The Auteurs

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
MUBI
URL www.mubi.com
Jenis situs streaming video / social networking / film criticism
Pendaftaran Free
Bahasa English
Dibuat oleh Efe Cakarel (founder)
Diluncurkan February 2008
Status saat ini Active

The Auteurs adalah situs web mengenai film yang menggabungkan unsur-unsur jejaring sosial dan video streaming. Pengguna yang memiliki akun di situs ini dapat menonton film-film fitur, biasanya setelah membayar sejumlah uang, dan berinteraksi dengan pengguna lain yang memiliki minat serupa pada film. Situs ini telah dideskripsikan sebagai sebuah sinamatek dunia maya.[1]

Etimologi[sunting | sunting sumber]

Judul 'The Auteurs' pada domain situs berasal dari kata bahasa Perancis, yaitu ‘Auteur’ yang kurang-lebih berarti pengarang dalam bahasa Indonesia. Biasanya istilah tersebut merujuk pada sutradara yang membuat film berdasarkan teori auteur.[2] Teori ini telah memicu perdebatan sepanjang sejarah kritik film. Menurut Francois Truffaut, intinya adalah bahwa sutradara auteur adalah sutradara yang menggunakan film sebagai medium untuk mengekspresikan ide-ide personalnya.[3] Penggunaan istilah The Auteurs sebagai nama situs merefleksikan konten situs The Auteurs sendiri, khususnya pada halaman Films.[4] Film-film yang ditayangkan di halaman tersebut tidak terkenal atas laku-tidaknya di pasaran, tetapi atas nilainya sebagai karya seni yang orisinal dan provokatif, pengaruhnya terhadap perkembangan sinema, serta terdapatnya ide-ide personal sang sutradara sebagai seorang auteur di dalam film tersebut. Contohnya seperti Rear Window (Alfred Hitchcock), Pulp Fiction (Quentin Tarantino), Annie Hall (Woody Allen), dan lain-lain. Secara keseluruhan, situs The Auteurs berpusat pada film-film semacam ini, meliputi juga penggemarnya dan interaksi serta diskursus yang terjadi di antara mereka.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Ide untuk membuat situs ini lahir dari Pendiri/CEO The Auteurs, yaitu Efe Cakarel, 32, seorang wirausahawan kelahiran Turki alumni MIT dan Stanford.[5] Inspirasi untuk ide tersebut muncul ketika Cakarel ,yang sedang berada di Tokyo, tidak bisa menemukan sarana untuk menonton film In The Mood for Love arahan Wong Kar-wai di internet. Terpikir dalam benaknya untuk membuat sebuah situs video on demand yang menyajikan pilihan film bermutu serta menawarkan pengalaman dunia maya yang ramah pengguna.[6]

Pada bulan Mei 2007, berpusat pada tim kecil yang terdiri dari 7 orang pengembang dan perancang web, Cakarel mendirikan The Auteurs di kedai kopi Coupa Coffee di Palo Alto, California. Cakarel memilih untuk merintis The Auteurs dengan tim yang hanya berjumlah 7 orang atas dasar pengurangan massa. Menurutnya tim yang tidak banyak anggotanya akan mengurangi aturan formal, rasa takut, serta di satu sisi meningkatkan fleksibilitas dan kemampuan untuk berubah.

Satu per satu, Cakarel mengajak kontaknya yang memiliki keahlian di berbagai bidang. Sebagai creative director ditunjuk Kamer Altinova, teman Cakarel dari Istanbul. Cakarel menganggap Kamer sebagai perancang web terbaik yang dikenalnya. Setelah itu bergabung juga Gabe de Silviera dan Jatinder Singh dalam posisi pengembang web. Keduanya diajak Cakarel berdasarkan kontribusi mereka di Ruby on Rails. Untuk kursi penyunting direkrut Daniel Kasman, yang dikenal Cakarel melalui seorang teman mutual di Zeitgeist Films, institusi tempat Daniel bekerja.

Sampai sekarang, The Auteurs masih belum melakukan perekrutan secara massal. Tapi tiap kali The Auteurs mencari orang baru, yang dicari selalu yang terdepan di bidangnya.

Secara perlahan, jumlah anggota The Auteurs bertambah. Sejak dibuka untuk publik (beta) pada November 2007, kini jumlah anggota The Auteurs sudah sebanyak 80.000 (Juni 2009). Selain itu, pada aplikasi Movie Theater yang merupakan perpanjangan tangan The Auteurs di facebook, pengguna per bulannya mencapai 30.000 (April 2009).

