John Wayne Gacy

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
John Wayne Gacy

Gacy (kanan) bersama dengan Ibu Negara Rosalynn Carter
Latar belakang
Nama lahir John Wayne Gacy, Jr.
Juga dikenal sebagai Badut Pembunuh
Lahir 17 Maret 1942
Chicago, Illinois, Amerika Serikat
Meninggal 10 Mei 1994 (umur 52)
Crest Hill, Illinois, Amerika Serikat
Penyebab kematian Executed (Lethal injection)
Hukuman
Sentence Hukuman mati
Pembunuhan
Jumlah korban 33-34
Negara Amerika Serikat
Negara bagian Illinois
Tanggal ditangkap 21 Desember 1978

John Wayne Gacy, Jr. (17 Maret 1942 – 10 Mei 1994) adalah seorang pemerkosa dan pembunuh setidaknya 33 remaja dan anak laki-laki Amerika Serikat pada sekitar tahun 1972-1978. Ia dikenal juga sebagai Badut Pembunuh”, hal ini dikarenakan ia suka membuat pesta untuk teman-teman dan tetangganya, serta menghibur anak-anak dalam kostum badut dan berdandan sebagai Pogo si Badut. Ia membuang beberapa mayat korbannya di Sungai Des Plaines, menguburkan 26 dari korbannya di ruang kecil di bawah basement rumahnya dan tiga lagi di bagian rumah yang lain.

Kehidupan awal[sunting | sunting sumber]

John Wayne Gacy, Jr lahir di Chicago, Illinois. Ia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Ayahnya bernama John Wayne Gacy, Sr dan Ibunya bernama Marion Elaine.

Ayahnya adalah seorang pemabuk dan suka melakukan kekerasan fisik terhadap istri dan anak-anaknya. Gacy sendiri sering dipukul oleh ayahnya dengan menggunakan sabuk kulit untuk masalah-masalah yang ia perbuat. Dia juga sering diejek oleh ayahnya dengan disebut sebagai "banci","bodoh" dan “anak mama".

Gacy di masa kecilnya sering mendapatkan kekerasan. Pada usia 11 tahun, ia dipukul di dahi dengan kursi lipat. Pukulan ini menimbulkan gumpalan darah di otaknya, tetapi ia baru mengetahuinya ketika ia berusia 16 tahun, disaat ia mulai sering pingsan. Ayahnya menduga bahwa hal ini adalah upaya Gacy untuk memperoleh simpati, dan menuduh Gacy hanya pura-pura. Gacy akhirnya mendapatkan resep obat untuk melarutkan darah beku tersebut.

Kejahatan Pertama[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1967, Gacy mulai melakukan pelecehan terhadap karyawan laki-laki remaja dari restoran yang ia kelola. Gacy membuka sebuah “klub” di lantai dasar rumahnya, di mana ia mengizinkan karyawan untuk minum alkohol sebelum ia melakukan kegiatan seksual terhadap mereka.

Pada bulan Maret 1968, dua anak laki-laki, menuduhnya melakukan penyerangan seksual kepada mereka. Gacy mengaku tidak bersalah, tetapi pada bulan Agustus tahun itu pula ia membayar pemuda lain untuk melakukan serangan fisik kepada salah satu penuduhnya untuk mencegah anak tersebut bersaksi melawan dia. Pemuda bayaran tersebut kemudian ditangkap dan mengaku, Gacy pun ditangkap. Pada tanggal 3 Desember 1968, Gacy didakwa atas perbuatan sodomi dan dijatuhi hukuman 10 tahun di Lembaga Pemasyarakatan Negara Bagaian Iowa. Gacy kemudian dibebaskan karena perilaku yang baik pada tanggal 18 Juni 1970.

"Pogo si Badut" dan Aktifis Demokrat[sunting | sunting sumber]

Salah satu gambaran dari Pogo si Badut

Pada akhir 1975, Gacy menciptakan karakter yang disebut sebagai Pogo si Badut”. Dia merancang kostum dan belajar sendiri bagaimana merias wajah badut. Gacy menjadi Pogo di pesta dan acara setempat.

Gacy juga aktif di Partai Demokrat. Pada 6 Mei 1978, ia bahkan sempat bertemu dan difoto dengan Ibu Negara, Rosalynn Carter (Istri dari Jimmy Carter, Presiden Amerika pada tahun 1977-1981). Dalam foto tersebut Rosalynn Carter berpose dengan Gacy yang mengenakan pin berlambang "S", yang menunjukkan bahwa orang tersebut telah menerima izin khusus dari United States Secret Service. Foto tersebut bahkan juga ditandatangani oleh Rosalynn Carter dengan ucapan "To John Gacy. Best Wishes. Rosalynn Carter". Hal ini kemudian membuat malu bagi United States Secret Service ketika Gacy dikemudian hari terbukti sebagai pembunuh berantai.

Terbongkarnya Kejahatan Besar[sunting | sunting sumber]

Kejahatan yang dilakukan Gacy sepanjang tahun 1972-1978 ini sebenarnya sempat lama tidak terbongkar, karena tidak peka dan tanggapnya pihak kepolisian atas laporan-laporan yang bisa dikembangkan kepada terbongkarnya pembunuhan yang dilakukan Gacy. Sejak 1972-1977 setidaknya ada 3 laporan ke polisi yang bisa dikembangkan ke Gacy, tetapi entah mengapa polisi tidak mengusutnya.

