Hubal

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Hubal (Arab:هبل) adalah berhala yang disembah sebagai Dewa Bulan oleh bangsa Arab Jahiliyah dan sangat terkenal di Mekkah sebelum datangnya ajaran Islam. 'Amr bin Luhay membawa berhala Hubal dari Kota Ma'arib (Moab) dan ia dianggap sebagai pelopor yang telah membawa berhala Hubal ke Jazirah Arab.

Etimologi[sunting | sunting sumber]

Melacak asal usul para berhala kuno ini seringkali menemukan kelemahan. Jika nama Hubal di hubungkan dengan bahasa Aramik berarti roh, sebagaimana yang diajarkan oleh Philip K. Hitti[1], maka Hubal berasal dari Arab sebelah Utara. Jika dilihat dari beberapa pendapat mengatakan bahwa Hubal dilihat dari asal-usulnya maka berhala itu berasal dari peradaban mitologi bangsa Mesopotamia yang berpuncak pada mahadewa Enlil yang sangat terkenal pada abad ke 17 SM.[2]

Disamping menyembah Hubal, bangsa Arab Quraisy menyembah pula berhala Bâal sang Dewa Badai yang berasal dan peradaban Israel purba abad ke-13 SM, yang sudah disembah ras Arabia sedikitnya sejak abad ke-10 SM. Dengan demikian terdapat pengaruh kebudayaan Mesopotamia dan Israel purba dalam budaya penyembahan berhala di Hejaz.

Menurut Nehs seorang misionaris, dalam usahanya menghubungkan Hubal dengan "Ha-Baal" (Baal), berhala Hubal di Mekkah berasal dari Ma'arib. Nehls berkata: "Where was Baal worshipped? In Moab! It was the "god of fertility". 'Amr bin Luhay brought Hubal from Moab to Arabia."

Wujud Hubal[sunting | sunting sumber]

Menurut riwayat berhala Hubal itu terbuat dari batu akik merah seperti orang, tangan sebelah kanan telah patah, kemudian setelah menjadi berhala kaum Qurais, mereka membuatkan tangan dari emas sebagai gantinya yang patah itu. Menurut riwayat lain, Hubal ditaruh di dalam Ka'bah dan dijadikan berhala terbesar di dalam dan luar Ka'bah. Sebagai bawahan Hubal dibuat pula berhala Manāt, Latta dan ‘Uzzá yang merupakan berhala penduduk lokal.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Hitti, History of the Arabs 1937, pp. 96-101.
  2. ^ Pencarian Socrates

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]