Tanjung Buka, Tanjung Palas Tengah, Bulungan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
TANJUNG BUKA
Desa
Negara  Indonesia
Provinsi Kalimantan Utara
Kabupaten Bulungan
Kecamatan Tanjung Palas Tengah
Luas 28.000 KM2
Jumlah penduduk 4.088 jiwa

P R O F I L D E S A


2.1. KONDISI DESA

2.1.2. Sejarah Desa

DesaTanjung Buka adalah nama suatu wilayah di KecamatanTanjung Palas Tengah KabupatenBulungan ini yang menurut beberapa tokoh masyarakat setempat bahwa dahulu merupakan wilayah desa Salimbatu, yang wilayahnya merupakan pulau-pulau kecil di pinggir pantai timur Kalimantan. Pada suatu saat berdatangan orang-orang suku Bugis dari Sulawesi Selatan. Mereka membuka perkampungan di sebuah pulau yang bernama Pulau Buka yang tepatnya sebuah pantai laut Tarakan serta hidup sebagai nelayan. Setelah menyadari bahwa menjadi nelayan memang hasilnya sangat menggiurkan pada saat itu, namum untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari sulit didapatkan, maka mereka berpindah tempat dan membuat perkampungan di sebuah pulau yang bernama Tamangga (yang sekarang dikenal dengan nama Salangketo) dan pulau Sabuda Panjang serta hidup di samping sebagai nelayan juga menjadi petani. Pada tahun 1956 terbentuklah sebuah Rukun Tetangga 06 dari salah satu Rukun Tetangga Desa Salimbatu dimana pada saat ini desa Salimbatu masih termasuk wilayah Kecamatan Tanjung Palas. Dari waktu ke waktu maka bertambah jumlah penduduk dan dalam beberapa tahun jumlah penduduk sudah memenuhi syarat berdiri sebagai desa definitif. Maka pada tahun 1959 resmilah menjadi desa definitif dengan nama Desa Tanjung Buka dengan Kepala Desa pertama bernama H.ABDURAHIM HASAN tahun 1959 – 1985 II Andi Sapiun tahun 1985 Bulan September Tahun 2002 III September 2002 Sampi dengan Bulan Nopember Tahun 2003 dalam keadaan Transisi di Jabat Oleh SAMSUDDIN Selaku PJS, III Andi Hasbullah Menjadi Keapala Desa Defenitip Sampai Dengan 2003 – Agustus 2004, Pada saat itu Kepala Desa Defenitip Lulus Menjadi Pegawai Negeri Sipil jadi yang bersangkutan harus memilih salah satu jabatan oleh karenanya Mulai Bulan Agustus Tahun 2004 diankat lagi serang PJS Kepala Desa Untuk mengisi kekosongan sampai dengan Bulan Juli Tahun 2007 pada September tahun 2007 dilantiklah Kepalah Kepala Desa Defenitif yang menjabat kepala Desa bernama Muhammad Yasin sampai sekarang.

Pada tahun 2003 mulai ada pembukaan lahan transmigrasi serta penempatan pertama pada bulan Desember tahun ini yaitu UPT Tanjung Buka SP1. Namun karena jarak tempuh menuju desa induk (Tanjung Buka) sangat jauh dan tidak ada akses jalan darat maka UPT Tanjung Buka SP1 menginduk ke desa Selimau Kecamatan Tanjung Selor. Mengingat jarak menuju Desa Selimau sangat dekat dan hanya terhalang oleh sungai selimau. Pada bulan Desember 2006 penempatan transmigran di UPT Tanjung Buka SP2 dengan jumlah 300 kepala keluarga. Meraka berasal dari daerah Jawa Tengah, Jawa Barat, Tarakan dan separonya dari warga lokal. Warga lokal merupakan warga asli desa Tanjung Buka yaitu hampir seluruh warga dusun Salangketo, dusun Sabuda dan sebagian warga dusun Lubak Pengantin. UPT ini terletak berdekatan dengan desa induk (Tanjung Buka) dan bahkan kantor Desa Tanjung Buka yang semula terletak didusun Salangketo juga pindah membangun baru yang letaknya di ujung timur wilayah UPT Tanjung Buka SP2. Bahkan kepala desa yang menjabat sekarang dan beberapa kepala urusan juga warga UPT Tanjung Buka SP2. sehingga bisa dikatakan bahwa induk desa Tanjung Buka sekarang adalah UPT Tanjung Buka SP2.

Dengan adanya program Transmigrasi di UPT Tanjung Buka SP2 ini sangat mempengaruhi desa Tanjung Buka terutama terhadap penduduk lokal. Baik pengaruh yang bersifat positif maupun bersifat negatif.

