Hama

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Hama adalah organisme yang dianggap merugikan dan tak diinginkan dalam kegiatan sehari-hari manusia. Walaupun dapat digunakan untuk semua organisme, dalam praktik istilah ini paling sering dipakai hanya kepada hewan.

Suatu hewan juga dapat disebut hama jika menyebabkan kerusakan pada ekosistem alami atau menjadi agen penyebaran penyakit dalam habitat manusia. Contohnya adalah organisme yang menjadi vektor penyakit bagi manusia, seperti tikus dan lalat yang membawa berbagai wabah, atau nyamuk yang menjadi vektor malaria.

Dalam pertanian, hama adalah organisme pengganggu tanaman yang menimbulkan kerusakan secara fisik, dan ke dalamnya praktis adalah semua hewan yang menyebabkan kerugian dalam pertanian.

Istilah "suci hama" juga digunakan sebagai padanan kata "steril" dalam pengertian bebas dari penyebab kontaminasi.

Hama invertebrata[sunting | sunting sumber]

Serangga[sunting | sunting sumber]

Ulat yang merupakan larva serangga, mampu menyebabkan kerusakan pada tanaman pertanian
Rayap penyebab kerusakan struktural pada kayu

Nematoda[sunting | sunting sumber]

Gastropoda[sunting | sunting sumber]

Beberapa siput merupakan hama bagi usaha pertanian dan pekarangan.[1] Deroceras reticulatum merupakan siput yang tersebar di seluruh dunia dan berperan sebagai hama.[1] Selain itu, Milax spp.,[1] Tandonia sp.,[1] Limax spp.,[1] Arion spp.[1] dan beberapa spesies dari Veronicellidae:[1] Veronicella sloanei[2] juga merupakan hama.

Hama berupa siput darat mencakup:

Siput air tawar:

Hama vertebrata[sunting | sunting sumber]

Burung camar mencuri makanan manusia

Mamalia[sunting | sunting sumber]

Burung[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f g h i j k l Speiser B. (2002). Chapter 219. Molluscicides. 506-508. DOI:10.1201/NOE0824706326.ch219 PDF In: Pimentel D. (ed.) (2002). Encyclopedia of Pest Management. ISBN 978-0-8247-0632-6.
  2. ^ a b c d PD-icon.svg Stange L. A. (created September 2004, updated March 2006). "Snails and Slugs of Regulatory Significance to Florida". Division of Plant Industry, Florida Department of Agriculture and Consumer Services. accessed 27 August 2010.
  3. ^ Villalobos M. C., Monge-Nájera J., Barrientos Z. & Franco J. (1995). "Life cycle and field abundance of the snail Succinea costaricana (Stylommatophora: Succineidae), a tropical pest". Revista de Biología Tropical 43: 181-188. PDF.
  4. ^ Barrientos Z. (1998). "Life history of the terrestrial snail Ovachlamys fulgens (Stylommatophora: Helicarionidae) under laboratory conditions". Revista de Biología Tropical 46(2): 369-384. PDF. HTM in the Google chache.
  5. ^ Meerburg BG, Singleton GR, Leirs H (2009). "The Year of the Rat ends: time to fight hunger!". Pest Manag Sci 65 (4): 351–2. doi:10.1002/ps.1718. PMID 19206089. 
  6. ^ Meerburg BG, Singleton GR, Kijlstra A (2009). "Rodent-borne diseases and their risks for public health". Crit Rev Microbiol 35 (3): 221–70. doi:10.1080/10408410902989837. PMID 19548807. 
  7. ^ Talan DA, Citron DM, Abrahamian FM, Moran GJ, Goldstein EJ (1999). "Bacteriologic analysis of infected dog and cat bites. Emergency Medicine Animal Bite Infection Study Group". N. Engl. J. Med. 340 (2): 85–92. doi:10.1056/NEJM199901143400202. PMID 9887159. 
  8. ^ Kravetz JD, Federman DG (2002). "Cat-associated zoonoses". Arch. Intern. Med. 162 (17): 1945–52. doi:10.1001/archinte.162.17.1945. PMID 12230416. 
  9. ^ Torda A (2001). "Toxoplasmosis. Are cats really the source?". Aust Fam Physician 30 (8): 743–7. PMID 11681144. 
  10. ^ Questions and Answers about Dog Bites[pranala nonaktif]
  11. ^ "Statistics about dog bites in the USA and elsewhere". Dogbitelaw.com. Diakses 2012-12-18. 
  12. ^ Tierney, DM; Strauss, LP; Sanchez, JL (2006). "Capnocytophaga canimorsus Mycotic Abdominal Aortic Aneurysm: Why the Mailman Is Afraid of Dogs". Journal of Clinical Microbiology 44 (2): 649–51. doi:10.1128/JCM.44.2.649-651.2006. PMC 1392675. PMID 16455937. 
  13. ^ "Mail campaign over dog attacks". BBC News. 11 August 2005. 
  14. ^ Sheep and Goats Death Loss. National Agricultural Statistics Service. May 6, 2005. Diakses December 27, 2007. 
  15. ^ Greenhall, Arthur M. 1961. Bats in Agriculture. A Ministry of Agriculture Publication. Trinidad and Tobago
  16. ^ "Kendalikan Babi Hutan". Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Diakses 9 Desember 2013. 

Bahan bacaan terkait[sunting | sunting sumber]

  • Burch, John B.. 1960. Some snails and slugs of quarantine significance to the United States. U.S. Dept. Agriculture, Agricultural Research Service 82(1): 73 pp

Pranala luar[sunting | sunting sumber]