Elang-alap kalung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
?Elang-alap kalung
Collared sparrowhawk.jpg
Status konservasi
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Falconiformes (atau Accipitriformes, q.v.)
Famili: Accipitridae
Genus: Accipiter
Brisson, 1760
Spesies: A. cirrocephalus
Nama binomial
Accipiter cirrocephalus
Vieillot, 1817

Elang-alap kalung (Accipiter cirrocephalus) adalah burung pemangsa kecil dan ramping pada familia Accipitridae yang ditemukan di Australia, Papua, Kepulauan Aru, Tasmania, Guinea Baru dan pulau-pulau kecil didekatnya.

Deskripsi[sunting | sunting sumber]

Berukuran sedang (30-41 cm). Badannya ramping dan kecil. Lehernya berwarna merah karat. Ekornya berpalang dengan ujung berbentuk segiempat.[2] Sewaktu masih remaja, bagian bawah tubuhnya berwarna pucat, dada bercoret gelap, sera hijau pucat,[3] dan sisi tubuh berpalang.[2] Suaranya berupa serangkaian sekitar 7 nada tinggi dan kencang (2/detik). Rangkaian nada meninggi.[3]

Persebaran dan habitat[sunting | sunting sumber]

Elang-alap tersebar di Maluku, Papua, dan Australia. Secara lokal dapat ditemui di Pulau Seram, Pulau Buru, Irian Jaya dan pulau-pulau satelitnya. Dapat ditemui sampai ketinggian 2500 m, tetapi umumnya hanya sampai ketinggian 1000 m.[3]

Berikut ini adalah subspesies elang-alap kalung:[3]

Perilaku[sunting | sunting sumber]

Berkembangbiak pada Juli-Desember. Sarangnya terletak di percabangan primer pohon pada ketinggian 4-39 m. Jumlah telurnya adalah 3-4 butir, tapi terkadang berjumlah 2-5 butir. Dierami 25 hari lamanya dan anakan meninggalkan sarang setelah 28-33 hari.[2] Makanannya adalah burung-burung kecil dari golongan burung pengicau, kadal, serangga, dan terkadang mamalia kecil.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ BirdLife International (2008). Accipiter cirrocephalus. Daftar Merah Spesies Terancam IUCN 2008. IUCN 2008. Diakses pada 19 February 2009.
  2. ^ Fathiya 2009, hlm. 79.
  3. ^ a b c d "Elang-alap Kalung". Kutilang Indonesia. 16 August 2011. Diakses 17 December 2012. 

Bacaan[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]