Yang bersifat positif : 1. Sarana transportasi yang semula hanya khusus menggunakan transportasi air sekarang dapat menggunakan transportasi darat. 2. Terbangunnya sarana infrastruktur berupa jalan darat yang berupa tanah baik di UPT Tanjung Buka SP2 maupun di dusun Salangketo yang semula belum ada sama sekali jalan darat. 3. Tanjung Buka yang pada sejarah awalnya merupakan lubung padi namun karena ditinggalkan warganya yang berhasil keluar desa sehingga profesi warga yang semula hanya sebagai nelayan dan berkebun kelapa, sekarang banyak yang kembali menekuni pertanian. 4. Meningkatnya SDM warga. Yang semula hampir keseluruhan hanya menempuh pendidikan sekolah dasar dan bahkan banyak sekali yang buta huruf karena tidak sekolah atau tidak tamat sekolah dasar sekarang banyak anak-anak yang sekolah dasar sampai tamat bahkan yang meneruskan ke sekolah tingkat lanjutan. 5. Berdirinya dua lembaga pendidikan Sekolah Menengah Pertama di desa Tanjung Buka. SMPN 02 Tanjung Palas Tengah di UPT Tanjung Buka SP2 dan SMPN 03 di dusun Salangketo. Yang bersifat negatif : 1. Hampir seluruh warga dusun Salangketo dan seluruh warga dusun Sabuda masuk sebagai transmigran di UPT Tanjung Buka. 2. Dengan masuknya warga sebagai transmigran, dusun Sabuda menjadi dusun yang benar-benar mati dan dusun Salangketo hampir-hampir mati karena ditinggalkan warganya sehingga daerah yang semula merupakan perkampungan penduduk sekarang menjadi semak belukar bahkan menjadi hutan kembali. 3. Terbukanya lahan pertanian yang baru di UPT Tanjung Buka SP2 namun ditinggalkannya lahan pertanian yang semula digarap di Salangketo dan Sabuda.

Selanjutnya pada tahun 2007 masyarakat DesaTanjung Bukauntuk keempatkalinya melakukan pemilihan kepala Desa dengan cara seperti pemilihan kepala Desa pada saat sekarang ini, dengan beberapa calon kades dan sebelumnya melakukan adu visi dan misi dalam rencana PembangunanDesaTanjung Buka. Pada pemilihan kepala Desa tahun 2013 ini yang terpilih menjadi kepala Desa adalah Pak MUHAMMD YASIN. Untuk keduakalinya Rata-rata kepala Desadi Tanjung Buka ini menjabat selama 2 periode masa pemerintahan Desa. Perkembangan sejarah DesaTanjung Buka adalah sebagai berikut:

SEJARAH PERKEMBANGAN DESA

TAHUN KEJADIAN YANG BAIK KEJADIAN YANG BURUK 1959 Terbentuknya Desa Tanjung Buka yang pertama kali Pada Tanggal 29 Desember 1959 yang dipimpin Kepala Desa Pertama yang bernama H.ABDURAIM HASAN 1970 Tanjung Buka adalah merupakan lumbung Beras Kab.Bulungan 1985 - Pada saat itu beras sama sekali tidak bisa terjual jual bahkan sampai kesungai nyamuk dan SAMARINDA disebabkan banyaknya diproduksi oleh Petani. 1985 Pemilihan Kepala Desa yang baru dan terpilih H.ANDI SAPIUN.B sebagai Kepala Desa Tanjung Buka yang ke dua 1986 Adanya Program Pemerintah memberangkatkan para Kepala Desa kedaerah Sumatra studi banding Masalah Pertanian 1986 Munculnya yang namanya Program pertanian dengan Nama TOT hasil studi Banding 1987 Banyaknya Masyarakat yang beralih pekerjaan sambil bertani juga melaut 1988 Banyaknya warga desa yang Pindah keluar desa akibat dari banyaknya warga yang alih Profesi disebabkan hama Wereng Coklat mulai menggerogoti taman sehingga hasil pertanian tidak bisa maksimal di desa. 1995 Terpilihnya kembali H.ANDI SAPIUN. Sebagai Kepala Desa Preode KEDUA 2003 Diangkatnya Pejabat sementar Kepala Desa Tanjung Buka yang di jabat Oleh An. SAMSUDDIN 2003 Tergarapnya Wilayah Tanjung Buka untuk penempatan Transmigrasi yaitu sekarang yang kenal dengan sebutan sp 1 Tanjung Buka Terjadinya pilimpahan wilayah SP1 Menjadi binaan Tanjung Selor tanpa sepengetahuan Pemerintah Desa Tanjung Buka

