Gereja yang Mengaku

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Gereja yang Mengaku (aslinya bahasa Jerman: Bekennende Kirche; bahasa Inggris: Confessing Church juga disebut Confessional Church) adalah suatu gerakan perlawanan Kristen di Jerman Nazi. Pada 1933 Gleichschaltung memaksa gereja-gereja Kristen Protestan untuk bergabung ke dalam Gereja Protestan Reich dan mendukung ideologi Nazi. Mereka yang menentang terpaksa mengadakan pertemuan "di bawah tanah". Pada 1934, sekelompok pendeta dan jemaat mengukuhkan kembali dalam "Deklarasi Barmen" fokus Gereja kepada Yesus Kristus dan perlawanan mereka terhadap ideologi Nazi.

Banyak dari para pemimpin "Gereja yang Mengaku" ini, seperti Martin Niemöller dan Dietrich Bonhoeffer, dimasukkan ke dalam kamp konsentrasi, dan sebagian di antaranya mati di sana. Orang-orang Kristen yang tidak setuju dengan Nazi kehilangan pemimpin mereka, dan terpaksa beribadah seperti yang pernah dilakukan oleh mereka yang hidup pada masa-masa gereja awal pada zaman Kekaisaran Romawi. Namun pemerintah Nazi lebih tidak toleran terhadap perbedaan-perbedaan dalam pemahaman keagamaan, dibandingkan dengan pemerintah Romawi. "Gereja yang Mengaku" terlibat dalam berbagai perlawanan, terutama sekali menyembunyikan orang Yahudi dari penangkapan rezim Nazi.

Pustaka[sunting | sunting sumber]

  • Barnes, Kenneth C. (1991). Nazism, Liberalism, & Christianity: Protestant social thought in Germany & Great Britain, 1925–1937. University Press of Kentucky. ISBN 0-8131-1729-1. 
  • Barnett, Victoria (1992). For the Soul of the People: Protestant Protest Against Hitler. Oxford University Press US. ISBN 0-19-512118-X. 
  • Baumel, Judith Tydor (2001). The Holocaust Encyclopedia. Yale University Press. ISBN 0-300-08432-3. 
  • Benz, Wolfgang (2006). A Concise History of the Third Reich. University of California Press. ISBN 0-520-23489-8. 
  • Bergen, Doris L. (1996). Twisted Cross: The German Christian Movement in the Third Reich. Chapel Hill: UNC Press. ISBN 0-8078-4560-4. 
  • Evans, Richard J. (2006). The Third Reich in Power. London: Penguin Books. ISBN 0-14-100976-4. 
  • Hockenos, Matthew D. (2004). A Church Divided: German Protestants Confront the Nazi Past. Bloomington: Indiana University Press. ISBN 978-0-253-34448-9. 
  • Kershaw, Ian (1999). Hitler 1889–1936: Hubris. New York: W. W. Norton & Company. ISBN 0-393-04671-0. 
  • Schonhaus, Cioma (2009). The Forger: An Extraordinary Story of Survival in Wartime Berlin. Da Capo Press. ISBN 0-306-81770-5. 
  • Shirer, William L. (1960). The Rise and Fall of the Third Reich. New York: Simon & Schuster. ISBN 0-671-72868-7. 
  • Toland, John (1976). Adolf Hitler. New York: Doubleday & Company. ISBN 0-385-03724-4. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]