Lambang Sumatera Utara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Lambang Sumatera Utara
North Sumatra coa.png
Penjelasan
Slogan "Mar Sipature Hutana Be" (Bahasa Batak)
"Berlomba Lomba Membangun Daerah" (Bahasa Indonesia)
Motto "Mar Sipature Hutana Be" (Bahasa Batak)
"Berlomba Lomba Membangun Daerah" (Bahasa Indonesia)
Elemen Terdiri dari padi & kapas, perisai berbentuk jantung yang didalamnya terdapat lukisan bintang bersudut 5, Bukit Barisan berpucuk 5, pelabuhan & pabrik. Di tengah perisai terdapat gambar seorang yang sedang menanam padi yang dikelilingi sawit, karet, ikan & daun tembakau.
Arti lambang Perisai yang digantung dengan rantai pada kepalan tangan melambangkan semangat menegakkan cita-cita rakyat Sumatera Utara. 17-kuntum kapas & 45-butir padi merupakan simbol Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Bukit Barisan memiliki makna tata kemasyarakatan yang luhur, bersemangat persatuan & gotong royong.

Lambang Sumatera Utara terdiri dari padi & kapas, perisai berbentuk jantung yang didalamnya terdapat lukisan bintang bersudut 5, Bukit Barisan berpucuk 5, pelabuhan & pabrik. Di tengah perisai terdapat gambar seorang yang sedang menanam padi yang dikelilingi sawit, karet, ikan & daun tembakau yang semboyan, slogan & motto 'tagline' sebagai "Mar Sipature Hutana Be" (Bahasa Batak) & "Berlomba Lomba Membangun Daerah" (Bahasa Indonesia) sebagai ditulis di atas pita yang dicengkeram oleh Sumatera Utara.

Perisai yang digantung dengan rantai pada kepalan tangan di atas merupakan lembang semangat menegakkan cita-cita rakyat Sumatera Utara. 17-kuntum kapas & 45-butir padi merupakan simbol Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia sejak pada tanggal, 17 Agustus 1945. Bukit Barisan memiliki makna tata kemasyarakatan yang luhur, bersemangat persatuan & gotong royong.

Referensi[sunting | sunting sumber]