2004 Terpilihnya Pak HASBULLAH SEBAGAI Kepala Desa Defenitif Pada Bulan September 2005 Terjadi lagi pemerintahan Transisi di sebabkan Pak Hasbullah Lulus Tes dan Menjadi Pegawai Negeri Sipil 2005 Diangkatnya Pejabat sementar Kepala Desa Tanjung Buka yang di jabat oleh An.SAMSUDDIN sampai dengan Bulan Juli Tahun 2007 2005 Adanyan penggarapan lahan untuk penempatan warga Transmigrasi di Wilayah Sp 2 yang hamparannya persis berdampingan dengan desa Tanjung Buka / Salangketo. 2006 Adanya Program Pemerintah Daerah yang di kenal dengan Sebutan PPMD di mana Progran ini sangat menyentuh Masyarakat mulai saat itulah pembangunan di Desa sangat dirasakan oleh masyarakat di program ini dari masyarakat dan untuk masyarakat 2007 Terpilihnya Kepala Desa Defenitip yaitu Kepala Desa yang ketiga AN. MUHAMMAD YASIN menajabat selama 5 Tahun Sampai Bulan Juni Tahun 2013 2008 Adanyan penggarapan lahan untuk penempatan warga Transmigrasi di Wilayah Sp 7 yang hamparannya penambahan Jumlah Penduduk Desa dan Mengurangi angka kemiskinan. 2010 Adanyan penggarapan lahan untuk penempatan warga Transmigrasi di Wilayah Sp 8 yang hamparannya penambahan Jumlah Penduduk Desa dan Mengurangi angka kemiskinan. Terjadinya pilimpahan kedua kalinya wilayah SP8 Menjadi binaan Tanjung Selor Timur tanpa ada Koordinasi/ tanpa sepengetahuan Pemerintah Desa Tanjung Buka 2013 Terpilhnya Kembali Kepala Desa Tanjung Buka untuk Priode-2013 -2018

2.1.2. Demografi

DesaTanjung Buka terletak di dalam wilayah KecamatanTanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan ProvinsiKalimantan Timur yang berbatasan dengan : - Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Salimbatu dan Laut Tarakan. - Sebelah Timur berbatasan dengan Selat Makassar - Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Tanah Kuning Desa Sajau Kecamatan Tanjung Palas Timur. - Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Saimbatu, dan Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kelurahan Tanjung Selor Timur, Kecamatan Tanjung Selor.

Luas wilayah Desa Tanjung Buka adalah +28.860 Ha dimana 50% berupa wilayah Pertanian Pasang surutdan yang sebagian 50 % dimanfaatkan sebagai lahan Pertambakan yang dimanfaatkan oleh orang luar Desa Tanjung Buka.

Iklim Desa Tanjung Buka, sebagaimana Desa-Desa lain di wilayah Indonesia mempunyai iklim Kemarau dan Penghujan, hal tersebut mempunyai pengaruh langsung terhadap pola tanam pada lahan pertanian yang ada di Desa Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah.

2.1.3. Keadaan Sosial

Penduduk Desa Tanjung Buka berasal dari berbagai daerah yang berbeda-beda, dimana mayoritas penduduknya yang paling dominan berasal dari Provinsi Sulawesi Selatan ,NTB,Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Banten. Sehingga tradisi-tradisi musyawarah untuk mufakat, gotong royong dan kearifan lokal yang lain sudah dilakukan oleh masyarakat sejak adanya Desa Tanjung Buka dan hal tersebut secara efektif dapat menghindarkan adanya benturan-benturan antar kelompok masyarakat.

2.1.4. Keadaan Ekonomi

Kondisi ekonomi masyarakat DesaTanjung Buka secara kasat mata terlihat jelas perbedaannya antara Rumah Tangga yang berkategori miskin, sangat miskin, sedang dan kaya. Hal ini disebabkan karena mata pencahariannya di sektor-sektor usaha yang berbeda-beda pula, sebagian besar di sektor non formal seperti buruh bangunan, buruh tani, petani sawah tadah hujan, perkebunan karet dan sawit dan sebagian kecil di sektor formal seperti PNS pemda, Honorer, guru, tenaga medis, TNI/Polri, dll.

IV. JUMLAH PERANGKAT DESA/KELURAHAN

a. Kepala Urusan : 5 Orang b. Kepala Dusun / lingkungan : - Orang c. Staf : 1 Orang

V. PEMBINAAN RT / RW

1. Jumlah RT/ RW : 36 Orang 2. Jumlah Pengurus RT tertatar : 06 Orang

VI. JUMLAH PELAYANAN MASYARAKAT

1. Pelayanan Umum : 21 Orang 2. Pelayanan Kependudukan : 8 Orang 3. Pelayanan Legalisasi : 3 Orang

VII. PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (PBB)

1. Jumlah Wajib Pajak (WP) : 300 Orang 2. Jumlah SPPT : 300 Orang 3. Jumlah Ketetapan : - Orang 4. Jumlah Realisasi : Rp.-

VIII. BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD)

1. Jumlah Anggota BPD : 11 Orang 2. Tgl, Bln dan Tahun Pembentukan : 23 Mei 2013

IX. KEPUTUSAN DESA

1. Jumlah Keputusan Desa yang ditetapkan : 21 Buah 2. Jumlah Keputusan yang disyahkan : 1 Buah

X. KEPUTUSAN KEPALA DESA/KEPALA KELURAHAN

1. Jumlah Keputusan sebagai tindak lanjut dari keputusan Desa : 0 Buah 2. Jumlah Keputusan yang merupakan Kebijaksanaan Kepala Desa / Kelurahan : 0 Buah 3. Jumlah Keputusan Kepala DesaYang bersifat mengatur : 0 Buah 4. Jumlah Keputusan Kepala Kelurahan Yang bersifat tidak mengatur : 0 Buah

