S. Bono

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
S. Bono
Nama lahir Supeno Subono Partosandjojo
Lahir 4 Januari 1928
Meninggal 13 Maret 1993 (umur 65)
Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
Pekerjaan Aktor
Anak Debby Cynthia Dewi
Rini S. Bono

RMS Partosandjojo atau dikenal sebagai S. Bono (lahir di Kudus, Jawa Tengah, 4 Januari 1928 – meninggal di Jakarta, 13 Maret 1993 pada umur 65 tahun)[1] adalah aktor Indonesia yang populer pada tahun 1950-an. Dia adalah ayah dari 3 orang putra dan 11 putri, termasuk aktris Rini S. Bono dan Debby Cynthia Dewi yang mengikuti jejaknya terjun ke dunia perfilman Indonesia.

S. Bono ialah seorang aktor yang sudah banyak membintangi berbagai film di Indonesia sejak 1950. Film pertamanya adalah "Antara Bumi dan Langit". Film ini adalah film pertama yang didalamnya ada potongan adegan ciuman, namun film ini terkena sensor oleh Lembaga Sensor Film Indonesia. Selain bermain film ternyata ia adalah seorang guru bahasa asing, aktif sebagai pegawai tinggi di kementrian dalam negeri, menjabat direksi di beberapa hotel, dan memimpin misi kebudayaan di luar negeri dan lain-lain.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

S. Bono mempunyai latar belakang sebagai mahasiswa Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, sampai tingkat II, dilanjutkan dengan kursus-kursus antara lain: Banking Course, Insurance Course, Asta Travel Course. Dalam bidang seni dan hiburan pernah mendapat pendidikan dari Kino Drama Atelieur dan Stichting hiburan Mataram di Jogya, sementara pendidikan kepariwisataan diperolehnya di luar negeri.

Karier[sunting | sunting sumber]

Sebelum ke film Bono pernah menjadi pemain sandiwara pemain. Ketika bermain dalam sandiwara "Ksatria", ia ditawari oleh sutradara Dr. Huyung untuk bermain film. Tahun 1950 tawaran itu diterimanya dan main untuk pertama kalinya dalam film Antara Bumi dan Langit (1950) sebagai pemeran utama. Film ini dikenal sebagai film Indonesia pertama yang mencoba memperlihatkan adegan ciuman. Dan percobaan itu gagal karena tantangan yang keras dari berbagai golongan dalam masyarakat. Adegan ciuman itu dipotong oleh Badan Sensor Film Indonesia.

Film-film S Bono selanjutnya antara lain Sepanjang Malioboro (1951), Kenangan Masa (1951), Rusmala Dewi (1955), Hostess Anita (1971), Tiada Jalan Lain (1972), Bundaku Sayang (1973) Marina (1977), Rosita (1978) dan lain-lain. Penyutradaraan film untuk pertama kalinya dilakukan dalam film Sarah (1974). Sementara di luar film pernah aktif sebagai pegawai tinggi di kementerian dalam negeri, menjabat direksi di beberapa hotel, guru bahasa asing, dan memimpin misi kebudayaan di luar negeri dan lain-lain.

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Kronika, diakses pada 3 Juni 2009

Pranala luar[sunting | sunting sumber]