Kunir, Lumajang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Kunir
—  Kecamatan  —
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Timur
Kabupaten Lumajang
Pemerintahan
 • Camat Drs. Noer Hidayat S.
Luas 58,18 Km2
Jumlah penduduk 48.704 jiwa
Kepadatan 971/Km2
Desa/kelurahan 11 Desa

Kunir adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Terletak sekitar 12 km di selatan Kota Lumajang, Kunir dilintasi jalan yang menghubungkan Tempeh dengan Yosowilangun.

Kunir kemungkinan telah dihuni orang semenjak dahulu kala. Toponimi Kunir (sebagai Kunir [dan] Basini) telah disebut-sebut dalam Kitab Kakawin Nagarakretagama (pupuh 22:4) sebagai tempat yang dilalui oleh Raja Hayam Wuruk dalam perjalanannya di wilayah Lamajang[1][2]. Sejarawan Th.G.Th. Pigeaud menafsirkan Kunir dalam kitab babad tersebut sebagai wilayah Kunir yang sekarang[3]. Begitu pula pendapat dua artikel yang ditulis sekitar seabad yang lalu[4][5].

Baru-baru ini di wilayah Desa Kedungmoro, tidak begitu jauh di sebelah utara kota Kunir sekarang, ditemukan petilasan sebuah candi yang diduga berasal dari masa Kerajaan Majapahit (abad ke-13 dan 14)[6]. Temuan bekas-bekas candi Hindu ini turut memperkuat sangkaan bahwa Kunir merupakan wilayah pemukiman yang cukup ramai di masa silam[7].

Sisa bangunan Candi Kunir

Batas-batas[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Kunir berbatasan dengan beberapa kecamatan, di antaranya:

Sedangkan di sebelah selatan kecamatan ini berbatasan dengan Samudera Hindia.

Desa/kelurahan[sunting | sunting sumber]


Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Muljana, S. 2006. Tafsir Sejarah Nagara Kretagama, hlm. 354. LKiS Jogyakarta.
  2. ^ Robson, S.O. 1995. Deśawarṇana: (Nāgarakṛtāgama), hlm. 41. KITLV, Leiden.
  3. ^ Pigeaud, Th.G.Th. 1962. Java in the 14th Century: Commentaries and recapitulation, p. 72. M. Nijhoff, Den Haag.
  4. ^ Niermeyer, J.F. 1913. De rondreis van een koning van Madjapahit door Java's Oosthoek. Tijdschrift van het Koninklijk Nederlands Aardrijkskundig Genootschap, II(30): 325. C.L. Brinkman, Amsterdam.
  5. ^ Krom, N.J. 1914. De eigennamen in den Nagarakrtagama. Alphabetisch Register. Tijdschrift voor Indische taal-, land- en volkenkunde, LVI: 518, M. Nijhoff, Den Haag.
  6. ^ Tempo: Tim Balai Pelestari Tinjau Lokasi Penemuan Candi Kunir, berita Selasa, 22 Oktober 2013 18:52 WIB
  7. ^ Tempo: Candi Kunir Disebut dalam Babad Negarakertagama, berita Jum'at, 18 Oktober 2013 20:19 WIB

Pranala luar[sunting | sunting sumber]