SMA Negeri 4 Surakarta

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
SMA Negeri 4 Surakarta
Informasi
Didirikan 1946
Jenis Negeri
Akreditasi A
Nomor Pokok Sekolah Nasional 20327969
Kepala Sekolah Drs. Unggul Sudarmo, M.Pd
Program jurusan IPA dan IPS
Rentang kelas X, XI IPA, XI IPS, XII IPA, XII IPS
Kurikulum Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
Alamat
Lokasi Jalan Adi Sucipto, Manahan, Surakarta, Jawa Tengah
Telp./Faks. (0271) 711943
Situs web www.smaracatur.sch.id

Sekolah Menengah Atas Negeri 4 Surakarta adalah Sekolah Menengah Atas yang terdapat di Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah. Sekolah ini juga dijuluki Smaracatur. Smaracatur adalah SMA Negara 4 (catur). SMA Negeri 4 ini adalah termasuk salah satu SMA favorit di kota Solo selain karena tempatnya juga strategis di pusat kota tepatnya di dekat Stadion Manahan. Alumni smaracatur yang saat ini tersebar ke seluruh Indonesia mempunyai sebuah wadah untuk berkumpul dengan sebutan xsmaracatur.

Daftar isi

[sunting] Sejarah

SMA Negeri 4 Surakarta yang kini menjelma menjadi salah satu sekolah tingkat menengah kebanggaan kota Bengawan berawal dari itikad sederhana dari seorang tokoh pendidik yang melihat mendesaknya kebutuhan sekolah untuk memberi wadah pembelajaran secara formal bagi masyarakat pada tahun 1946.

Tokoh itu, Drs. H. GPH. Muladi Prawironegoro semula mendirikan SMABagian C Swasta dan selang empat tahun kemudian dengan SK Menteri PPK No. 7371/B tertanggal 2 September 1950 sekolah tersebut dinaikkan statusnya menjadi SMA Negeri dengan nama SMA Negeri III bagian C (ilmu-ilmu sosial). Status Negeri inilah yang kemudian ditetapkan sebagai hari kelahiran sekolah ini.

Perkembangan jumlah siswa yang membuat membengkaknya ruang kelas, pada tahun 1955, SMA Negeri III Bagian C dipecah menjadi dua yakni SMA Negeri IV/C dan SMA Negeri V/C dikepalai masing-masing oleh Drs. H. GPH. Muladi Prawironegoro dan Kabul Dwijo Leksono yang dikuatkan dengan SK Menteri PPK No 4083/B.III pada tanggal 9 Agustus 1955.

Tahun 1958, dua SMA Negeri tersebut berpindah lokasi dan menempati gedung bersama di Jl. LU Adi Sucipto No. 1 dengan sistem pembagian waktu masuk pagi dan siang hari. Pada bulan September tahun 1974, SMA Negeri V/C yang kebagian masuk siang, menempati lokasi baru di kawasan Bibis Cengklik sehingga sejak saat itu gedung di lokasi itu menjadi milik SMA Negeri IV/C hingga sekarang.

Seiring dengan perjalanan waktu dan berlakunya peraturan maupun kurikulum yang ada, sebutan SMA C untuk bagian sosial, SMA B untuk bagian ilmu alam, dan SMA A untuk bagian bahasa dihapuskan. Sehingga SMA 4 bagian C berubah menjadi SMA Negeri 4 Surakarta saja, dengan jurusan lengkap IPA maupun IPS.

Sejak berdirinya SMA 4 mengalami perpindahan lokasi sebanyak tiga kali, yaitu semula ketika berdiri menempati gedung SD Kasatriyan Baluwarti, kemudian meminjam gedung SMP Kristen Banjarsari, baru setelah berhasil dibangunnya gedung di Jl. LU Adi Sucipto No. 1 Manahan, Solo (Proyek pemerintah bantuan UNESCO/PBB) pada tahun 1957, secara permanen memiliki gedung sendiri hingga sekarang.

