Kucica ekor-kuning

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
?Kucica Ekor Kuning
Copsychus pyrropygus.jpg
Status konservasi
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Passeriformes
Famili: Muscicapidae
Genus: Trichixos
Lesson, 1839
Spesies: T. pyrropygus
Nama binomial
Trichixos pyrropygus
Lesson, 1839
Sinonim

Trichixos pyrropyga Lesson, 1839 [orth. error]
Copsychus pyrropygus

Kucica ekor kuning adalah sebuah spesies burung dalam keluarga Muscicapidae. Burung ini dapat ditemukan di Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Habitat alaminya yaitu di hutan dataran rendah yang lembab dan rawa-rawa di daerah subtropis atau tropis. Burung ini merupakan fauna daerah Aceh yang dikenal dengan nama cémpala kunèng dalam bahasa Aceh. Saat ini burung ini berstatus hampir terancam.

Penyebaran[sunting | sunting sumber]

Burung ini tersebar di Semenanjung Thailand, Semenanjung Malaya, Brunei dan Indonesia. Di Indonesia burung ini hanya ditemukan di Sumatera dan Kalimantan.[2]

Deskripsi[sunting | sunting sumber]

Burung ini berukuran sedang (21 cm), berekor panjang hitam dan jingga. Jantan menyerupai kucica hutan tetapi ekornya yang merah karat jauh lebih pendek, lebih banyak berwarna abu-abu gelap daripada hitam, alis pendek putih dan tunggir merah karat. Betina lebih coklat dan tidak punya alis putih. Burung remaja lebih coklat berbintik-bintik kuning merah karat. Iris coklat; paruh hitam; kaki hitam.

Kicauannya tidak semerdu kucica hutan. Seri panjang terdiri dari siulan merdu, nada tunggal dan ganda, “pi-uuu”, meningkat dan menurun bergantian secara tidak tetap.[3]

Tempat hidup[sunting | sunting sumber]

Burung yang tidak umum dijumpai di kerimbunan hutan primer dan sekunder dataran rendah sampai ketinggian 1200 mdpl. Lebih menyukai hutan lembab rimbun termasuk hutan rawa.[4]

Sumber[sunting | sunting sumber]

  1. ^ BirdLife International (2012). "Trichixos pyrropygus". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2012.1. International Union for Conservation of Nature. Diakses 16 July 2012. 
  2. ^ Kucica ekor kuning
  3. ^ idem
  4. ^ idem