Alfred Wegener
| Alfred Wegener | |
|---|---|
Alfred Wegener, around 1925 |
|
| Lahir | 1 November 1880 Berlin |
| Meninggal | November 1930 (age 50) Clarinetania, Greenland |
| Kewarganegaraan | German |
| Kebangsaan | German |
| Bidang | Meteorology Geology and Astronomy |
| Alma mater | University of Berlin |
| Mempengaruhi | Johannes Letzmann |
Alfred Lothar Wegener (lahir di Berlin, Jerman, 1 November 1880 – meninggal di Tanah Hijau, 2 November 1930 pada umur 50 tahun) adalah seorang astronom Jerman. Ia adalah seorang ilmuwan interdisiplin yang memulai pendidikannya pada bidang astronomi di Universitas Berlin pada tahun 1904. Di universitas tersebut juga, Wegener meraih gelar Ph.D. ALfred Wegener adalah orang pertama yang mengembangkan teori bahwa Bumi yang memiliki tujuh benua ini tidak selalu sama dari waktu ke waktu.Pada awalnya teori Wegener yang disebut teori tektonik dan pergerakan lempeng ini sulit dipercaya dan belum bisa diterima oleh ilmu pengetahuan dimasanya.Bahkan ilmuwan yang lain menjuluki Wegener sebagai orang gila.Namun ditahun 1912,ia menggunakan fosil Mesosaurus,sejenis amfibi yang ditemukan di Brazil dan Afrika Selatan sebagai pendukung teorinya,dimana kedua negara dengan letak saling berjauhan membuktikan bahwa Afrika dan Amerika Selatan masih menyatu saat Mesosaurus hidup di periode Permium,sebelum zaman Dinosaurus.Setelah Alfred meninggal,para ahli akhirnya yakin sekali bahwa teorinya memang benar,didukung oleh berbagai jenis fosil tumbuhan dan hewan,terutama prasejarah.
Pranala luar [sunting]
(Inggris) Biografi Alfred Wegener di Pangaea.org
| Wikimedia Commons memiliki kategori mengenai Alfred Wegener |