XI. KEADAAN DAN SUMBER PENDAPATAN DESA TAHUN 2013/2014

1. Keuangan  : a. Sisa Anggaran Tahun Lalu : Rp. 71.411.270,34 b. Penerimaan Anggaran Rutin : Rp. c. Pengeluaran Anggaran Rutin : Rp. 162.404.450,28 d. Penerimaan Anggaran Pembangunan : Rp. 0,- e. Pengeluaran Anggaran Pembangunan : Rp. 473.679.672,90 2. Sumber Pendapatan Asli Desa  : a. Tanah Kas Desa : Rp. 0,- b. Pasar Desa : Rp. 0,- c. Pungutan Desa : Rp. 600.000,- d. Swadaya Masyarakat : Rp. 0,- e. Hasil Gotong Royong : Rp. 1.200.000,- f. Lain-lain : Rp. 0,- Jumlah : Rp. 1.800.000,- 3. Bantuan Pemerintah  : a. Pemerintah Pusat : Rp. 914.258.247,- b. Pemerintah Provinsi : Rp. 0,- c. Pemerintah Daerah / Kab. : Rp. 118.800,000,- Jumlah : Rp. 1.033.058.000,-

XII. KEAMANAN DESA / KELURAHAN

1. Pembinaan Hansip a. Jumlah Anggota : 19 Orang 1. Laki - Laki : 19 Orang 2. Perempuan : 0 Orang b. Alat Pemadam Kebakaran : - Unit c. Jumlah Hansip terlatih : 5 Orang 2. Ketentraman dan Ketertiban a. Jumlah Kejadian Kriminal : - Kali b. Jumlah Bencana Alam : - Kali c. Jumlah Operasi Penertiban : - Kali d. Jumlah Penyuluhan : 30 Kali e. Jumlah Pos Kamling : 15 Buah f. Jumlah Balakar : - Kali g. Jumlah Kenakalan Remaja : - Kali h. Jumlah Peronda Kampung : - Kelompok i. Jumlah SATPAM : - Orang j. Jumlah Posko Bencana Alam : - Buah k. Jumlah Posko Hutan Lindung : - Buah 3. Idiologi dan Politik a. Pemasyarakatan P-4 1. Jumlah Warga tertatar : - Orang 2. Jumlah pelaksana penataran P-4 : - Kali 3. Jumlah Kelompok Simulasi : - Kelompok 4. Jumlah Fasilitator P-4 : - Orang b. Organisasi Sosial dan Kemasyarakatan 1. Jumlah Organisasi Sosial : 1 Organisasi 2. Jumlah Organisasi Kemasyarakatan : 4 Organisasi 3. Jumlah Tokoh Masyarakat & Politik : 25 Orang 4. Jumlah Organisasi Profesi : 1 Organisasi c. Pemilihan Umum Tahun 2014 1. Jumlah Pemilih : 2.130 Orang 2. Jumlah TPS : 7 TPS 3. Hasil Pemilihan Umum  Partai Hanura : 133 Suara  Partai Gerindra : 125 Suara  Partai Keadilan sejahtera : 221 Suara  Partai Amanat Nasional : 20 Suara  Partai Kebangkitan Bangsa : 61 Suara  Partai Golkar : 122 Suara  Partai Persatuan Pembangunan : 81 Suara  Partai Bulan Bintang : 324 Suara  Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan : 56 Suara  Partai Demokrat : 159 Suara  Partai Nasional Demokrat : 321 Suara  Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia : 5 Suara d. Pembinaan dan pengawasan bekas NAPI/TAPOL G-30 S/PKI 1. Jumlah bekas NAPI : 0 Orang 2. Jumlah bekas TAPOL G-30 S/PKI : 0 Orang • Golongan A : 0 Orang • Golongan B : 0 Orang • Golongan C : 0 Orang 3. Mutasi : 0 Orang

XIII. SURVEY DAN PENELITIAN

1. Jumlah Survey Penelitian : 1 Kali 2. Kuliah Kerja Nyata : 1 Kali

B. BIDANG PEMBANGUNAN

I. AGAMA Sarana Peribadatan a. Jumlah Masjid : 9 Buah b. Jumlah Mushollah/Surau/Langgar : 4 Buah c. Jumlah Gereja : 3 Buah d. Jumlah Vihara : 0 Buah e. Jumlah Pura : 0 Buah

II. KESEHATAN a. Rumah Sakit Umum : 0 Buah b. Puskesmas Induk : 0 Buah c. Puskesmas Pembantu : 4 Buah d. Poliklinik/Balai Pelayanan Masyarakat : 0 Buah e. Laboratorium : 0 Buah f. Apotik/Depot Obat : 0 Buah g. Tempat Dokter Praktek : 0 Buah h. Posyandu : 4 Buah i. Ambulans Air : 1 Buah



