Magnoliids

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Taxobox memiliki warna tidak sesuai
?Magnoliidae
Michelia ×alba (Cempaka putih/kantil)
Michelia ×alba (Cempaka putih/kantil)
style="text-align:center; border: 1px solid red; background-color:transparent;"
Taxobox memiliki warna tidak sesuai
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Viridiplantae
(tidak termasuk) Magnoliidae
Novák ex Takht.[1] [W.S. Judd, P.S. Soltis & D.E. Soltis][2]
style="text-align:center; border: 1px solid red; background-color:transparent;"
style="text-align:center; border: 1px solid red; background-color:transparent;"
style="text-align:center; border: 1px solid red; background-color:transparent;"
style="text-align:center; border: 1px solid red; background-color:transparent;"
style="text-align:center; border: 1px solid red; background-color:transparent;"


style="text-align:center; border: 1px solid red; background-color:transparent;" Ordo

Canellales
Laurales
Magnoliales
Piperales

style="text-align:center; border: 1px solid red; background-color:transparent;"

Magnoliidae (atau magnoliids menurut Sistem klasifikasi APG III) adalah sekelompok tumbuhan berbunga yang mencakup sekitar 9,000[3] jenis tumbuhan berciri sama: memiliki bunga trimer (simetri tiga), serbuk sari dengan satu pori, dan dengan urat daun yang biasanya bercabang. Ke dalam kelompok penting ini termasuk magnolia, cempaka, pala, kulit manis, apokat, lada, serta kemukus.

Klasifikasi[sunting | sunting sumber]

Secara tradisi, Magnoliidae merupakan suatu subkelas (dapat dilihat dari akhirannya). Dalam perkembangan belakangan, khususnya setelah pertimbangan data molekular dimasukkan, cakupan (sirkumskripsi) kelompok ini berubah-ubah, tetapi tetap harus mencakup suku Magnoliaceae[4]. Menurut versi PhyloCode (yang juga sejalan dengan APG III), Magnoliidae (sebagai magnoliids) dianggap sebagai klad yang mencakup bangsa-bangsa Canellales, Laurales, Magnoliales, dan Piperales.

Klasifikasi menurut sistem APG[sunting | sunting sumber]

Sistem APG, baik sistem klasifikasi APG I (1998) maupun sistem klasifikasi APG II (2003) menggunakan istilah klad untuk kelompok di atas bangsa (ordo), seperti magnoliids (plural, tidak dikapitalisasi) atau "kompleks magnoliid". Sistem APG II (dan APG III, 2009) mengakui klad magnoliids dengan cakupan sebagai berikut:

klad magnoliids
bangsa Canellales
bangsa Laurales
bangsa Magnoliales
bangsa Piperales
Mesangiospermae

Chloranthaceae



Magnoliidae


Canellales



Piperales





Laurales



Magnoliales






monocots



Ceratophyllum



eudicots



Filogeni dan komposisi Magnoliidae yang dianggap berlaku saat ini.[5]


Klad ini mencakup hampir semua kelompok tumbuhan berbunga basal (primitif). Secara formal, PhyloCode menamai klad ini Magnoliidae sejak tahun 2007[2].

Pemanfaatan[sunting | sunting sumber]

Kompleks magnoliid (Magnoliidae) mencakup banyak tumbuhan dengan nilai ekonomi tinggi, baik sebagai sumber pangan, bahan pengobatan, parfum, produk perkayuan, maupun penghias lingkungan, untuk menyebut beberapa di antaranya.

Bahan pangan[sunting | sunting sumber]

Apokat dibudidayakan di Amerika sejak ribuan tahun yang lalu.

Beberapa magnoliid menjadi bahan pangan dan rempah-rempah:

Wewangian[sunting | sunting sumber]

Sumber wewangian yang utama dari magnoliid adalah berbagai minyak atsiri dari bunga jenis-jenis cempaka (Magnoliaceae) dan kenanga (Annonaceae). Minyaknya diekstrak, ataupun bunganya diletakkan di ruangan, sebagai sumber pengharum.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

References[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Takhtajan, A. (1967). Система и филогения цветкорых растений (Systema et Phylogenia Magnoliophytorum). Moscow: Nauka. 
  2. ^ a b Cantino, Philip D.; James A. Doyle, Sean W. Graham, Walter S. Judd, Richard G. Olmstead, Douglas E. Soltis, Pamela S. Soltis, & Michael J. Donoghue (2007). "Towards a phylogenetic nomenclature of Tracheophyta". Taxon 56 (3): E1–E44. 
  3. ^ Jeffrey D. Palmer, Douglas E. Soltis and Mark W. Chase (2004). "The plant tree of life: an overview and some points of view". American Journal of Botany 91: 1437–1445 (Fig.2). doi:10.3732/ajb.91.10.1437. 
  4. ^ ICBN, Art. 16
  5. ^ Soltis, P. S.; D. E. Soltis (2004). "The origin and diversification of Angiosperms". American Journal of Botany 91: 1614–1626. doi:10.3732/ajb.91.10.1614. 
  6. ^ "Angiosperms". The New Encyclopaedia Britannica 13. 1994. hlm. pp 634–645. 
  7. ^ Heywood, V. H. (ed.) (1993). Flowering Plants of the World (ed. updated). New York: Oxford University Press. hlm. pp 27–42. ISBN 0-19-521037-9. 
  8. ^ Hester; Roy M. Harrison (2001). Food safety and food quality. Royal Society of Chemistry. hlm. p118. ISBN 0854042709.  Text "first-R. E. " ignored (help)
  9. ^ Hayes, Andrew Wallace (2001). Principles and Methods of Toxicology (ed. 4th). CRC Press. hlm. p518. ISBN 1560328142. 
  10. ^ "Sassafras oil overdose". New York Times. Diakses 2008-07-12. 
  11. ^ "MDMA and MDA producers using Ocotea cymbarum as a precursor". Microgram Bulletin. XXXVIII (11). 2005.