Lambang Gorontalo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Lambang Gorontalo
Perangko Lambang Provinsi Gorontalo

Lambang Gorontalo memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Bagian luar berbentuk perisai atau jantung yang memberi makna kesetiaan sebagai pelindung kehidupan rakyat Gorontalo
  • Bagian dalam berbentuk bulat lonjong atau bulat telur yang memberi makna adanya gagasan, ide atau cita-cita yang indah, yang kelak menetas menjadi sesuatu kesejahteraan hidup rakyat Gorontalo.
  • Bentuk dalam menampakkan keserasian formasi gambar yang terdiri dari warna putih di tengah dan diikuti oleh posisi padi - bintang, kapas - rantai memberi makna adanya keteraturan adat, agama, hukum dalam semua pola kehidupan masyarakat.
  • Memiliki nuansa global
    • Warna biru keunguan adalah warna yang memberi makna tenang, setia dan selalu ingin mempertahankan kebenaran dan harapan masa depan yang cerah
    • model pohon kelapa yang melengkung memberi makna gerak dinamis dan tidak diam tetapi selalu berbuat untuk masa depan
    • Sayap maleo yang mengembang memberi makna dinamika siap untuk tinggal landas dan siap bersaing
    • Buku yang terbuka melambangkan keinginan masyarakat untuk untuk siap meraih prestasi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi serta iman dan taqwa secara terus menerus
    • Bintang mengandung makna global jika dikaitkan dengan cita-cita yang tinggi yaitu "Gantungkan cita-cita setinggi bintang di langit"
    • Pita mempunyai makna keinginan masyrakat Gorontalo untuk menyerap, merekam dan memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi
  • Memiliki nuansa nasional
    • Padi dan kapas yang mengandung makna kemakmuran dan kesejahteraan seperti pada Pancasila
    • Rantai mempunyai makna adanya pengakuan persatuan dan kesatuan dalam kerangka Bhineka Tunggal Ika
  • Memiliki nuansa lokal
    • Bintang adalah lambang keagamaan, sehingga selaras dengan filosofi "Adat bersendikan syara, syara bersendikan Kitabullah"
    • Benteng
    • Rantai mempunyai makna adanya pengakuan persatuan dan kesatuan dalam kerangka Bhineka Tunggal Ika
  • Pemaknaan warna dan simbol-simbol lainnya dalam lambang
    • Simbol rantai yang memberi makna pada peristiwa patriotik
      • Rantai yang berjumlah 23 butir melambangkan tanggal 23 Januari
      • Kapas yang berjumlah 19 buah dan padi berjumlah 42 butir melambangkan tahun 1942
    • Sayap maleo yang berjumlah 16 helai melambangkan lahirnya Provinsi Gorontalo pada tanggal 16 Februari 2000
    • Warna:
      • Hijau: kesuburan
      • Kuning: keagungan dan kemuliaan
      • Putih: kesucian dan keluhuran
      • Merah: keberanian dan perjuangan

Referensi[sunting | sunting sumber]