III. PENDIDIKAN

a. Pendidikan Umum

NO JENIS PENDIDIKAN NEGERI SWASTA GEDUNG GURU MURID GEDUNG GURU MURID BUAH ORANG ORANG BUAH ORANG ORANG 1 Kelompok Bermain 0 0 0 0 0 0 2 TK/PAUD 4 12 108 0 0 0 3 Sekolah Dasar 5 40 441 0 0 0 4 SLTP 3 24 198 0 0 0 5 SLTA / SMU 0 0 0 0 0 0 6 AKADEMI 0 0 0 0 0 0 7 INSTITUT/SEKOLAH 0 0 0 0 0 0 TINGGI/UNIVERSITAS JUMLAH 12 76 747 0 0 0


b. Pendidikan Khusus

NO JENIS PENDIDIKAN GEDUNG GURU / PELATIH MURID (BUAH) (0RANG) (ORANG) 1 PONDOK PESANTREN - - - 2 MADRASAH - - - 3 SEKOLAH LUAR BIASA a) SLB A - - - b) SLB B - - - c) SLB C - - - 4 SARANA PENDIDIKAN NON FORMAL a) BLK (Balai Latihan Kerja) - - - b) Kursus  : - - - • Bengkel Mobil / Motor - - - • Radio - - - • Menjahit - - -

IV. SARANA OLAHRAGA / KESENIAN DAN SOSIAL

a. Olah Raga 1. Lapangan Sepak Bola : 3 Buah 2. Lapangan Basket : 0 Buah 3. Lapangan Volly : 2 Buah 4. Lapangan Bulu Tangkis : 2 Buah 5. Lapangan Tenis Meja : 1 Buah 6. Lapangan Takraw : 1 Buah 7. Lapangan Tenis : 0 Buah 8. Lapangan Atletik : 0 Buah 9. Lapangan Pacuan Kuda : 0 Buah 10. Lapangan Golf : 0 Buah 11. Lapangan Sofball : 0 Buah 12. Kolam Renang : 0 Buah 13. Arena Bowling : 0 Buah 14. Fitness/Sanggar Senam : 0 Buah 15. Rumah Bilyard : 0 Buah b. Kesenian / Kebudayaan 1. Sarana Krida : 0 Buah 2. Gelanggang Remaja : 0 Buah 3. Gedung Kesenian : 0 Buah 4. Gedung Bioskop : 0 Buah 5. Discotique / Klub Malam : 0 Buah 6. Gedung Sandiwara / Teater : 0 Buah c. Sosial 1. Panti Asuhan : 0 Buah 2. Panti Wreda : 0 Buah 3. Panti Laras : 0 Buah 4. Panti Pijat Tuna Netra : 0 Buah 5. Rumah Jompo : 0 Buah

V. PRASARANA PERHUBUNGAN

a. Jalan Desa/Lingkungan 1. Jalan Desa/Lingkungan ⦁ Jalan Aspal : 0 Km ⦁ Jalan Semenisasi : 4,5 Km ⦁ Jalan Tanah : 10 Km 2. Jalan Antar Desa/Kecamatan ⦁ Jalan Aspal : 0 Km ⦁ Jalan Semenisasi : - Km ⦁ Jalan Tanah : 11.3 Km b. Jembatan 1. Jembatan Desa/Lingkungan ⦁ Jembatan Besi/Gantung : 2 Buah ⦁ Jembatan Beton : 0 Buah ⦁ Jembatan Kayu : 83 Buah 2. Jembatan Antar Desa/Kecamatan ⦁ Jembatan Besi : 0 Buah ⦁ Jembatan Beton : 0 Buah ⦁ Jembatan Kayu : 5 Buah c. Pelabuhan Sungai/Laut 1. Pelabuhan Penumpang : 0 Buah 2. Pelabuhan Barang : 0 Buah 3. Dermaga Sungai/Tambatan Perahu : 14 Buah

VI. KOMUNIKASI

a. Kantor Postel : Ada/Tidak Ada b. Kantor Pos Pembantu : Ada/Tidak Ada c. Pemancar Radio : Ada/Tidak Ada d. Stasiun Relley TV : Ada/Tidak Ada e. ORARI : Ada/Tidak Ada f. KRAF : Ada/Tidak Ada g. Intercom : Ada/Tidak Ada h. TV Umum : Ada/Tidak Ada i. Telepon Umum : Ada/Tidak Ada j. Pemilikan Pesawat Telpon : - Buah k. Pemilikan Pesawat TV : 310 Buah l. Pemilikan Pesawat Radio : 50 Buah m. Pemilikan Recorder TV Swasta : 0 Buah n. Pemilikan Antena Parabola : 35 Buah

VII. ALAT TRANSPORTASI

a. Sepeda : 176 Buah b. Dokar / Delman : 0 Buah c. Gerobak : 0 Buah d. Kenderaan Roda Tiga : 9 Buah e. Becak : 0 Buah f. Sepeda Motor : 593 Buah g. Oplet / Mikrolet : 0 Buah h. Taxi : 0 Buah i. Motor Dinas : 2 Buah j. Mobil Pribadi : 0 Buah k. Bus Kota : 0 Buah l. Bus Umum : 0 Buah m. Truck : 0 Buah n. Perahu Layar : 0 Buah o. Perahu Dayung / Sampan : 0 Buah p. Speed Boad : 7 Buah q. Perahu Motor : 362 Buah r. Lain-lain : 0 Buah

