Kapur tohor

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Kalsium oksida
Gambar
Identifikasi
Nomor CAS [1305-78-8]
PubChem 14778
Nomor RTECS EW3100000
Kode ATC
SMILES [Ca]=O
InChI 1/Ca.O/rCaO/c1-2
Sifat
Rumus molekul CaO
Massa molar 56,0774 g/mol
Penampilan Serbuk putih hingga kuning/coklat pucat
Bau Tidak berbau
Densitas 3,34 g/cm3[1]
Titik lebur 2613 °C, 2886 K, 4735 °F[1]
Titik didih

2850 °C, 3123 K (100 hPa)[2]

Kelarutan dalam air 1,19 g/L (25 °C), 0,57 g/L (100 °C), reaksi eksotermik[3]
Kelarutan dalam Asam Larut (juga di dalam gliserol, larutan gula)
Kelarutan dalam Metanol Taklarut (juga di dalam dietil eter, n-oktanol)
Keasaman (pKa) 12.8
Termokimia
Entalpi
pembentukan
standar
fHo298)
−635 kJ·mol−1[4]
Entropi molar
standar
So298
40 J·mol−1·K−1[4]
Bahaya
MSDS [1]
Indeks EU Tidak didaftar
NFPA 704
NFPA 704.svg
0
3
2
 
Titik nyala Tidak mudah terbakar
Senyawa terkait
Anion lainnya Kalsium sulfida
Kalsium hidroksida
Kation lainnya Berilium oksida
Magnesium oksida
Stronsium oksida
Barium oksida
Kecuali dinyatakan sebaliknya, data di atas berlaku
pada temperatur dan tekanan standar (25°C, 100 kPa)

Sangkalan dan referensi

Kapur tohor, atau dikenal pula dengan nama kimia kalsium oksida (CaO), adalah hasil pembakaran kapur mentah (kalsium karbonat atau CaCO3) pada suhu kurang lebih 90 derajat Celcius.[5] Jika disiram dengan air, maka kapur tohor akan menghasilkan panas dan berubah menjadi kapur padam (kalsium hidroksida, CaOH)[6]

Saat kapur tohor disiram dengan air, terjadi reaksi sebagai berikut:

CaO (s) + H2O (l) is in equilibrium with Ca(OH)2 (aq) (ΔHr = −63.7 kJ/mol of CaO)

Fungsi[sunting | sunting sumber]

Reaksi kapur tohor dengan air yang memberikan energi berupa panas, telah lama diketahui dan dimanfaatkan untuk memasak dengan biaya yang murah. Catatan mengenai hal ini sudah dibuat oleh Al Razi dari Persia, namun belum terpikirkan untuk kegunaannya dalam memasak. Barulah pada era Victoria potensinya mulai disadari sebagai pengganti bahan bakar yang umum. Dan kini dipertimbangkan untuk makanan kaleng yang bisa memanaskan dirinya sendiri.[7] Kapur tohor yang dipanaskan hingga suhu 2400 derajat Celcius menghasilkan cahaya terang. Sifat ini dimanfaatkan dalam pembuatan panggung teater sebelum adanya lampu listrik.[8]

Kapur tohor dengan sifat basanya juga dimanfaatkan dalam pembuatan telur bitan.

Industri semen[sunting | sunting sumber]

Kapur tohor adalah bahan penting dalam pembuatan semen. Komposisi dan jenis kapur yang digunakan akan mempengaruhi hasil semen yang dihasilkan. [9]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Haynes, William M., ed. (2011). CRC Handbook of Chemistry and Physics (92nd ed.). CRC Press. p. 4.55. ISBN 1439855110.
  2. ^ Calciumoxid. GESTIS database
  3. ^ Committee on Water Treatment Chemicals, Food and Nutrition Board, Assembly of Life Sciences, National Research Council (1982). Water Chemicals Codex. hlm. 20. ISBN 0-309-07368-5. 
  4. ^ a b Zumdahl, Steven S. (2009). Chemical Principles 6th Ed. Houghton Mifflin Company. hlm. A21. ISBN 0-618-94690-X. 
  5. ^ Spesifikasi kapur untuk stabilisasi tanah, diakses dari situs Kementrian PU pada tanggal 2 Juli 2013
  6. ^ Products from calcium carbonate dari artikel Calcium Carbonate, diakses dari situs BBC pada tanggal 7 Juli 2013
  7. ^ Quicklime fireless cooking, slaking lime with water for heat without fire, diakses dari situs oldandinteresting.com pada tanggal 2 Juli 2013
  8. ^ Gray, Theodore (September 2007). "Limelight in the Limelight". Popular Science: 84. 
  9. ^ Industri Semen, diakses dari situs UPI.edu pada tanggal 2 Juli 2013