Kapsaisin

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Kapsaisin
Gambar
Gambar
Identifikasi
Nomor CAS [404-86-4]
PubChem 1548943
Nomor EINECS 206-969-8
SMILES CC(C)/C=C/CCCCC(NCC1=CC(OC)=C(O)C=C1)=O
Sifat
Rumus molekul (CH3)2CHCH=CH(CH2)4
CONHCH2C6H3-4-(OH)-3-(OCH3)

C18H27NO3

Massa molar 305,41 g/mol
Titik lebur 62 - 65 °C
Titik didih 210 - 220 °C @ 0,01 Torr
Bahaya
Bahaya utama Beracun (T)
Frasa-R Templat:R24/25
Frasa-S S26, S36/37/39, S45
Kecuali dinyatakan sebaliknya, data di atas berlaku
pada temperatur dan tekanan standar (25°C, 100 kPa)

Sangkalan dan referensi

Kapsaisin (8-metil-N-vanilil-6-nonenamida) termasuk di dalam Kapsaisinoid, yaitu zat kimia yang menimbulkan rasa pedas yang ada dalam tumbuh-tumbuhan, seperti cabai.

Rasa pedas ini muncul karena kapsaisin menciptakan isyarat yang sama bagi otak seperti saat kulit terkena panas. Berbeda dengan panas, rasa panas dari lidah ini hanya "rasa", bukan terbakar sesungguhnya.

Polisi sering menggunakan kapsaisin untuk menggendalikan massa demonstran. Cairan kapsaisin ini lazim disebut "gas air mata", yang mudah membuat iritasi orang.

Tidak semua makhluk bisa merasa pedas. Burung misalnya, sama sekali tidak dapat merasakan pedas. Jadi burung bisa mengudap cabai dengan leluasa. Penggemar burungpun sering mencampur makanan dengan kapsaisin agar tidak dimakan bajing. Bajing peka terhadap pedas, sedangkan burung sama sekali tidak berpengaruh.

Skala Kapsaikin[sunting | sunting sumber]

Rasa pedas ini diukur dengan skala yang disebut Scoville. Kapsaisin murni mengandung 15 juta Scoville. Menurut Guinness Book of Records, cabai paling pedas adalah jenis Red savina habanero dengan ukuran 577 ribu unit Scoville. Tetapi ada klaim sejenis cabai di India, Naga jolokia yang mencapai 855 ribu Scoville.

Kapsaisinoid[sunting | sunting sumber]

Kapsaisin adalah kapsaisinoid yang utama di dalam cabai yang diikuti oleh dihidrokapsaisin. Dua campuran ini juga adalah kapsaisinoid yang dua kali lebih panas dari nordihidrokapsaisin, homodihidrokapsaisin, dan homokapsaisin.

Jenis kapsaisinoid Singk. Persentase
kandungan
rata-rata
Skala
Scoville
Struktur Kimia
Kapsaisin C 69% 15.000.000 Chemical structure of capsaicin
Dihidrokapsaisin DHC 22% 15.000.000 Chemical structure of dihydrocapsaicin
Nordihidrokapsaisin NDHC 7% 9.100.000 Chemical structure of nordihydrocapsaicin
Homodihidrokapsaisin HDHC 1% 8.600.000 Chemical structure of homodihydrocapsaicin
Homokapsaisin HC 1% 8.600.000 Chemical structure of homocapsaicin

Tidak larut dalam air[sunting | sunting sumber]

Kapsaisin adalah zat nonpolar, tidak bisa dicampur air, persis seperti minyak. Jadi jika terasa pedas tidak akan sembuh dengan meminum air karena kapsaisin tidak larut, bahkan dengan air kapsaisin bisa merata di dalam rongga mulut.

Cara terbaik menghilangkan pedas adalah dengan lemak atau minyak. Kedua zat itu melarutkan kapsaisin sehingga mudah lenyap dari dalam mulut. Kapsaisin juga memiliki efek antikoagulan. Susu juga dapat digunakan untuk menghilangkan rasa pedas. Kasein dalam susu memilki kemampuan menyerap dan menggumpalkan kapsaisin yang ada di lidah. [1]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ http://hmpcbekasi.blogspot.com/2007/11/cara-cepat-hilangkan-pedas-minum-susu.html

Pranala luar[sunting | sunting sumber]