Polisi mulai mencurigai Gacy ketika seorang ibu dari satu anak yang bertemu Gacy tentang pekerjaan tidak pernah kembali ke rumah. Ketika polisi melihat catatan kriminal Gacy, mereka mulai mengawasinya. Gacy yang memang mempunyai perilaku yang aneh tersebut, kemudian mengundang polisi untuk minum kopi di rumahnya. Polisi tersebut kemudian menerima undangannya dan begitu mereka masuk ke rumah Gacy, mereka mencium bau yang sangat menyengat dan kemungkinan berasal dari mayat yang telah membusuk.

Polisi kemudian memperoleh surat perintah penggeledahan dan menemukan 26 mayat di ruang kecil di bawah basement rumahnya. Mayat-mayat itu semuanya laki-laki semua dan berusia antara sembilan tahun hingga sekitar pertengahan 20 tahunan.

Pengakuan[sunting | sunting sumber]

Setelah mendapat informasi bahwa ia sekarang akan menghadapi tuduhan pembunuhan, Gacy mengakui bahwa sejak tahun 1972, dia telah melakukan sekitar 25-30 kali pembunuhan. Gacy mengaku kepada polisi bahwa ia mengambil remaja laki-laki yang lari dari rumah atau gigolo anak-anak dari Stasiun Greyhound Bus Chicago atau dari jalanan dan membawa mereka ke rumahnya. Hal ini dilakukan baik dengan menjanjikan mereka uang untuk seks, menawarkan pekerjaan di perusahaan konstruksi miliknya, atau hanya dengan kekerasan. Begitu mereka sampai di rumahnya, ia akan memborgol mereka atau mengikat mereka. Gacy seringkali memasukkan pakaian ke dalam mulut korbannya untuk mencegah mereka berteriak. Setelah itu, ia akan mencekik mereka dengan tali atau papan pada saat ia melakukan tindakan seksual kepada mereka.

Akhir Hidup[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 6 Februari 1980, sidang Gacy dimulai di Chicago. Selama persidangan, dia mengaku tidak bersalah dengan alasan tidak waras. Bahkan pada suatu sidang, Gacy sempat berkelakar dengan mengatakan bahwa satu-satunya kesalahan dia adalah karena telah "membuat pemakaman tanpa ijin".

Pada tanggal 10 Mei 1994, hukuman mati untuk Gacy dilaksanakan di Stateville Correctional Center di Crest Hill, Illinois, dengan cara suntik mati. Menurut laporan, Gacy tidak mengungkapkan penyesalan atas kejahatannya. Ketika di sel, dia berbicara kepada pengacaranya bahwa "membunuh dia sama sekali tidak akan membawa siapapun kembali. Dan yang paling parah, kata-kata terakhir yang diucapkan Gacy adalah “"Kiss my ass" Kata-kata ini diucapkan olehnya kepada seorang petugas LP ketika ia dikirim ke ruang eksekusi.

Media[sunting | sunting sumber]

Film[sunting | sunting sumber]

Saking terkenalnya, kasus Gacy tersebut juga sampai dibuat film. Berikut contoh film-filmnya:

Buku[sunting | sunting sumber]

Kisah Gacy ini juga pernah dibikin buku berjudul “The Last Victim” yang ditulis oleh Jason Moss.

Bacaan tambahan[sunting | sunting sumber]

  • Cahill, Tim (1986). Buried Dreams: Inside the Mind of a Serial Killer. Bantam Books. ISBN 0-553-05115-6. OCLC 12421532. 
  • Foreman, Laura; The editors of Time-Life Books (1992). Serial Killers: True Crime (ed. Hardcover). Time-Life Books. ISBN 978-0-7835-0001-0. 
  • Kozenczak, Joseph R.; Henrikson, Karen (November 3, 2003). The Chicago Killer: The Hunt for Serial Killer John Wayne Gacy. Philadelphia: Xlibris. ISBN 1-4010-9532-1. OCLC 54782106. 
  • Linedecker, Clifford L. (1980). The Man Who Killed Boys: A True Story of Mass Murder in a Chicago Suburb (ed. First). St. Martin's Press. ISBN 0-312-51157-4. OCLC 5564916. 
  • Linedecker, Clifford L. (1986). The Man Who Killed Boys: A True Story of Mass Murder in a Chicago Suburb (ed. Paperback). St. Martin's Press. ISBN 0-312-95228-7. 
  • Peck, Dennis L.; Dolch, Norman Allan (2001). "Behavior Beyond the Boundaries". Extraordinary Behavior: A Case Study Approach to Understanding Social Problems. Greenwood. ISBN 0-275-97057-4. OCLC 43694355. 
  • Ressler, Robert; Schactman, Tom (1992). Whoever Fights Monsters: My Twenty Years Hunting Serial Killers for the FBI. New York: St Martin's Press. ISBN 0-312-95044-6. OCLC 27658115. 
  • Sullivan, Terry; Maiken, Peter T. (2000). Killer Clown: The John Wayne Gacy Murders (ed. Paperback). Pinnacle. ISBN 0-7860-1422-9. OCLC 156783287. 
  • Moss, Jason; Kottler, Jeffrey, Ph.D (1999). The Last Victim: A True-Life Journey into the Mind of the Serial Killer. ISBN 0-7535-0398-0. 
  • Amirante, Sam L.; Broderick, Danny (2011). John Wayne Gacy: Defending a Monster. Skyhorse Publishing. ISBN 978-1-61608-248-2. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]