VIII. SUMBER AIR a. Air Minum 1. Mata Air :0 Buah 0 KK 2. Sumur Gali :0 Buah 0 KK 3. Sumur Bor :0 Buah 0 KK 3. PDAM :0 Buah 0 KK 4.Hidran Umum :0 Buah 0 KK 5. Air Hujan :0 Buah 947 KK 6. Sungai :0 Buah 0 KK b. Mandi/Cuci/Kakus 1. Mata Air :0 Buah 0 KK 2. Sumur Gali :0 Buah 0 KK 3. Sumur Bor :0 Buah 0 KK 4. PDAM :0 Buah 0 KK 5. Hidran Umum :0 Buah 0 KK 6. Sungai :25 Buah 947 KK 7. Air Hujan :0 Buah 117 KK c. Pengairan/Irigasi 1. Sungai : Ya/Tidak 2. Rawa : Ya/Tidak 3. Pasang Surut : Ya/Tidak


IX. PENERANGAN a. Listrik PLN : - KK b. Diesel : 307 KK c. Tenaga Surya : 450 KK d. Genset : 47 KK

X. I N D U S T R I

a. Besar : - Buah b. Sedang : - Buah c. Kecil : - Buah d. Rumah Tangga : - Buah

XI. PARIWISATA

a. Tempat Rekreasi / Hiburan : - Buah b. Hotel : - Buah c. Motel : - Buah d. Losmen : - Buah e. Restoran : - Buah f. Museum Sejarah / Makam : - Buah

XII. PENGAIRAN a. Waduk / Ceck Dam : - Buah b. Saluran Irigasi : 26 Buah c. Gotong Royong : 16 Buah d. Pompa Air : - Buah e. Pembagi Air : - Buah f. Kincir Air : - Buah

XIII. PERTANIAN a. Padi dan Palawija 1. Padi :750 Ha 125 Ton 2. Jagung : 6 Ha 1 Ton 3. Ubi Kayu : 2 Ha 0,5 Ton 4. Ubi Jalar : 1 Ha 2 Ton 5. Kacang Tanah :7 Ha 7 Ton 6. Kedelai : 0 Ha 0 Ton b. Sayur-sayuran 1. Kubis / Kol : 0 Ha 0 Ton 2. Kentang : 0 Ha 0 Ton 3. Sawi : 0 Ha 0 Ton 4. Tomat : 0 Ha 0 Ton 5. Wortel : 0 Ha 0 Ton 6. Kacang Panjang : 10 Ha 0,5 Ton 7. Terong : 2 Ha 0,5 Ton 8. Buncis : 0 Ha 0 Ton 9. Lombok :5 Ha 0,5 Ton 10. Bawang Merah : 0 Ha 0 Ton 11. Bawang Putih : 0 Ha 0 Ton 12. Ketimun : 2 Ha 0,5 Ton 13. Lain-lain : 0 Ha 0 Ton

c. Buah-buahan 1. Pisang :15 Ha 3 Ton 2. Papaya : 1 Ha 0 Ton 3. Jeruk : 75 Ha 0 Ton 4. Semangka : 5 Ha 10 Ton 5. Mangga :7 Ha 0 Ton 6. Durian : 0 Ha 0 Ton 7. Duku : 0 Ha 0 Ton 8. Jambu : 0 Ha 0 Ton 9. Rambutan : 5 Ha 2 Ton 10. Sirsak : 0 Ha 0 Ton 11. Apel : 0 Ha 0 Ton 12. Anggur : 0 Ha 0 Ton 13. Salak : 0 Ha 0 Ton 14. Belimbing : 0 Ha 0 Ton 15. Lengkeng : 0 Ha 0 Ton 16. Melon : 0 Ha 0 Ton 17. Kedondong : 0 Ha 0 Ton 18. Alpukat : 0 Ha 0 Ton 19. Lain-lain : 0 Ha 0 Ton

XIV. PERKEBUNAN

1. K e l a p a : 60 Ha 60 Ton 2. K o p i : 0 Ha 0 Ton 3. T e h : 0 Ha 0 Ton 4. C o k l a t : 0 Ha 0 Ton 5. K a r e t : 0 Ha 0 Ton 6. C e n g k e h : 0 Ha 0 Ton 7. Tembakau : 0 Ha 0 Ton 8. Panili : 0 Ha 0 Ton 9. L a d a : 0 Ha 0 Ton 10. Lain-lain : 0 Ha 0 Ton

XV. PERTAMANAN DAN LINGKUNGAN HIDUP 1. T a m a n a. Luas Taman : 0 Ha b. Banyaknya tanaman : 0 Buah c. Jalur Hijau : 0 Ha 2. Kebersihan a. Lokasi Pembuangan Sementara : 0 Buah b. Lokasi Pembuangan Sampah AKhir : 0 Ha c. Volume Sampah : 0 M3 d. Sarana Angkut Sampah : 0 Unit e. Personil Kebersihan : 0 Orang f. Sanitasi (Saluran Got) :7.000 Meter




XVI. PERIKANAN 1. Tambak :1.100 Ha 65 Ton 2. Empang/Kolam : 20 Ha 4 Ton 3. Danau : 0 Ha Ton 4. Waduk / Dam : 0 Ha Ton 5. Laut : 0 Ha Ton