[sunting] Profil Kepala SMA Negeri 4 Surakarta

Sejak 60 tahun berdiri, SMA Negeri 4 Surakarta dipimpin beberapa orang Kepala Sekolah yang secara singkat dapat dipaparkan sebagai berikut:

Drs. H. G.P.H. PRAWIRONEGORO (1950 - 1960) 
Beliau adalah pendiri sekaligus Kepala Sekolah pertama yang menjabat antara tahun 1950 – 1960. Jasa terbesarnya adalah meletakkan dasar bagi lahirnya sebuah sekolah yang kuat dan mendapatkan kepercayaan masyarakat.
K.R.M.T. TONDONAGORO (1960 - 1972) 
Nama Tondonagoro sangat terkenal dan legendaris dalam kaitannya dengan SMA 4/C Solo. Di bawah kepemimpinan Pak Tondo-lah nama SMA 4/C mulai diperhitungkan masyarakat. Kebesaran SMA 4 adalah kebesaran nama Pak Tondo. Beliau Kepala Sekolah yang paling lama menjabat, yakni 12 tahun (1960 – 1972).
Drs. R. M. GUNAWAN PRAWIROATMOJO (1972 - 1978) 
Drs. RM. Gunawan Prawiroatmojo, menjabat selama 6 tahun yaitu antara tahun 1972 – 1978. Beliau meninggal dalam status menjadi Kepala SMA 4 yaitu pada tahun 1978.
Drs. KARTONO (1978 - 1979) 
Pak Kartono adalah salah seorang guru SMA 4, yang ditunjuk menjadi pelaksana tugas Kepala Sekolah, sehubungan dengan meninggalnya Drs. Gunawan P. Tugas tersebut diembannya antara tahun 1978 – 1979. Setelah itu Pak Kartono kembali bertugas sebagai guru.
H. WINOTO SUGENG, B.Sc. (1979 - 1986) 
H. Winoto Sugeng merupakan Kepala Sekolah yang memegang peranan penting di dalam mengangkat citra dan nama besar SMAN 4 Surakarta. Di masa beliaulah perkembangan dan kemajuan SMA 4 sangat pesat dan dirasakan oleh masyarakat luas. Banyak dibangun sarana dan prasarana penunjang seperti ruang laboratorium, masjid, gedung kesenian (joglo), penambahan jumlah kelas.
Prestasi-prestasi akademis, olahraga dan seni mulai nampak dan menonjol sehingga SMA 4 betul-betul diakui oleh masyarakat sebagai sekolah favorit di kota Solo. Beliau menjabat antara tahun 1979 – 1986.
Ny. SUTAMI (1986 - 1993) 
Bu Tami (demikian biasa dipanggil) sosok wanita tangguh yang mendapat kepercayaan memimpin sekolah ini antara tahun 1986 – 1993. Sebagai Kepala Sekolah, Bu Tami terus berusaha mempertahankan prestasi SMA 4 sebaik-baiknya, hingga beliau memasuki masa pensiun pada tahun 1993.
AKHMAD SYUKRI, S.H. (1993 - 1994) 
Alumni yang memimpin almamater. Itulah Pak Syukri, yang tak lain adalah alumni SMA 4 tahun 1963. Tidak berlatar belakang sebagai guru (seorang sarjana hukum), tapi mencintai dunia pendidikan. Dan kesempatan memimpin bekas almamater dijalankannya dengan baik, walau singkat (1993 – 1994), namun pernah membawa SMA 4 menjadi juara nasional (Juara III) dalam lomba Wawasan Wiyata Mandala.
Tidak itu saja, pada masa Pak Syukri pula SMA 4 pernah menjadi proyek sekolah unggulan dengan istilah SMU 17, artinya pulang pukul 17.00 (lima sore). Tapi sayang hanya berlangsung satu tahun, setelah itu kembali seperti semula. Setelah itu beliau pindah tugas menjadi Kakandep Dikbud Kabupaten Boyolali.
Drs. H. SADIYAT (1994 - 1999) 
Kepala SMA 4 kedelapan adalah Drs. H. Sadiyat yang menjabat antara tahun 1994 – 1999. Beberapa fasilitas sekolah bertambah pada masa beliau memimpin sekolah ini antara lain: rehab gedung perpustakaan, perluasan aula (lantai 2), dan penambahan kelas (lantai dua). Beliau mengakhiri tugas sebagai Kepala Sekolah karena pensiun.
