SMK-SPP Tanjungsari

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
SMK-SPP Tanjungsari
Informasi
Didirikan September 1912
Jenis Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian
Tanaman Pangan Hortikultura, Perkebunan, Penyuluhan Pertanian dan Perikanan
Akreditasi "A" Baik
Kepala Sekolah Ir.Kardi Kusnadi, MP
Program/jurusan/
peminatan
kelompok Tanaman Pangan Hortikultura, Perkebunan, Penyuluhan Pertanian dan Perikanan
Kurikulum Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
Jumlah siswa 520 siswa (40 siswa per kelas)
Status ( RSBI )Rintisan Sekolah Berstandar Internasional
Alamat
Lokasi Jl. Raya Bandung-Sumedang Km.29 Sumedang 45362 Jawa Barat Indonesia., Sumedang, Jawa Barat, Indonesia
Telp./Faks. 0261 -
Koordinat Provinsi Jawa Barat
Situs web [1]
Surel smk-spp-tanjungsari.blogspot.com
Kampus SMK-SPP/PPN TANJUNGSARI
Sekolah pertanian pertama di indonesia

SMK-PPN Tanjungsari adalah salah satu Sekolah Menengah Kejuruan pertanian Dinas Pendidikan, yang bertujuan Terwujudnya Sumber Daya Manusia (SDM) Pertanian yang cerdas, profesional, berkarakter, berkinerja tinggi, mandiri, dan kompetitif secara nasional dan internasional. SMK-SPP Tanjungsari dipercaya oleh Departemen Pertanian dan Gubernur Jawa Barat sebagai Koordinator yang membina SMK-SPP lainya di Wilayah Jawa Barat.

Sejarah singkat[sunting | sunting sumber]

Pada masa penjajahan Belanda, lembaga yang menyelenggarakan pembinaan pertanian di Jawa Barat adalah Provinciale Lanbouw Voorlichtings Dienst (LVD) yang dikepalai oleh seorang Inspektur berkebangsaan Belanda yang disebut Landbouw inspecteur. Lembaga ini diperkirakan telah berdiri sejak tahun 1912. Fungsi lembaga ini adalah untuk memberikan pembinaan terhadap para petani pribumi untuk meningkatkan produksi sedangkan alih teknologi diberikan dalam batas-batas tertentu karena atas dasar pertimbangan politis. Kelembagaan LVD terdiri dari 2(dua) bagian yaitu : a. Bagiatan Tanaman Rakyat (Indlandsche landbouw) yang bidang pengelolaannya meliputi Tanaman Padi, Palawija, Sayur-Sayuran dan Buah-Buahan. b. Bagian Tanaman Keras, yang bidang pengelolaannya meliputi tanaman-tanaman perkebunan seperti Kopi, karet, kapok, kina dan teh.

Pendidikan pertanian, pada zaman penjajahan Jepang ini ditandai dengan perubahan nama Landbouw Berdrijf School (LBS) menjadi sekolah Pertanian Pertama. Berdasarkan KepGub. Jawa Barat (Nomor 24/VIII-C/E/60) tanggal 24 Agustus 1960 tentang Pendirian Sekolah Pertanian Menengah Atas Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Barat di Tanjungsari, maka Sekolah Pengamat Pertanian ditingkatkan menjadi Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA). yang pada saat itu menjadi SPMA, dan Pada tahun 1976 diadakan perubahan nama Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA) menjadi Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP), yang merupakan penyesuaian dengan adanya kurikulum polyvalent. dan akhirnya disatukan menjadi SPP-SPMA, dan karena Perpindahn dan keputusan maka SPMA Tanjungsari mengubah nama dan di satukan Menjadi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sampai Sekarang menjadi [SMK-PPN Tanjungsari]. SMK-SPP Tanjungsari diharapkan menjadi "The Next Generation Of Agricultural" pendidikan menengah Pertanian di Indonesia dan lulusannya dapat mengisi lapangan kerja dalam bidang Industri Pertanian. SMK-SPP Tanjungsari mendapatkan Penganugrahan dari Gubernur Jawa barat pada tahun 2010 yaitu "Sekolah Peduli Lingkungan" dan ISO serta Terakreditasi "A" di setiap Jurusannya, bahkan SMK-SPP Tanjungsari Sedang dalam Tahap Rintisan Sekolah Berstandar Internasional ( RSBI ) dengan fasilitas sekolah yang sangat lengkap dan prestasi yang dapat dibanggakan.

Tenaga Pengajar[sunting | sunting sumber]

Kualifikasi Tenaga Pengajar di SMK-SPP Tanjungsari terdiri dari:

  • S3,
  • S2,
  • S1,
  • D3, dan
  • SLTA sebagai asisten.