XVII. PETERNAKAN

1. Ayam Kampung :2000 Ekor 2. Ayam Ras : 0 Ekor 3. Itik : 200 Ekor 4. Kambing :50 Ekor 5. Domba : 0 Ekor 6. Sapi Perah : 0 Ekor 7. Sapi Biasa :25 Ekor 8. Kerbau : 0 Ekor 9. Kuda : 0 Ekor 10. Babi : 0 Ekor 11. Buaya : 0 Ekor 12. Lain-lain : 0 Ekor

XVIII. KEHUTANAN

1. Luas :0 Ha 2. Jenis Tanaman Hutan a. Kayu Jati :0 Ha b. Kayu Meranti : 0 Ha c. Kayu Hitam (Ebony) : 0 Ha d. Kayu Besi : 0 Ha e. Kayu Kampar : 0 Ha f. Kayu Cendana : 0 Ha g. Kayu Albasia : 0 Ha h. Kayu Akasia : 0 Ha i. Kayu Mahuni : 0 Ha j. Kayu Cemara : 0 Ha k. Kayu Lantoro Gung : 0 Ha l. Kayu Enau : 0 Ha m. Kayu Randu : 0 Ha n. Rotan : 0 Ha o. Lain-lain : 0 Ha

XIX. PERTAMBANGAN BAHAN GALIAN

1. Pasir : 1500 M3 2. Pasir Kuarsa : 0 M3 3. Batu Kapur : 0 M3 4. Batu Gunung : 0 M3 5. Batu Kali : 0 M3 6. Batu Bangunan : 0 M3 7. Lain-lain : 0 M3

XX. PERDAGANGAN / JASA

1. Perdagangan  : a. Pasar Lingkungan :1 Buah 4 Kios b. Pasar Kota :0 Buah 0 Kios c. Pasar Regional :0 Buah 0 Kios d. Pasar Induk :0 Buah 0 Kios e. Toko :60 Buah f. Warung :3 Buah g. Kaki Lima :6 Buah h. Super Market / Pasar Swalayan :0 Buah 2. Jasa  : a. B a n k : 0 Unit b. Travel Biro (Biro Perjalanan) : 0 Buah c. Notaris : 0 Buah d. Pengacara : 0 Buah e. Psikolog : 0 Buah

XXI. PERKOPERASIAN

1. Koperasi Simpan Pinjam : 2 Unit 2. Koperasi Serba Usaha : 1 Unit 3. Koperasi Unit Desa (KUD) : 0 Unit 4. Lumbung Desa : 0 Buah 5. Kredit Candak Kulak (KCK) : 0 Buah 6. Badan-badan Kredit : 0 Buah 7. Usaha Ekonomi Desa : 1 Buah 8. Lain-lain : 0 Buah

XXII. PERUMAHAN DAN JENIS KOMPLEK PEMUKIMAN

1. Perumahan  : a. Rumah Permanen : 0 Buah b. Rumah Semi Permanen : 3 Buah c. Rumah Non Permanen : 457 Buah 2. Komplek Pemukiman  : a. B T N :0 Unit 0 Ha b. Real Estate :0 Unit 0 Ha c. Perumnas :0 Unit 0 Ha


XXIII. JUMLAH PROYEK DI DESA YANG DIBAYAR OLEH

1. Swadaya Masyarakat : 0 Buah, Nilai Rp. 0,- 2. Daerah Tingkat II(PWK)& (ADD) :23 Buah, Nilai Rp. 547.727.000.00,- 3. Daerah Tingkat I (PNPM-MP) :3 Buah, Nilai Rp. 759.056.200.00,- 4. Bantuan Gubernur Tingkat I : Buah, Nilai Rp. 5. Bantuan Presiden : - Buah, Nilai Rp.



XXIV. KEJUARAAN LOMBA DESA / KELURAHAN YANG PERNAH DIDAPAT

1. Tingkat Kecamatan :Juara - Tahun - 2. Tingkat Kotif :Juara - Tahun - 3. Tingkat Kab./ Kadya :Juara - Tahun - 4. Tingkat Propinsi :Juara - Tahun - 5. Tingkat Nasional :Juara - Tahun -

XXV. KELEMBAGAAN DESA/KELURAHAN

1. Jumlah Pengurus LPM : 3 Orang 2. Jumlah Kader Pembangunan Desa (KPD) : 2 Orang 3. PKK : a. Jumlah Tim Penggerak PKK : 2 Tim b. Jumlah Kader PKK : 50 Orang

XXVI. INVENTARISASI BIDANG TEKNOLOGI TEPAT GUNA YANG TELAH DIMANFAATKAN

1. Bidang Energi : - Jenis Spesifik (Khusus) 2. Bidang Pangan : - Jenis Spesifik 3. Bidang Pertanian : - Jenis Spesifik 4. Bidang Konstruksi : - Jenis Spesifik 5. Bidang Material : - Jenis Spesifik 6. Bidang Kerajinan / Industri : - Jenis Spesifik

