Peluru kendali jelajah
|
|
Halaman ini belum atau baru diterjemahkan sebagian dari bahasa Inggris. Bantulah Wikipedia untuk melanjutkannya. Lihat panduan penerjemahan Wikipedia. |
| Artikel ini membutuhkan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian. Silakan bantu memperbaiki artikel ini dengan menambahkan catatan kaki dari sumber yang terpercaya. |
Peluru kendali jelajah adalah peluru kendali yang memakai sayap dan menggunakan mesin tenaga penggerak, biasanya Mesin jet sehingga mampu terbang jauh. Peluru kendali jelajah intinya adalah sebuah bom terbang. Peluru kendali jelajah dirancang untuk membawa hulu ledak konvensional dalam jumlah besar atau nuklir dan dapat menjangkau ratusan mil dengan tingkat akurasi tinggi. Peluru kendali jelajah modern dapat terbang mencapai kecepatan supersonik atau subsonik , menggunakan sistem kendali otomatis dan dapat terbang pada ketinggian rendah untuk menghindari radar. Waalupun mirip, tetapi rudal jelajah dibedakan dengan wahana tanpa awak (UAV), karena rudal hanya digunakan sebagai senjata, bukan sebagai alat mata-mata, dan hulu ledak rudal hampir selalu bersatu dengan badan rudal dan dalam setiap misinya setiap rudal pasti dikorbankan.
Daftar isi |
[sunting] Sejarah
Rudal jelajah pertama yang dikembangkan adalah Kettering Bug yang dikembangkan oleh Amerika Serikat pada 1917 untuk digunakan dalam Perang Dunia I. Rudal ini terbang lurus untuk waktu yang telah ditentukan sebelumnya kemudian sayapnya akan dilepaskan untuk kemudian badan rudal yang mengandung hulu ledak jatuh menghujam tanah. Rudal ini tidak pernah digunakan dalam perang karena Perang Dunia I selesai sebelum rudal ini dapat digunakan. Rudal jenis ini yang terkenal antara lain adalah BGM-109 Tomahawk milik AS yang dapat mencapai jangkauan 1.100 km.
[sunting] Contoh rudal :
[sunting] Hypersonic
- Brahmos-2 (India/Russia) (2013)
[sunting] Supersonic
- SLAM (bukan SLAM cruise missile) dan SM-64 Navaho .
- P-500 Bazalt (Soviet Union/Russia)
- P-270 Moskit "Sunburn" (Soviet Union/Russia)
- P-800 Oniks (Soviet Union)
- P-700 Granit (Soviet Union/Russia)
- 3M-54 Klub (Russia) supersonic terminal stage only
- C-101 (China)
- C-301 (China)
- C-803 (China) supersonic terminal stage only
- YJ-91 (China)
- PJ-10 BrahMos (India/Russia)
[sunting] Subsonik jarak jauh
- AGM-86B (United States)
- BGM-109 Tomahawk (United States/United Kingdom)
- Kh-55 Granat (USSR)
- DH-10 (China)
- Hyunmoo IIIC (South Korea)
- Babur 2 (Pakistan) In development
- Nirbhay (India) In development
[sunting] Subsonik jarak menengah
- Taurus KEPD 350 (Germany/Sweden)
- Storm Shadow/SCALP (UK/France)
- Babur (Pakistan)
- Ra'ad ALCM (Pakistan)
- Hyunmoo IIIA/B (South Korea)
[sunting] Jarak pendek
- Exocet (France)
- AGM-84 Harpoon (United States)
- RBS 15 (Sweden/Germany)
- Silkworm (China)
- C-801 (China)
- C-802 (China)
- C-602 (China)
- Sea Eagle (UK)
[sunting] Referensi
[sunting] Lihat pula
- Daftar peluru kendali udara ke udara
- Daftar peluru kendali udara ke darat
- Daftar peluru kendali darat ke udara
- Daftar peluru kendali balistik
- Daftar peluru kendali menurut negara
[sunting] Pranala luar
- (Inggris)Evolusi rudal jelajah oleh Werrell, Kenneth P.
- (Inggris)Rudal jelajah: Penerus dan permasalahannya oleh Werrell, Kenneth P.
- (Inggris)Berkenalan terhadap rudal jelajah – Dari website Federation of American Scientists (FAS)
- (Inggris)Kemungkinan ancaman rudal balistik canggih dan rudal jelajah dunia ketiga slide presentasi NDIA 155 dari 1999
- (Inggris)Membuat sendiri rudal jelajah
- (Inggris)Hulu ledak W80
- (Inggris)Dasar-dasar rudal jelajah
- (Inggris)Varian Tomahawk
- (Inggris)Bypassing the NMD: China and the Cruise Missile Proliferation Problem (Kh-55)
- (Inggris)Video dari formasi rudal jelajah diatas irak
|
|||||||||||
