Dominique de Villepin

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Dominique de Villepin
Perdana Menteri Perancis
Masa jabatan
31 Mei 2005 – 15 Mei 2007
Didahului oleh Jean-Pierre Raffarin
Digantikan oleh François Fillon
Informasi pribadi
Lahir 14 November 1953 (umur 60)
Rabat, Maroko
Partai politik UMP

Dominique Marie François René Galouzeau de Villepin (lahir di Rabat, Maroko, 14 November 1953; umur 60 tahun) atau biasa dikenal sebagai Dominique de Villepin saja Tentang suara ini dengarkan adalah seorang diplomat dan politikus Perancis dan sekarang menjabat sebagai Perdana Menteri Perancis sejak 31 Mei 2005 setelah menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri.

Namanya disorot dunia internasional saat menentang invasi Irak 2003 dengan gayanya yang lirikal. Selain itu, awal tahun 2006, langkah Villepin yang bersikeras menerapkan Undang-Undang Tenaga Kerja baru yang kontroversial (Contrat première embauche) menyebabkan protes besar-besaran oleh para remaja dan asosiasi perburuhan karena UU tersebut dinilai tidak menguntungkan nasib karyawan.

Villepin menikah dengan Marie-Laure Le Guay dan memiliki tiga anak dalam usia remaja. Hingga kini ia belum pernah menjadi kandidat dalam pemilu sekalipun.

Karier[sunting | sunting sumber]

Dominique de Villepin

Sebagai diplomat[sunting | sunting sumber]

Villepin belajar di Institut Ilmu Politik Paris (Institut d'Etudes Politiques de Paris) dan kemudian ke Sekolah Administrasi Nasional (École nationale d'administration). Ia juga menyandang gelar dalam bidang hukum dan sastra dari Universitas Paris II Panthéon-Assas dan Paris X Nanterre. Setelah itu, ia mulai meniti karier dalam dunia diplomatik. Jabatannya antara lain adalah

Politikus[sunting | sunting sumber]

Villepin terjun ke dunia politik pada tahun 1990-an. Setelah menduduki berbagai jabatan, ia kemudian ditunjuk sebagai menteri dan kemudian perdana menteri. Jabatannya antara lain

Kabinet[sunting | sunting sumber]

Chirac menyatakan bahwa kabinet yang terbentuk akan memiliki prioritas menekan angka pengangguran yang berkisar di atas 10%. Kabinet yang dibentuk oleh Villepin cukup kecil untuk ukuran Perancis dan menyatu secara hirarkis karena seluruh anggotanya berjabatan menteri. Hal ini dilakukan agar tim yang terbentuk lebih efisien.

Salah satu janji Jean-Pierre Raffarin saat menjadi perdana menteri adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan bahwa "akhir masa jabat Presiden Chirac akan ditandai dengan turunnya angka pengangguran". Sayangnya, pertumbuhan ekonomi Perancis tidak sepesat yang dijanjikan, dan berkurangnya pengangguran juga belum dirasakan. Karena itu, tujuan Villepin adalah mengembalikan kepercayaan rakyat Perancis pada pemerintah. Untuk hal ini, ia menentukan batas waktu bagi dirinya sendiri selama 100 hari dari penunjukkan kabinet. Masalah lain yang dihadapi adalah Konstitusi Eropa, yang ditolak dalam referendum di Perancis dan Belanda serta ditundanya referendum di Britania Raya, Polandia, dan negara-negara lain.

Anggota[sunting | sunting sumber]

Menteri

Menteri dengan tugas khusus [Delegate minister]*)

  • Henri Cuq, menteri dengan tugas khusus untuk hubungan dengan Parlemen;
  • Azouz Begag, menteri dengan tugas khusus untuk kesetaraan kesempatan;
  • Jean-François Copé, menteri dengan tugas khusus untuk anggaran dan pembaruan negara, jurubicara untuk pemerintah;
  • Gérard Larcher, menteri dengan tugas khusus untuk lapangan kerja, pekerjaan, dan penyaluran orang muda di bidang profesional;
  • Catherine Vautrin, menteri dengan tugas khusus untuk kesatuan sosial dan kesetaraan [laki-laki dan perempuan];
  • Brigitte Girardin, menteri dengan tugas khusus untuk kerja sama internasional, pembangunan, dan frankofon (negara-negara berbahasa Perancis);
  • Brice Hortefeux, menteri dengan tugas khusus untuk pemerintahan setempat;
  • Catherine Colonna, menteri dengan tugas khusus untuk urusan Eropa;
  • François Goulard, menteri dengan tugas khusus untuk pendidikan tinggi dan penelitian;
  • Léon Bertrand, menteri dengan tugas khusus untuk pariwisata;
  • Philippe Bas, menteri dengan tugas khusus untuk Keamanan sosial, kaum manula, penyandang cacat, dan keluarga;
  • François Loos, menteri dengan tugas khusus untuk perindustrian;
  • Christine Lagarde, menteri dengan tugas khusus untuk perdagangan luar negeri;
  • Hamlaoui Mékachéra, menteri dengan tugas khusus untuk veteran perang;
  • Christian Estrosi, menteri dengan tugas khusus untuk pengelolaan teritori.
  • )"Menteri dengan tugas khusus" (Delegate minister) tidak duduk dalam kabinet.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Didahului oleh:
Hubert Védrine
Sekretaris Jenderal Presiden Perancis
19952002
Diteruskan oleh:
Philippe Bas
Didahului oleh:
Hubert Védrine
Menteri Luar Negeri Perancis
20022004
Diteruskan oleh:
Michel Barnier
Didahului oleh:
Nicolas Sarkozy
Menteri Perencanaan Perancis
20042005
Diteruskan oleh:
Nicolas Sarkozy
Didahului oleh:
Jean-Pierre Raffarin
Perdana Menteri Perancis
2005–2007
Diteruskan oleh:
François Fillon