C. BIDANG KEMASYARAKATAN

I. KEAGAMAAN :

a. Majelis Ta’lim :8 Kelompok 235 Anggota b. Majelis Gereja :3 Kelompok 20 Anggota c. Majelis Budha :0 Kelompok 0 Anggota d. Majelis Hindu :0 Kelompok 0 Anggota e. Remaja Masjid :0 Kelompok 0 Anggota f. Remaja Gereja :0 Kelompok 0 Anggota g. Remaja Budha :0 Kelompok 0 Anggota h. Majelis Hindu :0 Kelompok 0 Anggota

II. KESEHATAN

1. Pos / Klinik KB  Jumlah Pasien Bulan Oktober : 69 Orang  Jumlah Pasien Bulan Nopember : 64 Orang  Jumlah Pasien Bulan Desember : 63 Orang  Jumlah Pasangan Usia Subur Bulan Oktober : 681 Orang  Jumlah Pasangan Usia Subur Bulan Nopember : 686 Orang  Jumlah Pasangan Usia Subur Bulan Desember : 686 Orang  Jumlah Pasangan Usia Subur Masuk KB Bulan Oktober : 3 Orang  Jumlah Pasangan Usia Subur Masuk KB Bulan Nopember : 7 Orang  Jumlah Pasangan Usia Subur Masuk KB Bulan Desember : 4 Orang  Jumlah Akseptor KB 1 Tahun yang mempergunakan :  Pil : 155 Orang  I U D : 2 Orang  Suntik : 367 Orang  Kondom : 0 Orang  M O P : 0 Orang  M O W : 4 Orang  Impland : 46 Orang  KB Mandiri : 115 Orang 2. Posyandu  Jumlah Pasien BulanOktober : 83 Orang  Jumlah Pasien Bulan Nopember : 99 Orang  Jumlah Pasien Bulan Desember : 113 Orang

3. Puskesmas  Jumlah Pasien Bulan Oktober : 0 Orang  Jumlah Pasien Bulan Nopember : 0 Orang  Jumlah Pasien Bulan Desember : 0 Orang  Tenaga Dokter : 0 Orang  Tenaga Perawat : 0 Orang  Tenaga Bidan : 0 Orang 4. Puskesmas Pembantu  Jumlah Pasien Bulan Oktober : 283 Orang  Jumlah Pasien Bulan Nopember : 308 Orang  Jumlah Pasien Bulan Desember : 246 Orang  Tenaga Dokter : 0 Orang  Tenaga Perawat : 6 Orang  Tenaga Bidan : 5 Orang 5. Polikinik/Balai Pengobatan  Jumlah Pasien Bulan Oktober : 0 Orang  Jumlah Pasien Bulan Nopember : 0 Orang  Jumlah Pasien Bulan Desember : 0 Orang 6. Dukun Kitan / Sunat : 2 Orang 7. Dukun Bayi Terlatih : 2 Orang 8. Sinshe/Tabib : 0 Orang

III. OLAHRAGA

1. Sepak Bola : 8 Kesebelasan 2. Basket : 0 Tim 3. Volly Ball : 5 Tim 4. Bulu Tangkis : 15 Perkumpulan 5. Tenis Meja : 10 Perkumpulan 6. Atletik : 0 Perkumpulan 7. Tinju : 0 Sasana 8. Pencak Silat : 0 Perguruan 9. Karate : 0 Perguruan 10. Sepak Takraw : IV. KESENIAN / KEBUDAYAAN 1. Paduan Suara : 0 Kelompok 2. Orkes Melayu : 1 Perkempulan 3. Kesenian Daerah : 3 Perkempulan 4. Band : 0 Perkempulan 5. Keroncong : 0 Perkempulan 6. Kosidah : 2 Perkempulan 7. Wayang Golek / Kulit / Orang : 0 Perkempulan V. ORGANISASI SOSIAL

1. Pramuka Gudep : 546 Anggota 2. Karang Taruna : Anggota 3. Panti Laras : Anggota 4. Lemabag Swadaya Masyarakat (LSM) : Anggota 5. Kelompok PKK : 20 Anggota 6. Dasa Wisma : 260 Anggota 7. Penyandang Tuna a. Tuna Netra : 0 Orang b. Tuna Runggu : 4 Orang c. Tuna Grahita : - Orang d. Tuna Daksa : - Orang e. Tuna Susila : - Orang f. Tuna Wisma : - Orang 8. Lapak : - Orang 9. Pemulung : - Orang 10. Nikah,Talak,Cerai a. Nikah : 32 0rang b. Talak : 0 0rang c. Cerai : 2 Orang VI. TENAGA KERJA

1. Penyalur Pembantu Rumah Tangga : 0 Orang 2. Penampung Pekerja ke Luar Negeri : 0 Orang

VII. TRANSMIGRASI

1. Lokasi Transmigrasi : 3 Lokasi 450 Ha 2. Jumlah KK Transmigrasi : 800 KK 3. Jumlah Jiwa Transmigrasi : Orang 4. Jumlah Rumah Tinggal : 800 Unit 5. Perolehan Tanah Transmigrasi : Ha