John Wycliffe

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
John Wycliffe
Lahir c. 1324
Ipreswell, England
Meninggal 31 Desember 1384
Lutterworth, England
Era Filsuf Abad Pertengahan
Gagasan penting Alkitab Wyclif

John Wycliffe (nama keluarganya juga ditulis sebagai Wyclif, Wycliff, Wiclef, Wicliffe, atau Wickliffe; lahir: ~1324 – wafat: 31 Desember 1384) adalah seorang pengajar di Universitas Oxford, Inggris, yang dikenal sebagai filsuf, teolog, pengkhotbah, penterjemah dan tokoh reformasi Kristen di Inggris.[1][2][3][4][5] Ia dikenal melalui karyanya menerjemahkan Alkitab dari [bahasa Latin]] ke dalam bahasa Inggris pada tahun 1382, yang dikenal sebagai "Alkitab Wycliffe", karena ingin agar semua orang dapat membaca Alkitab.[3][4] Karya inilah yang mempengaruhi terjemahan-terjemahan Alkitab kemudian.[3]

Riwayat hidup[sunting | sunting sumber]

Masa muda[sunting | sunting sumber]

John Wycliffe

John Wycliffe dilahirkan di desa yang sekarang bernama Hipswell di daerah North Riding, Yorkshire, Inggris. Tahun lahirnya secara umum dianggap 1324, namun "Hudson dan Kenny state" hanya mencatat "ia dianggap lahir di tengah-tengah tahun 1320-an."[6] Keluarganya sudah lama tinggal di Yorkshire, dan karena besar jumlahnya, menempati wilayah yang luas dengan pusat sekitar Wycliffe (atau Wycliffe-on-Tees), County Durham, sekitar Templat:Convert/mil di sebelah utara Hipswell.

Wycliffe menerima pendidikan dasarnya di dekat rumahnya.[7] Tidak diketahui pasti kapan ia tiba di Universitas Oxford; yang jelas ia sudah ada di sana sekitar tahun 1345. Ia dipengaruhi oleh Roger Bacon, Robert Grosseteste, Thomas Bradwardine, William of Ockham (William of Occam), dan Richard FitzRalph. Wycliffe banyak berhutang budi kepada karya dan pemikiran William of Occam. Ia menunjukkan minat terhadap ilmu alam dan matematika, tetapi memusatkan diri belajar teologi, ilmu hukum gereja (Canon law/ecclesiastical law), dan filosofi. Lawan-lawannya mengakui ketajaman dialektiknya dan tulisan-tulisannya membuktikan bahwa ia mempunyai dasar kuat dalam hukum Romawi dan Inggris, serta sejarah Inggris.

Dalam masa ini terjadi konflik antara perkumpulan mahasiswa bagian utara (Boreales) dan selatan (Australes) di Oxford. Wycliffe termasuk golongan Boreales, yang bertendensi anticurial (tidak diatur oleh Paus), sedangkan yang lain curial. Di masa itu juga terjadi pemisahan tajam antara Nominalisme dan Realisme. Wycliffe menguasai sebagian besar teknik yang ada.

Wycliffe kemudian menjadi kecewa terhadap teologi akademik pada zamannya, serta keadaan gereja terutama pemimpin-pemimpinnya. Hal ini semakin kuat dalam hidupnya, sehingga pada tahun-tahun terakhir hidupnya, ia lebih gigih mengemukakan bahwa Alkitab merupakan otoritas utama dalam Kekristenan, bahwa kekuasaan Paus tidak mempunyai dasar sejarah, bahwa kehidupan biara itu telah menjadi rusak tanpa harapan untuk pulih, dan bahwa kebobrokan moral para pendeta menodai jabatan dan sakramen yang mereka lakukan.[8]

Kehidupan akademis[sunting | sunting sumber]

John Wycliffe seperti yang diilustrasikan dalam karya Bale Scriptor Majoris Britanniæ 1548.

Wycliffe memulai kehidupan akademisnya di universitas Oxford.[3] Ia belajar di sana lalu berhasil menjadi pemimpin Balliol College.[3] Wycliffe kemudian melanjutkan studinya, dengan menerima tawaran bekerja sebagai rohaniawan, namun ia sering tidak menjalankan tugasnya.[3] Dengan cara inilah ia dapat melanjutkan karier akademisnya di Oxford sampai 1371. [3]

Saat Wycliffe menjadi teolog dan filsuf Oxford yang terkemuka, Ia mulai mengembangkan doktrin-doktrin radikal mengenai pemerintahan gereja pada saat itu dengan menyatakan bahwa "..hanya mereka yang saleh yang berhak memerintah, pemimpin yang murtad tidak mempunyai kuasa yang sah, sebab aturan-aturan kebiaraan seharusnya mewajibkan mereka untuk miskin, sehingga semua kekayaan mereka sebelumnya tidak lagi menjadi milik mereka..[3][4]

