Festival Film Indonesia 1990

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

FFI 1990

1990 - Jakarta


Film Terpilih:


Sutradara Terpilih:
Arifin C. Noer - Taksi


Aktor Terpilih:
Rano Karno - Taksi


Aktris Terpilih:
Meriam Bellina - Taksi

Festival Film Indonesia 1990 adalah Festival Film Indonesia yang ke-XXI.

Film yang lolos seleksi[sunting | sunting sumber]

  • 2 dari 3 Laki-laki
  • Blok M
  • Cas Cis Cus (Sonata di Tengah Kota)
  • Catatan Si Boy IV
  • Dua Kekasih
  • Jangan Bilang Siapa-siapa
  • Jangan Renggut Cintaku
  • Joe Turun ke Desa
  • Kemesraan
  • Kristal-kristal Cinta
  • Langitku Rumahku
  • Pendekar Cabe Rawit
  • Pengantin
  • Saur Sepuh III
  • Sejak Cinta Diciptakan
  • Sesaat Dalam Pelukan
  • Syech Siti Kobar Membangkang
  • Taksi
  • Tutur Tinular
  • Valentine, kasih sayang bagimu

Pemenang penghargaan[sunting | sunting sumber]

Film[sunting | sunting sumber]

Sutradara[sunting | sunting sumber]

Pemeran utama pria terbaik[sunting | sunting sumber]

Pemeran utama wanita terbaik[sunting | sunting sumber]

Pemeran pendukung pria terbaik[sunting | sunting sumber]

Pemeran pendukung wanita terbaik[sunting | sunting sumber]

Skenario terbaik[sunting | sunting sumber]

  • Arifin C. Noer - Taksi
  • Slamet Rahardjo - Langitku Rumahku
  • Putu Wijaya - Cas Cis Cus (Sonata di Tengah Kota)
  • Eduard Pesta Sirait - 2 dari 3 Laki-laki

Cerita asli terbaik[sunting | sunting sumber]

tidak ada

Tata sinematografi terbaik[sunting | sunting sumber]

Penyunting terbaik[sunting | sunting sumber]

Tata artistik terbaik[sunting | sunting sumber]

Tata suara terbaik[sunting | sunting sumber]

  • Hartanto - Saur Sepuh III
  • Handy Ilfat - Langitku Rumahku
  • Endang Darsono - Cas Cis Cus (Sonata di Tengah Kota)
  • Hartanto - Tutur Tinular
  • Endang Darsono - Sesaat dalam Pelukan

Tata musik terbaik[sunting | sunting sumber]

Poster Film Terbaik[sunting | sunting sumber]

  • Blok M
  • Langitku Rumahku
  • Pengantin
  • Sesaat Dalam Pelukan
  • Syech Siti Kobar Membangkang