Simbiosis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Ikan badut (Amphiprion ocellaris) dengan rumah anemon (Heteractis magnifica) mereka.

Simbiosis berasal dari bahasa Yunani sym yang berarti dengan dan biosis yang berarti kehidupan. Simbiosis merupakan interaksi antara dua organisme yang hidup berdampingan.

Simbiosis merupakan pola interaksi yang sangat erat dan khusus antara dua makhluk hidup yang berlainan jenis.[1] Makhluk hidup yang melakukan simbiosis disebut simbion[1].

Ada beberapa bentuk simbiosis yakni:

  • Parasitisme adalah di mana pihak yang satu mendapat keuntungan dan merugikan pihak lainnya.

Contoh:

    • Tanaman benalu (mendapat sari makanan) dengan inangnya (diambil sari makanannya)
    • Tali putri (menyerap sari makanan yang berupa zat organik) dengan inangnya (diambil sari makanannya)
    • Cacing perut dan cacing tambang (mengambil sari makanan) yang hidup di dalam usus manusia (sari makanan diambil) [1]
    • Bunga Rafflesia (menyerap sari - sari makanan) dengan inangnya (diambil sari makanannya)

Contoh :

  • Komensalisme, adalah di mana pihak yang satu mendapat keuntungan tapi pihak lainnya tidak dirugikan dan tidak diuntungkan.

Contoh:

    • Ikan Remora (mendapat makanan) dan Ikan Hiu
    • Anggrek (menumpang tempat hidup) dengan Pohon Mangga
    • Paku tanduk rusa (menumpang tempat hidup) dengan tumbuhan inangnya
  • Amensalisme, yaitu saat satu pihak dirugikan dan pihak lainnya tidak diuntungkan maupun dirugikan.[2] Contoh:
  • Kompetisi, di mana kedua pihak saling merugikan, biasanya terjadi melalui kompetisi dalam memperebutkan makanan.[2]. Kompetisi ada dua yaitu kompetisi intraspesifik dan kompetisi interspesifik

Contoh kompetisi interspesifik (antar individu yang berbeda spesies)

    • Persaingan antara kambing dengan sapi di padang rumput

Contoh kompetisi intraspesifik (antar individu yang spesiesnya sama)

    • Persaingan antara para singa jantan dalam memperebutkan wilayah atau pasangan
  • Netralisme, dimana kedua pihak tidak saling diuntungkan maupun dirugikan. Interaksi antar kedua spesies tidak menyebabkan keuntungan maupun kerugian bagi keduanya.[2] Contoh:

Simbiosis dapat dibedakan menjadi dua kategori berbeda.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d Hermawati H. 2010. Ekosistem. [1].[11 Apr 2010].
  2. ^ a b c Hutagalung RA. 2010. Ekologi Dasar. Jakarta.