Constance dari Perancis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Constance dari Perancis
Constance of France, widow of Bohemund of Taranto.jpg
Permaisuri Antiokhia
Memerintah sebagai pasangan sekitar tahun 1093-1103?
Permaisuri Champagne
Tenure 1093/95-1104
Pasangan Hugh, Pangeran Champagne
Bohemond I dari Antiokhia
Anak
Bohemond II dari Antiokhia
Wangsa Istana Kapetia
Ayah Philip I dari Perancis
Ibu Bertha dari Belanda
Lahir 1078
Meninggal Januari 1124/1126

Constance dari Perancis (1078- Januari 1124/1126) merupakan putri Raja Philip I dari Perancis dan Bertha dari Belanda. Ia adalah anggota keluarga Istana Kapetia dan puteri Antiokhia dari pernikahan keduanya dan istri Pangeran Champagne dari pernikahan pertamanya.

Keluarga[sunting | sunting sumber]

Ibunya diabaikan oleh ayahnya untuk Bertrade de Montfort. Hal ini menyebabkan ketidaksukaan gereja dan suatu larangan ditempatkan di Perancis beberapa kali sebagai akibatnya. Constance merupakan putri sulung dari kelima anak ayahnya dari pernikahan pertamanya. Saudara Constance adalah Louis VI dari Perancis.

Eyang maternalnya adalah Floris I, Pangeran Holan dan Gertrude dari Sachsen. Eyang paternal Constance adalah Henry I dari Perancis dan istri keduanya Anne dari Kiev.

Pernikahan pertama[sunting | sunting sumber]

Philip, Bertha, Louis (dengan Philip) dan Constance (dengan Bertha)

Antara tahun 1093 dan 1095 Philip I menjodohkan putrinya, Constance dengan Hugh, Pangeran Champagne [1]. Niat Philip dengan pernikahan ini adalah untuk mempengaruhi keluarga Hugh, Istana Blois yang berkuasa, untuk melepaskan oposisi Pangeran Fulk IV dari Anjou karena Philip telah mencuri istri Fulk, Bertrade. Namun ikatan ini dilakukan terlambat, saudara Hugh, Stephen II, Pangeran Blois, pemegang sebagian besar Istana Blois telah menikah. Stephen menikahi Adela dari Normandia, putri William I dari Inggris, dan pernikahan mereka telah memiliki keturunan. Pernikahan ini tidak menguntungkan ayah Constance di dalam hal apapun sekarang namun Constance tetap di dalam pernikahannya dengan Hugh. Constance dan Hugh memiliki seorang putra, namun ia mati muda. Beberapa [2] sejarawan juga menganggap bahwa mereka memiliki seorang putri Eléonore dari Blois, namun ia adalah keponakan mereka.

Setelah 10 tahun, Constance meminta pembatalan pernikahan mereka, untuk alasan yang tidak diketahui. Constance mendapatkan cerai di Soissons pada tanggal 25 Desember 1104. Philip tidak pernah membantu Constance selama ini. Philip segera meninggal dan Louis menjadi Raja Perancis. Louis berhasil memulihkan otoritas kerajaan dan menjinakkan pengikut yang susah diatur. Constance tidak pernah dapat mengharapkan bantuan dari ayahnya namun ia mendapatkannya dari saudaranya[3].

Pernikahan kedua[sunting | sunting sumber]

Pernikahan Bohemond dan Constance

Constance pergi ke istana Adela, istri Stephen. Ia bertindak sebagai wali karena Stephen tewas terbunuh di Tanah Suci. Adela adalah seorang wanita yang berpendidikan dan segalanya terlihat baik di Istana. Tampaknya bahwa Adela menggunakan seluruh kekuasaannya untuk membantu Constance bercerai dari Hugh, yang kemudian pergi untuk berperang ke Tanah Suci.

Pada saat yang sama, Bohemond I dari Antiokhia baru dibebaskan oleh Turki. Ia kembali ke Eropa untuk mendapatkan bantuan dari para pengikut perang salib di Tanah Suci. Perwalian dan Kerajaan Antiokhia dijamin oleh keponakan Bohemond Tancred, Pangeran Galilee. Bohemond sekarang memerlukan seorang istri. Ia mengesankan para penduduk di Perancis dengan hadiah-hadiah relik dari Tanah Suci dan berbagai dongeng kepahlawanan ketika berperang dengan Saracen, mengumpulkan sejumlah pasukan besar. Henry I dari Inggris menghalanginya untuk mendarat di pantai Inggris, begitu hebat pengaruhnya diharapkan seperti bangsawan Inggris. Status barunya memenangkan hati Constance.

Pernikahan mereka diselenggarakan di dalam Katedral Chartres, dan pesta pernikahan mereka diadakan di istana Adela, yang juga memiliki andil di dalam berbagai negosiasi. Mempelai mengambil kesempatan untuk menyemangati bangsawan yang berperang di Tanah Suci, dan juga bernegosiasi untuk sebuah pernikahan antara keponakan Bohemond Tancred, Pangeran Galilee dan saudari tiri Constance Cecile dari Perancis.

Bangga dengan kesuksesannya, Bohemond menggunakan pasukannya sebesar 34,000 orang, bukan untuk membela Antiokhia melawan Yunani, namun untuk menyerang Alexios I Komnenos. Ia melakukan hal tersebut; namun Alexius, dibantu oleh Venesia, terbukti terlalu kuat, dan Bohemond harus menyerah ke dalam perjanjian damai yang memalukan, (Perjanjian Devol pada tahun 1108).

Setelah menikah, Constance menemani suaminya ke Apulia, dimana ia melahirkan putra tunggal mereka, Bohemond II dari Antiokhia (1107–1130), calon Pangeran Antiokhia. Bohemond menjadi vasal Alexius, setuju untuk menerima gajinya, denga gelar sebastos, dan berjanji untuk menyerahkan wilayah yang bersengketa dan untuk mengakui Kepala Keluarga Yunani kedalam Antiokhia. Selanjutnya Bohemond adalah orang yang bokek. Ia wafat tanpa kembali ke Timur, dan dimakamkan di Canosa, Apulia pada tahun 1111.

Kehidupan sebagai janda[sunting | sunting sumber]

Constance bertindak sebagai wali di dalam wilayah-wilayah adipati Calabria dan Apuleius demi putranya [4] dan mengambil gelar Ratu sebagai putri Raja Perancis, namun ia dipenjarakan oleh Grimoald Alferanites, yang mengumumkan dirinya sendiri sebagai Maharaja Bari. Constance dibebaskan pada tahun 1120 dengan intervensi Raja Roger II dari Sisilia dan Paus [2], namun sebagai ganti untuk pembebasannya, Constance harus menyerahkan perwalian atas putranya.

Ia wafat pada tanggal 14 September 1126, dan Bohemond II kemudian pergi untuk mengambil alih kerajaan Antiokhia.

Cucu perempuan Constance juga bernama Constance, yang menjadi Puteri Antiokhia. Keturunannya termasuk: Maria, Maharani Kekaisaran Romawi Timur, Bohemund III dari Antiokhia dan Agnes, Ratu Hongaria.

Silsilah[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]