Pemikiran dan perlindungan[sunting | sunting sumber]

John Wycliffe

Pada tahun 1371 doktrin-doktrin Wycliffe mengenai kekayaan gereja dianggap cocok bagi pemerintah sekuler saat itu, sebab gereja sangat kaya dan memiliki kurang lebih sepertiga dari seluruh tanah di Inggris.[3] Namun demikian, gereja masih menuntut kebebasan pajak dari pemerintah.[3] Doktrin-doktrin Wycliffe cocok dipakai untuk memaksa para rohaniawan yang segan membayar, sehingga dengan begitu pemerintah dapat membiayai perang yang mahal melawan Prancis.[3]

Wycliffe menikmati perlindungan John dari Gaunt, adipati Lancaster.[3] Namun, pada 1377 Raja Edward III meninggal dan kekuasaan John dari Gaunt berkurang, sehingga turut memengaruhi kehidupan Wycliffe juga.[3] Di samping itu, pada 1378 dimulai skisma besar ketika dua atau lebih paus yang bersaingan dapat diadu satu dengan yang lain.[3] Pemerintah Inggris tidak lagi memerlukan doktrin Wycliffe untuk mengontrol gerakan gereja. [3]

Hidup dalam pengasingan[sunting | sunting sumber]

John Wycliffe sedang mendalami ilmunya.

Pada 1378 Wycliffe tidak lagi diperlukan dalam pemerintahan sehingga bisa kembali pada studinya.[3] Ia mulai mengembangkan paham yang lebih radikal lagi, sehingga mengakibatkan dirinya diusir dari Universitas Oxford.[3] Ia mengundurkan diri ke Lutterworth dekat Rugby, tempat ia bertahun-tahun menjadi pastor walaupun dirinya tidak pernah hadir.[3]

Karya-karya[sunting | sunting sumber]

Setelah dikeluarkan dari Universitas Oxford, dia menerjemahkan Alkitab dari bahasa Latin ke bahasa Inggris, sesuatu kegiatan yang dilarang oleh Gereja Katolik Roma pada saat itu.[3][4][5] Meskipun dia dikucilkan oleh yang berwenang, pengikut-pengikutnya, yang dikenal dengan Lollards, menyebarkan Injil kepada masyarakat Inggris dalam bahasa setempat.[5] Waktu dia dihadapkan kepada otoritas agama, dia berkata: "Kamu melawan kebenaran yang lebih besar daripada kamu semua di sini."[1]

Akhir Hidup[sunting | sunting sumber]

Wycliffe meninggal di Lutterworth, karena peradangan otak pada 1384.[3]

Pengaruh[sunting | sunting sumber]

Begitu besar pengaruh reformasinya sehingga Paus Martin V memerintahkan kuburannya dibuka, tulang-belulangnya dibakar, debunya disebar ke sungai-sungai.[1][2] Namun upaya Gereja Katolik Roma untuk menghapus sejarah mengenai Wyclefffe tidak berhasil.[1] [2]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d Oxford Dictionary of National Biography, Oxford University Press, 2004
  2. ^ a b c Anne Hudson and Anthony Kenny, "Wyclif , John (d. 1384)"
  3. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t Tony Lane. 2005. Runtut Pijar Sejarah Pemikiran Kristiani. Jakarta:BPK Gunung Mulia. ISBN 979-9290-92-9. Hlm. 116-118.
  4. ^ a b c d Michael Collins & Matthew A. Price. Millenium The Story of Christianity: Menelusuri Jejak Kristianitas. Yogyakarta: Kanisius, 2006. Hlm. 141-145.
  5. ^ a b c John Wycliffe." Encyclopædia Britannica. 2009. Encyclopædia Britannica Online. 16 Oct. 2009
  6. ^ Oxford Dictionary of National Biography.
  7. ^ Dallmann, W. John Wiclif. Concordia Theological Quarterly XI. St. Louis: 1907. p. 41
  8. ^ Herring, George. Introduction To The History Of Christianity. New York: New York University Press, 2006.

Bacaan lebih lanjut[sunting | sunting sumber]

  • A Companion to John Wyclif, Late Medieval Theologian (Brill's Companions to the Christian Tradition; 4). Edited by Ian C. Levy. Leiden: Brill Publishers, 2006 (hardcover, ISBN 90-04-15007-2).
  • The Cambridge History of the Bible. The West from the Fathers to the Reformation, [Vol 2] G. W. H. Lampe (ed.)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]