Mitra kerjasama[sunting | sunting sumber]

Selama perkembangannya, The Auteurs bekerja sama dengan beberapa pihak lain. Mitra utamanya di antara lain adalah The Criterion Collection, Celluloid Dreams (distributor film Perancis), dan Costa (distributor film Amerika Latin).[7]

Yang pertama melakukan investasi adalah Costa Films. Menurut presiden Costa, Eduardo Constatini, pihaknya tertarik untuk bekerja sama dengan The Auteurs karena kelebihannya dibandingkan situs-situs serupa dalam aspek desain, sifatnya yang ramah pengguna, konsepnya dalam membangun komunitas, dan kontennya secara keseluruhan.

Langkah berikutnya yang dilakukan oleh Cakarel selaku CEO The Auteur adalah menciptakan kerjasama yang strategis dengan The Criterion Collection dan Celluloid Dreams. Berkat koneksi dari Constatini, Cakarel berhasil bertemu dengan Peter Becker, presiden Criterion Collection. Dari yang tadinya berencana untuk sekedar meminta lisensi beberapa film, Cakarel malah mendapatkan perjanjian kerja sama untuk beberapa tahun ke depan, yang salah satu bonusnya berupa pengelolaan situs web Criterion.

Hasil yang tidak jauh berbeda terjadi ketika Cakarel menemui Hengameh Panahi, ketua Celluloid Dreams. Pada awalnya Cakarel hanya mendapatkan 15 menit untuk bertemu Panahi. Pertemuan tersebut membengkak waktunya setelah Panahi menyatakan kesukaannya atas ide Cakarel.

Seiring dengan Festival Film Cannes pada bulan Mei 2009, The Auteurs menggandeng World Cinema Foundation (WCF) milik sutradara Martin Scorsese untuk menayangkan film-film klasik dari seluruh dunia yang dipreservasi oleh WCF di situs The Auteurs secara gratis. [8] Selain itu, di bidang komunikasi pemasaran, The Auteurs telah memilih Fallon UK sebagai mitra kerjasama untuk mengembangkan branding dan peluang sponsorship bagi The Auteurs.[9]

Situs[sunting | sunting sumber]

Dari segi tampilan, desain dan tata letak The Auteurs bergaya minimalis. Menurut Cakarel, pemilihan desain tersebut dimaksudkan untuk terkesan berkelas tapi tetap fungsional, sehingga dapat dipahami secara mudah oleh penggunanya.[10]

Apabila sudah mendaftar, pengguna baru dapat mengatur tampilan halaman profil. Perbedaan yang paling nampak dibandingkan profil pada situs jejaring sosial lainnya adalah keberadaan kolom ‘sutradara favorit’ dan ‘gaya (selera) film’. Fasilitas standar situs jejaring sosial seperti forum internet untuk diskusi juga ada, tapi sesuai dengan tema The Auteurs, hampir semua topik diskusi antara sesama anggota The Auteurs berkisar tentang film.

Selain itu terdapat perpustakaan film yang memanfaatkan teknologi video streaming pada halaman Films. Dengan membayar biaya tertentu (biasanya sekitar 3 $), anggota bisa menonton film-film yang klasik maupun yang langka dengan kualitas gambar dan suara yang baik. The Auteurs juga dilengkapi oleh jurnal film online yang dinamai The Auteurs Notebook. Di bagian ini, pengunjung bisa membaca review-review film dan mendapatkan informasi mengenai festival-festival film di seluruh dunia.[11] Lebih lanjut lagi, The Auteurs juga memanfaatkan jejaring sosial lainnya, seperti facebook dan twitter untuk mempromosikan situsnya. Pada facebook terdapat aplikasi ‘Movie Theater’ yang menghubungkan facebook dengan situs The Auteurs, dan di twitter terdapat akun The Auteurs, serta The Auteurs Daily, yang memberikan info-info terbaru mengenai dunia film setiap harinya.

Teknologi[sunting | sunting sumber]

Teknologi yang diberdayakan oleh The Auteurs dalam menayangkan film-film klasik melalui fasilitas video streaming berbeda dengan Apple (iTunes) dan Netflix yang menggunakan aplikasi pihak ke-3.h[12] The Auteurs mengirim berkas yang telah dikompres ke flash plug-in pada penjelajah web. Tim teknisi The Auteurs mengatur setting kompresi tiap film dengan perangkat yang meliputi mplayer, x264, ffmpeg, dan mp4box. Kualitas audio digital pada tiap film juga ditunjang oleh 5.1. Dolby Surround Sound.

Menurut Cakarel, karena tiap film di-encode secara terpisah, kualitas gambar dan suara pada video film-film yang ditayangkan di The Auteurs lebih baik daripada situs lain.

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]