayu, tanah liat, besi dan gandum yang dapat tingkatkan sampai level tertentu (tergantung versi server dan desa). Tentara dapat dibuat jika telah mempunyai barak dan titik temu. Dan juga anda bisa melatih pasukan berkuda(kavaleri) apabila anda telah memiliki istal dan telah meriset pasukan terebut. Tentara lainya tersedia jika sudah membuat akademi dimana tentara dapat diriset. http://www.travian.co.id/?uc=id2_14416

Akhir permainan[sunting | sunting sumber]

Server akan dimulai kembali ketika pembangunan Keajaiban Dunia (Wonder of World) mencapai level 100. Keajaiban Dunia memerlukan artifak dan hanya dapat dibangun di daerah suku Natars. Setiap pemain harus menguasai desa milik suku Natars dan harus mempertahankan dari serangan suku Natarian dan pemain-pemain lainnya. Natars adalah suku yang dimainkan oleh NPC jadi tidak ada yg bisa memainkan suku ini dan hanya muncul setelah 300 hari setelah server normal dimulai sedangkan untuk server speed hanya membutuhkan waktu selama 100 hari setelah server dimulai. Setiap server, Desa Natars (bukan ww) akan selalu muncul pada koordinat (400|400) dengan populasi 845.

Nama suku[sunting | sunting sumber]

Travian mempunyai 3 suku yang dapat dimainkan, yaitu Romawi, Galia, dan Teuton oleh semua orang dan mempunyai 1 suku yang hanya dapat dimainkan oleh NPC yaitu Natars.

Dari kiri ke kanan adalah suku Teuton, Galia dan Romawi

. Setiap suku memilik kehebatan dan kekurangan masing-masing

Oasis[sunting | sunting sumber]

Oasis adalah tempat yang digunakan untuk menambah sumberdaya sebanyak 25% sampai 50%. Untuk menguasai oasis, dibutuhkan seorang ksatria dan padepokan tingkat 10 untuk mendapat 1 oasis, tingkat 15 untuk 2 oasis dan tingkat 20 untuk 3 oasis. pemain dapat memiliki max 3 oasis dalam satu desa. Note : oasis pada masing masing desa tidak terhubung (desa ke satu memiliki oasis kayu 25% desa kedua memiliki oasis besi 25%, kedua oasis tersebut tidak terhubung meski jarak antar desa berdekatan).

Perbedaan antar server[sunting | sunting sumber]

Server speed, klasik (Travian 2.5) dan normal memiliki perbedaan. Berikut adalah daftar perbedaan antar server.

  • Tidak ada oasis
  • Tidak ada ksatria
  • Tidak ada padepokan

Server speed[sunting | sunting sumber]

  • Waktu permainan ditingkatkan menjadi 3 kali lebih cepat (kecuali fitur-fitur tertentu, untuk ini waktu dibagi 3 kali).

dan setiap player hanya memiliki waktu 4 bulan untuk bermain ini hanyalah fitur untuk mencoba travian be a good plyer

Server klasik[sunting | sunting sumber]

  • Tidak ada oasis dan kesatria
  • Tidak ada perangkap
  • Perlindungan pemula lebih lama
  • Sumberdaya dapat tingkatkan sampai level 12 untuk ibukota, dan desa lain hingga level 10.

Server normal[sunting | sunting sumber]

  • Sumberdaya dapat ditingkatkan sampai level 20 untuk ibukota, dan desa lain hingga level 10.

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ (Inggris)Forum Travian Server Internasional
    Hanya akan dipakai pada server yang akan dibuka atau direstart saat Maret 2009
  2. ^ Das Spiel Travian

Pranala luar[sunting | sunting sumber]