Bukit Merah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Bukit Merah/Redhill
Bukit Merah Planning Area locator map.png
Inggris Bukit Merah/Redhill
Tionghoa 红山
(Pinyin Hóngshān)
Melayu Bukit Merah
Tamil புக்கிட் மேரா
Suasana Bukit Merah
Suasana Bukit Merah (Juni 2010)
Suasana Bukit Merah dengan SD Gan Eng Seng (Juni 2010)

Bukit Merah adalah sebuah bukit di Singapura. Dulunya terdapat bukit yang lebih besar di lokasi saat ini di daerah perumahan Henderson terletak di Delta Sports Complex. Terdapat pemakaman Tionghoa di sisi lain bukit. Lokasi SMP Henderson saat ini juga terletak di daerah ini. Bukit itu diratakan sejak 1973 dengan kampung di sekitarnya digusur yang menjadi Redhill Close saat ini. Stasiun MRT terdekat adalah Stasiun MRT Redhill. Daerah mengelilingi bukit ini adalah bagian dari perencanaan Bukit Merah, satu dari 55 perencanaan kota di Singapura dibawah Urban Redevelopment Authority di Central Region, Singapura.

Etimologi[sunting | sunting sumber]

Dalam Bahasa Inggris diterjemahkan menjadi red hill atau ditulis Redhill. Nama ini dipakai sebagai nama daerah, nama-nama jalan dan juga stasiun MRT disitu selain penamaan menggunakan kata Bukit Merah sendiri.

Menurutu legenda Melayu, sebuah peristiwa berdarah yang penuh misteri melatarbelakangi penamaan daerah ini. Dahulu kala ketika pulau ini dipenuhi kampung nelayan, para nelayan sering diancam serangan ikan pedang. Seorang anak muda yang tinggal di bukit mengusulkan solusi kepada Sultan: "Bangun pagar tanaman pisang untuk membentengi dari ikan pedang". Setelah selesai, serangan ikan pedang tertahan di batang pohon pisang, berarti solusi anak itu tepat. Pertempuran melawan ikan pedang bisa dimenangkan. Sultan yang takut dengan kecerdasan anak itu, takut bila popularitasnya kalah dibanding anak itu dan juga takut kehilangan tahta. Memerintahkan prajuritnya untuk membunuh anak itu. Ketika empat prajurit dalam perjalanan naik ke bukit di suatu malam untuk membunuh anak itu, mereka melihat air mancur misterius yang memancarkan darah. Kejadian itu ditimbulkan oleh seorang wanita berambut panjang yang tiba-tiba muncul di depan para prajurit. Para prajurit sangat ketakutan dan tidak dapat menuntaskan tugasnya.[1][2]

Versi lain dari legenda ini adalah anak itu berhasil dibunuh, dan darahnya tumpah menuruni bukit dan mewarnai tanah menjadi merah sehingga bukit itu dinamakan Bukit Merah.

Dari sudut pandang ilmiah, daerah tersebut berwarna merah jinggak karena tanah yang mengandung laterit, ketika dilatar belakangi warna hijau pepohonan memberi kesan lanskap yang "penuh darah".

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Terdapat transportasi kereta melalui Stasiun MRT Redhill yang dinamakan sama dengan nama daerah ini.

Terminal Bus Bukit Merah (红山巴士转换站) melayani Bukit Merah New Town berlokasi dekat persimpangan Henderson Road. Terdapat layanan SBS Transit nomor 132 yang menghubungkan dengan Stasiun MRT Redhill. Juga terdapat banyak layanan bus lainnya ke seluruh bagian kota termasuk banyak yang melewati Stasiun MRT Tiong Bahru sebagai stasiun MRT terdekat berikutnya dari daerah ini.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "About Bukit Merah". Diakses 2010-06-07. 
  2. ^ "About Did you know...". Diakses 2010-06-07. 
  • (Inggris) Victor R Savage, Brenda S A Yeoh (2003), Toponymics - A Study of Singapore Street Names, Eastern Universities Press, ISBN 981-210-205-1

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

  • (Inggris) Legend of Bukit Merah at the Singapore Museum website. [1]