Amarasi Timur, Kupang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Amarasi Timur
—  Kecamatan  —
Negara  Indonesia
Provinsi Nusa Tenggara Timur
Kabupaten Kupang
Pemerintahan
 • Camat Drs. Robert M Tiuf
Luas 162.91 km²
Jumlah penduduk 6.759 jiwa
Kepadatan 41 jiwa/km²
Desa/kelurahan 4 desa

Amarasi Timur adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Kecamatan Amarasi Timur memiliki 4 (empat) desa:[1]

  1. Desa Oebesi
  2. Desa Pakubaun
  3. Desa Rabeka
  4. Desa Enoraen

Kondisi Geografi[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Amarasi Timur adalah salah satu kecamatan pemekaran dari kecamatan Amarasi di Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kecamatan Amarasi berkembang menjadi Kecamatan Amarasi Barat, Kecamatan Amarasi Selatan, Kecamatan Amarasi dan Kecamatan Amarasi Timur. Berikut adalah nama kepala desa /sekdesnya, yang ada di Kecamatan Amarasi:

  1. Oebesi Gabriel Bani/ -
  2. PakubaunMarkus Namah/Bernadus Pula
  3. RabekaFelipus Runesi/Titus Amfoni
  4. EnoraenFransikus Ton/-

Batas - batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Amarasi Timur sebelah utara berbatasan dengan Kecamatan Amabi Oefeto dan Kecamatan Amabi Oefeto Timur. Di sebelah selatan berbatasan dengan Laut Timor dan Kecamatan Amarasi Selatan. Di sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Dan di sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Amarasi.

Kondisi Sosial, Ekonomi, dan Budaya[sunting | sunting sumber]

Kondisi sosial yang berbentuk lembaga kemasyarakatan di Kecamatan Amarasi Timur terdiri dari PKK, Rukun Warga, Rukun Tetangga, Forum Komunikasi kader Pemberdayaan Masyarakat dan Badan Pemusyawaratan Desa (BPD). Adapun sarana dan prasarana yang terkait dengan kegiatan kemasyarakatan yaitu ada prasarana peribadatan yang berupa gereja Kristen protestan sebanyak 17 buah. Sarana olah raga meliputi lapangan sepak bola 6 buah dan lapangan voli 7 buah. Sarana kesehatan adanya puskesmas pembantu 4 unit,dan 1 puskesmas Induk. Prasarana energi dan penerangan di Kecamatan Amarasi Timur Berupa Listri (PLTD) Kecuali Desa Rabeka dan Enoraen yang belum memiliki aliran listrik dari PLTD tapi untuk rabe sudah di pasang listrik tenaga surya dan beberapa warganya sudah memiliki genset pribadi. Prasarana komunikasi dan informasi berupa radio, televise dan parabola. Prasarana kebersihan hanya ada pengelolaan sampah lingkungan/ RT yang didirikan oleh swadaya masyarakat. Sarana dan prasarana air bersih meliputi sumur gali, embung, dan mata air. Sarana sanitasi terdapat MCK umum sebanyak dan jamban keluarga ada. Dikembangkan melalui PNPM Mandiri. Sarana transportasi berupa Oto sudah ada walaupun jumlahnya masih terbatas begitupun dengan waktunya pemberangkatannya hanya melayani satu kali perjalana pulang pergi dalam sehari. Ketika kita pergi ke kota harus memiliki no handpone supir otonya supaya tidak ketinggalan pulang. Lembaga keamanan di setiap desa meliputi hansip dan linmas. Untuk koramil hanya ada di Kecamatan Induk yaitu amarasi tapi untuk polsek sudah ada. Kantor kepolisiannya berada di Desa Oebesi yang letaknya sangat strategis. Enis yang ada di kecamatan amarasi terdiri dari Jawa, Timor, Sabu, Rote, Sumba, Alor dan keturunan Cina.


Referensi[sunting | sunting sumber]