Dra. Hj. TATIK SUTARTI, M.M. (1999 - 2002) 
Untuk kedua kalinya SMA Negeri 4 Surakarta dipimpin oleh seorang wanita. Kali ini adalah Dra. Hj. Tatik Sutarti, MM yang juga mantan guru SMA Negeri 4 Surakarta (1976 – 1995). Suatu hal yang langka pada waktu itu, sebab SMA 4 lah satu-satunya SMA Negeri di kota Solo yang dipimpin oleh Kepala Sekolah Wanita. Bu Tatik memimpin sekolah ini sejak tahun 1999 hingga 2002.
Salah satu prestasi awal yang menonjol adalah pada EBTANAS tahun 2000, SMA 4 berhasil meraih NEM tertinggi SMA se Surakarta untuk jurusan IPS. Bu Tatik pula yang mencanangkan Visi dan Misi SMA 4 sebagai bekal dan dasar bagi segenap pengasuh untuk mengantar para siswa ke jenjang kesuksesan.
Drs. SOEDJINTO SF, M.M. (2002 - 2007) 
Kepala SMA Negeri 4 Surakarta yang berikutnya adalah Drs. Soedjinto SF, MM. Beliau menjabat antara tahun 2002 – 2007. Selain menjabat sebagai Kepala Sekolah, beliau pada waktu itu juga menjabat sebagai anggota tim penilai angka kredit jabatan guru di Depdiknas. Beliau juga rajin menulis artikel di media massa lokal.
Pada masa kepemimpinan beliau, SMA 4 memiliki kelas unggulan, yakni kelas imersi yang dimulai pada tahun pelajaran 2003/2004. Beliau mengakhiri tugasnya sebagai Kepala SMA 4 pada tahun 2007. Kini beliau menjadi Wakil Ketua DHC ’45 Solo.
Drs. EDY PUDIYANTO, M.Pd. (2007 - 2011) 
Pak Edy, begitu panggilannya, adalah Kepala SMA 4 ke-11. Saat beliau menjabat menjadi Kepala Sekolah, beberapa fasilitas di SMA 4 di rehab antara lain ruang perpustakaan, ruang kelas, ruang musik, dsb. Saat upacara bendera, beliau selalu memekikkan “SMARACATUR JAYA, SMA EMPAT UNGGUL” kepada para siswa supaya cinta dan bangga pada SMA 4. Beliau mulai menjabat dari tahun 2007 hingga sekarang.
Dan pada masa kepemimpinan beliaulah SMA 4 menjadi sekolah terbaik se kota Surakarta. Pada tahun pelajaran 2008/2009, SMA 4 dapat meluluskan siswanya 100%. Dan pada tahun 2009/2010, SMA 4 memperoleh peringkat pertama untuk jurusan IPA dan peringkat kedua untuk jurusan IPS. Dengan ini SMA 4 menduduki peringkat 1 SMA se-Solo.
Drs. UNGGUL SUDARMO, M.Pd. (2011 - sekarang) 
Unggul Sudarmo, beliau ialah kepala SMA Negeri 4 Surakarta yang ke-12. Pak Unggul, demikian biasa dipanggil, aktif dalam berbagai organisasi, di antaranya sejak 1991 sebagai Instruktur Mata Pelajaran Kimia Provinsi Jawa Tengah. Pada tahun 1991, beliau berkesempatan memperoleh Pelatihan Singkat (Short Course) Instruktur selama tiga bulan di King's College, London.
Karena prestasi dan pengalamannya, beliau ditunjuk oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Surakarta menjadi Kepala SMA Negeri 4 Surakarta menggantikan Drs. Edy Pudiyanto, M.Pd.

[sunting] Alumni

Para alumni Smaracatur yang menjadi public figur di Indonesia dan Internasional meliputi:

[sunting] Ekstrakurikuler

  • Basket
  • Sepak Bola
  • Karate
  • PLASMA 4(Pecinta Alam)
  • Pramuka
  • Teater
  • PBB/Pasukan Inti
  • Modern Dance
  • PKS (Patroli Keamanan Sekolah)
  • Band
  • KIR (Karya Ilmiah Remaja)
  • Otaku Club (Club Pecinta Kebudayaan Jepang)
  • ECC (English Conversation Club)
  • Majalah Sekolah (Nama majalahnya "Smaracatur")

[sunting] Pranala luar

Akun
Ruang nama

Varian
Tindakan
Navigasi
Komunitas
Wikipedia
Cetak/ekspor
Peralatan