Kalsium asetat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Kalsium asetat
Gambar
Gambar
Identifikasi
Singkatan Ca(OAc)2
Nomor CAS [62-54-4]
PubChem 6116
DrugBank DB00258
ChEBI 3310
Nomor RTECS AF7525000
Kode ATC
SMILES [Ca+2].[O-]C(=O)C.[O-]C(=O)C
InChI 1/2C2H4O2.Ca/c2*1-2(3)4;/h2*1H3,(H,3,4);/q;;+2/p-2
Sifat
Rumus kimia C4H6CaO4
Massa molar 158.17 g mol−1
Penampilan Padatan putih
higroskopis
Bau berbau mirip asam asetat
Densitas 1,509 g/cm3
Titik lebur

160 °C (terurai menjadi aseton)

Kelarutan dalam air 37,4 g/100 mL (0°C)
34,7 g/100 mL (20°C)
29,7 g/100 mL (100°C)
Kelarutan dapat larut dalam metanol
tak-larut dalam aseton, etanol, dan benzena
Keasaman (pKa) 6,3-9,6
Indeks bias (nD) 1,55
Bahaya
NFPA 704
NFPA 704.svg
1
1
0
 
Suhu swanyala 680 - 730°C
LD50 4.280 mg/kg (oral, rat)
Kecuali dinyatakan sebaliknya, data di atas berlaku
pada temperatur dan tekanan standar (25°C, 100 kPa)

Sangkalan dan referensi

Kalsium asetat adalah garam kalsium dari asam asetat. Kalsium asetat memiliki rumus Ca(C2H3OO)2. Nama bakunya adalah kalsium asetat, sedangkan kalsium etanoat adalah nama sistematis IUPAC. Salah satu nama lamanya adalah asetat kapur. Bentuk keringnya sangatlah higroskopis; oleh sebab itulah monohidratnya, (Ca(CH3COO)2•H2O, CAS [5743-26-0]) merupakan wujudnya yang paling mudah ditemui.

Jika alkohol ditambahkan ke dalam larutan jenuh kalsium asetat, akan terbentuk gel semipadat yang mudah terbakar, produk ini dapat dijumpai di pasaran dan lazim dikenal sebagai sterno.[1] Guru kimia sering mempersiapkan "Bola Salju Kalifornia", campuran larutan kalsium asetat dan etanol. Gel yang dihasilkan berwarna keputih-putihan, dan dapat dibentuk menyerupai bola salju.

Kalklasit adalah nama praktis bagi kalsium asetat klorida pentahidrat, yang diperlakukan sebagai spesies mineral, tetapi memiliki asal usul antropogenik.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Karena berharga mahal, kalsium asetat pernah menjadi bahan pemulai dalam proses sintesis aseton sebelum dikembangkannya proses cumene.[2] [3]

Kalsium asetat dapat dipersiapkan dengan merendam kalsium karbonat (dapat dijumpai pada cangkang telur, atau dalam batuan karbonat seperti batu kapur atau marmer) dalam cuka. Karena kedua-dua reagen ini telah tersedia sejak zaman prasejarah, senyawa kimia ini dapat diamati dalam bentuk kristal.

Penggunaan[sunting | sunting sumber]

Dalam nefropati, kadar fosfat dalam darah akan meningkat (disebut hiperfosfatemia) dan memicu masalah pada tulang. Kalsium asetat mengikat fosfat dalam makanan untuk memperendah kadar fosfat dalam darah. Efek samping perlakuan ini di antaranya gangguan lambung.

Kalsium asetat digunakan sebagai aditif makanan, sebagai pemantap, penyangga, dan sekuestran, utamanya dalam produk kembang gula. Kalsium asetat juga menetralkan florida dalam air.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Canned Heat" at Journal of Chemical Education "Chemistry comes alive!"
  2. ^ Leo Frank Goodwin and Edward Tyghe Sterne (1920). "Losses Incurred in the Preparation of Acetone by the Distillation of Acetate of Lime.". Industrial & Engineering Chemistry 12 (3): 240–243. doi:10.1021/ie50123a012. 
  3. ^ E. G. R. Ardagh, A. D. Barbour, G. E. McClellan, and E. W. McBride (1924). "Distillation of Acetate of Lime.". Industrial & Engineering Chemistry 16 (11): 1133–1139. doi:10.1021/ie50179a013.