Pulau Panaitan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Pulau Panaitan
Situs Warisan Dunia UNESCO
Negara  Indonesia
Tipe Alam
Kriteria vii, ix
Nomor identifikasi 608
Kawasan UNESCO Asia Pasifik
Tahun pengukuhan 1991 (sesi ke-15)
Peta letak Pulau Panaitan

Panaitan, adalah sebuah pulau yang terletak di sebelah barat Laut Jawa, dekat Ujung Kulon. Antara Pulau Panaitan dan Pulau Jawa dibatasi oleh Selat Panaitan. Secara administratif, pulau ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Pandeglang, Banten.

Bukit-bukit di Panaitan diselimuti oleh hutan dan berbagai macam hewan liar, seperti rusa, babi hutan, monyet, ular phyton dan burung-burung. Beberapa jenis buaya air tawar dan kadal raksasa juga bisa ditemui disini. Salah satu bukit tinggi dikenal sebagai Gunung Raksaa, dimana ditemui patung-patung Hindu purba di puncaknya.

Karena dalam wilayah Taman Nasional Ujung Kulon, Pulau Panaitan juga diterima sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, bersama dengan Pulau Peucang, dan Pulau Handeuleum

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Garis pantai Pulau Panaitan yang dihiasi dengan pantai pasir yang luas secara alami menciptakan beberapa lokasi wisata selam scuba untuk menikmati terumbu karang dan menciptakan gelombang ombak yang hebat untuk para peselancar. Salah satu tempat penyelaman yang terkenal di tempat ini adalah terumbu karang Batu Pitak dekat Legon Butun. Namun, karena kuatnya arus dan faktor-faktor alam lainnya, menyelam di sekitar Pulau Panaitan tidak direkomendasikan untuk penyelam pemula.

Arkeologi[sunting | sunting sumber]

Di Panaitan ditemukan arca berupa Ganesha dan Siwa di puncak gunung Raksa. Arca tersebut diperkirakan dari abad pertama Masehi[1].

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Mal Clarbrough, 1996