RoHS

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

The Restriction of Hazardous Substances Directive (RoHS) 2002/95/EC adalah sebuah pengarahan yang disepakati pada Februari 2003 oleh negara-negara Uni Eropa. Pengarahan ini mulai berlaku pada tanggal 1 Juli 2006, namun hanya berlaku sebagai pengarahan, tidak sebagai hukum mengikat.

Target Material tidak mengandung Hazardous substance adalah : 01 Juli 2012. Untuk Product Automotive, Aerospace, & Peralatan Militer, tidak diatur RoHS Directive.

Pengarahan ini pada intinya membatasi penggunaan enam substansi berbahaya di dalam produksi pembuatan berbagai jenis komponen peralatan elektronik. Keenam substansi ini adalah:

Ada 6 Zat kandungan bahan berbahaya yang dilarang ROHS : 1. Lead (Pb) 2. Cadmium (Cd) 3. Mercury (Hg) 4. Hexavalent Cromium (Cr+6) 5. PolyBrominated Biphenyls (PBB) 6. PolyBrominated Diphenyls Ether (PBDE)

  1. Timbal
  2. Air raksa
  3. Kadmium
  4. Krom heksavalen (Cr6+)
  5. Polybrominated biphenyls (PBB)
  6. Polybrominated diphenyl eter (PBDE)


Peraturan RoHS ini berhubungan erat dengan Waste Electrical dan Electronic Equipment (WEEE) 2002/96/EC yang mengatur tentang pengumpulan, daur ulang dan pengolahan kembali untuk peralatan elektronik dan menjadi bagian dari inisiatif badan legislatif untuk mengurangi dan memecahkan masalah sampah beracun dari peralatan elektronik ini.

Efek dari zat yang berbahaya (RoHS) ini adalah : 1. Cadmium (Cd) : Kejang otot, gangguan pencernaan, kerusakan ginjal, tekanan darah tinggi, kerusakan hati (lever), kerusakan syaraf & otak. 2. Lead (Pb) : Kerusakan system syaraf, lemah pada jaringan tangan dan kaki, tekanan darah tinggi, anemia, kerusakan ginjal dan otak, keguguran, kerusakan produksi sperma. 3. Mercury (Hg) : Gusi bengkak, berat badan turun, diarrhea, sakit perut melilit, otot kejang, kerusakan ginjal. 4. Hexavalent Cromium (Cr+6) : Hidung basah, bersin-bersin, gatal-gatal, hidung berdarah, perut mulas, kerusakan ginjal dan hati (lever), kanker paru-paru, cacat lahir. 5. PolyBrominated Biphenyls (PBB) : Sakit kulit, rambut rontok dan bercabang. 6. PolyBrominated Diphenyls Ether (PBDE) : Berkurangnya berat badan, kerusakan system syaraf, kerusakan ginjal dan hati (lever), sakit kelenjar gondok, kekebalan tubuh berkurang.



Jika Anda melihat halaman yang menggunakan templat {{stub}} ini, mohon gantikan dengan templat rintisan yang lebih spesifik. Terima kasih.