Ngrambe, Ngawi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Ngrambe
Kecamatan
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Timur
Kabupaten Ngawi
Pemerintahan
 • Camat -
Luas 57.49 km&sup2[1]
Jumlah penduduk 44.107[1]
Kepadatan 767 jiwa/km²[1]
Desa/kelurahan 14 desa (60 dusun)

Ngrambe[2] adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kecamatan ini terletak sekitar 30 km barat daya ibu kota Kabupaten Ngawi dan berhawa sejuk karena berada di lereng utara Gunung Lawu.

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Jogorogo, sebelah utara dengan Kecamatan Walikukun, dan sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Sine. Sedang sebelah selatan berbatasan langsung dengan hutan Gunung Lawu.

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Sarana transportasi menuju Ngrambe cukup mudah, meski kalau terlalu malam (di atas jam 18.30) sulit untuk didapatkan karena angkutan umum biasanya sudah tidak tak tersedia. Sebagai alternatif, bisa menggunakan jasa ojek sepeda motor.

Ada 3 jalur untuk mencapai Ngrambe. Dari arah timur tersedia bus umum dari Ngawi yang bertujuan Ngrambe melalui Jogorogo. Sedangkan dari arah barat, kita dapat melalui Sine.

Dari arah utara, bisa melalui Walikukun dengan naik bus di terminal Gendingan yang dilalui jalur bus Surabaya-Yogya. Jalur ini adalah jalur terdekat dari jalan provinsi (±16 km) sehingga menjadi jalur termudah untuk mencapai Ngrambe serta didukung angkutan yang cukup banyak, karena terdapat 2 trayek bus yang menuju Ngrambe via Gendingan, yaitu bus dari arah Ngawi dan dari arah Kota Sragen.

Bila menggunakan transportasi kereta api, bisa dijangkau dengan menggunakan kereta api yang berhenti di stasiun Walikukun berikut ini :

  • KA Majapahit (Malang-Pasar Senen p.p.)
  • KA Gayabaru Malam Selatan (Jakartakota-Sb. Gubeng)
  • KA Pasundan (Sb. Gubeng-Kiaracondong p.p.)
  • KA Kahuripan (Kediri-Kiaracondong)
  • KA Sritanjung (Lempuyangan-Banyuwangi p.p.)
  • KA Brantas (Kediri-Tanjungpriuk)
  • KA Krakatau (Merak-Kediri p.p.)
  • KA Madiun Jaya / KA Madiun Jaya Ekspres (Madiun-Lempuyangan p.p.), kereta lokal

Setelah turun di stasiun Walikukun, selanjutnya bisa menggunakan bus mini atau ojek sepeda motor untuk menuju Ngrambe.

Ekonomi[sunting | sunting sumber]

Pasar di Ngrambe tidak ramai setiap hari, namun hanya ramai di hari pasaran yaitu di hari Kliwon dan Pahing. Cukup banyak yang diperdagangkan di pasar terutama sayur-sayuran dan buah-buahan. Banyak tengkulak dari luar kota seperti Sragen dan Magetan yang mencari barang dagangan di Pasar Ngrambe untuk dijual kembali di kota-kota terdekat. Pada hari pasaran kegiatan ekonomi di pasar Ngrambe telah dimulai sejak tengah malam. Bahkan beberapa sopir angkutan telah mengantrikan kendaraan mereka sejak sore sebelumnya.

Wisata[sunting | sunting sumber]

Meskipun hanya memiliki objek wisata yang sedikit, Ngrambe memiliki pemandangan alam yang indah, terdiri dari perbukitan, pesawahan, hutan pinus, sungai-sungai kecil, dan banyak sumber air alami. Salah satu yang cukup menarik untuk dikunjungi terutama pada bulan Suro atau Muharram adalah sebuah makam kuno. Terletak di desa Hargomulyo, tepatnya di bukit Jabal Kadas. Merupakan makam bupati Ngawi yang pertama. Letaknya yang diatas bukit menjadikannya memiliki pesona yang cukup menarik. Selain tentu saja udaranya yang sejuk dari puncak itu kita dapat pula menyaksikan hamparan sawah di sekelilingnya. Gunung Warak di kejauhan serta puncak megah gunung Lawu di sebelah selatan, semuanya sungguh indah dan suasana damai.

Kontur tanah yang naik turun dan pemandangan yang indah menjadikan Ngrambe (beserta kecamatan Sine dan Jogorogo) daerah yang mengasyikkan bagi mereka yang menyukai wisata jalan-jalan di alam bebas trekking. Salah satu rute yang cukup menarik adalah kita memulai dari Ngrambe ke Jamus sine . Dari Ngrambe kearah selatan melalui desa-desa seperti Wakah, Tawangrejo dan Hargomulyo. Di Hargomulyo kita dapat mengunjungi Jabal Kadas terlebih dahulu. Lalu melanjutkan perjalanan melewati indah dan sejuknya hamparan perkebunan teh sebelum akhirnya sampai di Jamus. Sementara itu Jamus yang merupakan wilayah kecamatan Sine, memiliki beberapa obyek menarik untuk dikunjungi. Diantaranya adalah sebuah pabrik pengolahan teh peninggalan zaman Belanda. Yang walaupun telah berusia ratusan tahun namun hingga kini masih terus berproduksi.

Ada lagi yaitu Air terjun pengantin merupakan salah satu objek wisata di daerah ngrambe di resmikan pada tahun 2011. Air terjun ini terletak di desa Hargomulo di kelolah oleh karang taruna KSM tirta hargo kencana.





Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]