Semah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
?Semah / tambra
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Teleostomi
Superordo: Ostariophysi
Ordo: Cypriniformes
Upaordo: Cyprinoidei
Famili: Cyprinidae
Upafamili: Cyprininae
Genus: Tor
Gray, 1834

Neolissochilus
Rainboth, 1985
Naziritor
Mirza & Javed, 1985

Species

Lihat teks.

Ikan semah (Tor spp., syn. Labeobarbus, suku Cyprinidae; juga dipakai untuk jenis-jenis Neolissochilus dan Naziritor di India) adalah ikan air tawar yang berasal dari Indo-Australia dan anak benua India. Nama lain ikan ini adalah kancra (Sunda), tambra (Jawa), sapan (Kalimantan)[1], ihan batak atau curong (bahasa Toba)[2], mahseer, atau kelah (Malaysia). Nama "semah" populer dipakai di Sumatra bagian tengah hingga ke selatan.

Ikan yang masih sekerabat dengan ikan mas ini populer sebagai bahan pangan kelas tinggi, dan yang biasa dijumpai dan dikonsumsi di Indonesia dan Malaysia adalah Tor douronesis (semah biasa atau kancra bodas), T. tambra (tambra), T. tambroides (tambra), dan T. soro (kancra)[3]. Ikan tambra dan semah dapat mencapai panjang sekitar satu meter[4], walaupun tangkapan yang dijual biasanya berukuran maksimum 30 cm.

Habitat dan sebaran[sunting | sunting sumber]

Ikan ini hidup di sungai-sungai beraliran deras di pegunungan dan populasi sangat terancam akibat penangkapan berlebihan. Indikasi yang terlihat adalah semakin jarang terlihat, ukuran tangkapan semakin kecil, dan distribusi menurun. Bahkan telah dilaporkan pula penangkapan di beberapa taman nasional. Pihak berwenang di Indonesia (Balai Benih Ikan lokal), seperti di Jawa Tengah,[5], Padang Pariaman, dan beberapa kabupaten pedalaman Jambi telah mulai mengembangkan teknologi pembiakan menggunakan pemijahan buatan dan paket budidaya. Selain itu, di Padang Pariaman aturan adat setempat juga ditegakkan dengan pemberlakuan zona larangan, penyangga, dan penangkapan. Penangkapan hanya dilakukan apabila terdapat izin dari kerapatan adat.

Spesies kancra bodas (Tor douronesis) dan kancra (Tor soro) ditemukan hidup di kolam, pesawahan, dan sungai di Jawa Barat. Karena kelangkaannya, orang Sunda menganggap ikan ini suci atau ikan yang dikeramatkan sehingga juga dijuluki sebagai "ikan dewa"; hukum adat setempat melarang orang untuk membunuh atau memakan ikan ini. Ikan ini dapat ditemukan di kolam pemandian keramat di sekitar Gunung Ceremai; seperti kolam Cibulan, Cigugur, Pasawahan, Linggajati, dan Darmaloka di Kabupaten Kuningan.[6][7]

Spesies[sunting | sunting sumber]

Sen dan Jayaram membatasi istilah mahseer untuk anggota genus Tor. Akan tetapi, beberapa spesies dari genus Neolissochilus dan spesies tunggal genus Naziritor juga disebuy mahseer karena sisiknya yang besar dan kemiripan lain.[8]

Genus Tor[sunting | sunting sumber]

Genus Tor termasuk:[9]

Genus Neolissochilus[sunting | sunting sumber]

Genus Neolissochilus termasuk:[10]

Genus Naziritor[sunting | sunting sumber]

Genus Naziritor termasuk:[11]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Haryono. 2006. Aspek Biologi Ikan Tambra (Tor tambroides Blkr.) yang Eksotik dan Langka sebagai Dasar Domestikasi. Biodiversitas 7:195-198.
  2. ^ Ikan Batak di Mual Sirambe . #Komentar @ blog Tanobatak, edisi 5-2-2008.
  3. ^ Weber, M., L.F. Beaufort. 1916. The Fishes of the Indo-Australian Archipelago. III, Ostariophysi: Cyprinoidea, Apodes, Synbranchi. Leiden: E.J. Brill Ltd.
  4. ^ Ikan Raksasa Ditemukan di Klawing. Radar Semarang. Edisi 27-01-2009. Diakses 4-5-2009.
  5. ^ Ikan tambra mulai dibudidayakan. Kompas. Edisi daring 06-03-2003. Diakses 04-05-2009.
  6. ^ ""Ikan Dewa" dari Ciremai" (dalam bahasa Indonesian). Kompas.com. Tuesday, 28 January 2014. Diakses 6 February 2014. 
  7. ^ "LIPI Lakukan Penelitian Mengenai Ikan Dewa Ceremai" (dalam bahasa Indonesian). Ikan Dewa. Diakses 6 February 2014. 
  8. ^ Sen TK, Jayaram KC, 1982. The Mahseer Fish of India – a Review. Rec. Zoological Survey of India. Misc. Publ. Occasional Paper 39, 38p.
  9. ^ "Tor". FishBase. Ed. Ranier Froese and Daniel Pauly. November 2012 version. N.p.: FishBase, 2012.
  10. ^ "Neolissochilus". FishBase. Ed. Ranier Froese and Daniel Pauly. November 2012 version. N.p.: FishBase, 2012.
  11. ^ "Naziritor". FishBase. Ed. Ranier Froese and Daniel Pauly. November 2012 version. N.p.: FishBase, 2012.

Ikan semah (wilayah Sumatera Selatan),Ikan Putih (Wilayah Bengkulu)

Sumber tambahan[sunting | sunting sumber]