Kurikulum[sunting | sunting sumber]

A. Program Normatif

  • PPKn
  • Pendidikan Agama
  • Bahasa dan Sastra Indonesia
  • Sejarah Nasional dan Umum

B. Program Adaptif

  • Matematika
  • Bahasa Inggris
  • IPA Terpadu
  • Teknik Komunikasi
  • Aplikasi Komputer

C. Program Produktif 1. Tanaman Pangan dan Hortikultura

  • Manajemen Agribisnis
  • Tanah dan Pemupukan
  • Klimatologi
  • Perlidungan Tanaman
  • Teknologi Produksi Tanaman Pangan
  • Teknologi Produksi Hortikulura
  • Teknologi Pascapanen
  • Swakarya Wirausaha
  • Permodalan
  • Alat dan Mesin Pertanian
  • Pertamanan
  • Kapita Selekta
  • Praktek Kerja Usaha

2. Perkebunan

  • Manajemen Agribisnis
  • Tanah dan Pemupukan
  • Klimatologi
  • Perlindungan Tanaman
  • Tanaman Perkebunan Semusim
  • Tanaman Perkebunan Tahunan
  • Teknologi Pascapanen
  • Swakarya Wirausaha
  • Permodalan
  • Alat dan Mesin Pertanian
  • Pertamanan
  • Kapita Selekta

3. Penyuluhan Pertanian

  • Manajemen Agribisnis
  • Budidaya Tanaman Pangan
  • Budidaya Tanaman Hortikultura
  • Budidaya Tanaman Perkebunan
  • Budidaya Ruminansia
  • Budidaya Non Ruminansia
  • Budidaya Ikan
  • Mekanisasi Pertanian
  • Agroklimatologi
  • Teknologi Pascapanen
  • Teknik Komunikasi dan Dasar Penyuluhan Pertanian
  • Metode, Media, dan Teknik Penyuluhan Pertanian
  • Sosiologi Perdesaan dan Pembangunan Masyarakat Desa
  • Program dan Evaluasi Penyuluhan Pertanian
  • Kapita Selekta
  • Praktik Kerja Agribisnis
  • Praktik Kompetensi Penyuluhan Pertanian

Penerimaan Beasiswa[sunting | sunting sumber]

Siswa berprestasi mendapatkan beasiswa dari Yayasan Supersemar, dll. 65 siswa mendapatkan beasiswa padaTahun Pelajaran 2010-2011

Hubungan dengan luar negri[sunting | sunting sumber]

1. Pengajar : Studi Banding ke Jepang, Thailand, Malaysia, Jerman, dan Australia
2. Siswa : Studi Banding, Praktek Kerja Usaha (PKU), dan Magang ke thailand dan Jepang

Sarana dan Prasarana[sunting | sunting sumber]

  1. Ruang Kelas, Aula, Perpustakaan, Laboratorium ( IPA, Bahasa, Komputer), Bengkel Latih, Pascapanen, Hatchery, dan Kolam. Luas lahan 15,39 Ha


  1. Perumahan Dinas, Mesjid, Ruang Kegiatan Siswa, dll
  2. Sarana Olahraga; Lapangan Sepak Bola, Tenis Lapangan, Bulu Tangkis, Volly Ball, Basket Ball
  3. Asrama Putra/Putri

dan lahan Parktik Seluas ±15,4 Ha.

Proses Belajar Mengajar[sunting | sunting sumber]

  1. Pelajaran diberikan dalam bentuk teori dan praktek di dalam dan di luar kampus
  2. Kelas XII (Semester 5), siswa melaksanakan Praktek Kerja Usaha (PKU) di luar kampus
  3. Pembinaan Kepribadian Siswa bertujuan untuk menumbuhkembangkan sikap disiplin nasional dan tanggung jawab sosial ( Pramuka, Koperasi, Kesenian, Pencinta Alam, Olah Raga, Paskibra, dll )
  4. Ujian Sumatif dan Ujian Akhir dilaksanakan di Kampus SMK-SPP Tanjungsari.

Ekstrakurikuler[sunting | sunting sumber]

1.Pramuka
2. Osis/PPOS (Persatuan Pelajar Oryza Sativa)
3.Kerohanian/ISPERMA (Ikatan Siswa Pertanian Mejid Al-fallah)
4.PA/ISPERTALA (Ikatan Siswa Pertanian Pencinta Alam)
5. HI (Hikmatul Iman).
6. SSC (Student Sports Clubs)
7.PASKIBRA
8.Kesenian
9.PMR.
10.Dll Templat:Halaman pembicaraanEgi finanda 08:57, 28 April 2011 (UTC)

! Artikel utama untuk kategori ini adalah SMK-SPP Tanjungsari.